Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi

Pengertian Rotasi Bumi

Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya dari barat ke timur. Gerak ini dapat dimisalkan ketika seseorang naik komidi putar yang sedang melaju, jika orang itu melihat ke arah luar maka orang-orang di luar pagar, tiang listrik, loket dan lain lain di sekitar komedi putar akan tampak seolah-olah bergerak mendekat kemudian menjauh. Kejadian ini merupakan gerakan semu.

Untuk melakukan satu kali rotasi, bumi mememrlukan waktu 23 jam 56 menit 4 detik, dibulatkan menjadi 24 jam. Waktu untuk satu kali rotasi disebut kala rotasi.

Artikel Lainnya : Cara Mengatasi Inflasi

Akibat Rotasi Bumi
Akibat Rotasi Bumi

Sifat Rotasi Bumi

  • Arah rotasi bumi dari barat ke timur
  • Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi ikut berotasi
  • Kecepatan berputar benda-benda pada tiap tempat,
  • makin dekat dengan kutub, kecepatanya semakin rendah.

Artikel Lainnya : Sosialisasi Pembentukan Kepribadian


Akibat Rotasi Bumi

  • Terjadinya Siang dan Malam

Permukaan bumi yang sedang menghadap matahari mengalami siang. Sedangkan permukaan yang membelakangi Sifat Rotasi Bumi

  • Arah rotasi bumi dari barat ke timur
  • Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi ikut berotasi
  • Kecepatan berputar benda-benda pada tiap tempat,
  • makin dekat dengan kutub, kecepatanya semakin rendah.

matahari mengalami malam. Akibat Rotasi bumi, permukaan bumi menghadap dan membelakangi matahari berganti secara bergantian. Ini adalah peristiwa siang dan malam. Karena periode peredaran semu harian matahari 24 jam, maka panjang siang atau malam rata-rata 12 jam. Perbedaan waktu siang dan malam akan menjadi lebih besar pada tempat-tempat yang jauh dari khatulistiwa.

Artikel Lainnya : Klasifikasi Pasar Barang Fungsi dan Manfaat


  • Perbedaan Waktu di Berbagai Tempat di Dunia

Rotasi bumi  menyebabkan adanya perbedaan waktu di berbagai tempat di dunia. Dalam satu kali rotasi, Bumi membutuhkan waktu 24 jam (satu hari) dan sudut 15o memiliki perbedaan waktu satu jam. Jika jaraknya 30o , maka perbedaan waktunya 2 jam, dan seterusnya. Angka ini berasal dari pembagian sudut tempuh  dengan waktu tempuh

(360o : 24 = 15o ). Indonesia terletak di antara 95o BT dan 141o BT. Artinya, panjang wilayah indonesia adalah 46o. Karena setiap jarak 15o selisih waktunya satu jam, maka indonesia memiliki tiga daerah waktu. Tiga daerah waktu tersebut yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), WITA (Waktu indonesia Tengah), dan WIT (Waktu Indonesia Timur).


  • Pergerakan Semu Bintang

Bintang-bintang (termasuk matahari) yang tampak bergerak sebenarnya tidak bergerak. Akibat rotasi bumi dari arah barat ke timur, bintang-bintang tersebut tampak bergerak dari timur ke barat. Rotasi bumi tidak dapat kita saksikan, yang dapat kita saksikan adalah peredaran matahari dan benda-benda langit melintas dari timur ke barat.

Oleh karena itu kita selalu menyaksikan matahari terbit disebelah timur dan terbenam di sebelah barat. Pergerakan dari timur ke barat yang tampak pada matahari dan benda-benda langit ini dinamakan gerak semu harian bintang. Karena gerak semu ini dapat di amati setiap hari, maka disebut gerak semu harian.

Waktu yang diperlukan bintang untuk menempuh lintasan peredaran semunya adalah 23 jam 56 menit atau satu hari bintang. Periode peredaran semu harian matahati dan bulan tidak 23 jam 56 menit.

Satu hari matahari tepat 24 jam sedang satu hari bulan lebih lambat lagi yaitu 24 jam 50 menit, hal ini disebabkan karena kedudukan bintang sejati di langit selalu tetap. Matahari memiliki periode semu harian yang berbeda akibat revolusi, sedangkan bulan sebagai satelit bumi memiliki peredaran bulanan mengitari bumi.

Artikel Lainnya : Kejayaan dan Keruntuhan Sriwijaya


  • Perbedaan Percepatan Gravitasi Bumi

Rotasi bumi juga menyebabkan penggembungan di khatulistiwa dan pemapatan di kedua kutub bumi. Selama bumi mengalami pembekuan dari gas menjadi cair kemudian menjadi padat, Bumi berotasi terus pada porosnya. Ini menyebabkan menggebungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi sehingga seperti keadaannya sekarang.

Karena percepatan gravitasi benbanding terbalik dengan kuadrat jari-jari, maka percepatan gravitasi tempat-tempat di kutub lebih besar daripada disekitar khatulistiwa, karena jarak permukaan bumi di kutub lebih dekat ke pusat bumi. Akibatnya, beraat benda yang sama akan berbeda jika ditimbang di khatulistiwa dan di kutub.


  • Pembelokan Arah Angin

Adanya rotasi bumi akan menyebabkan pembelokan arah angin. Karena arah rotasi dari barat ke timur, maka angin yang berasal dari utara ke selatan akan terbelokkan ke arah timur dan angin yang berasal dari selatan ke utara akan terbelokkan ke arah barat.

Pada bulan September – Maret angin dari utara bertiup menuju khatulistiwa berbelok ke arah timur. Sedangkan pada bulan Maret – September angin dari arah selatan bertiup menuju khatulistiwa berbelok ke arah barat.

Hal ini berkaitan dengan bunyi hukum Boys Ballot, yang berbunyi :

  1. Udara bergerak dari tekanan udara maksimum ke daerah yang bertekanan minimum.
  2. Di belahan utara angin membelok ke kanan di belahan bumi selatan ke kiri.

Pengertian Revolusi Bumi

Revolusi Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Bumi mengelilingi matahari pada orbitnya sekali dalam waktu 365¼.waktu 365¼ atau satu tahun surya disebut kala revolusi bumi.

Ternyata poros bumi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi.

Revolusi ini menimbulkan beberapa gejala alam yang berlangsung secara berulang tiap tahun diantaranya perbedaan lama siang dan malam, gerak semu tahunan matahari, perubahan musim, dan perubahan penampakan rasi bintang, serta kalender masehi.

Akibat Revolusi Bumi
Akibat Revolusi Bumi

Bukti – Bukti Bahwa Bumi Berevolusi

Bumi berevolusi dapat dibuktikan dengan percobaan-percobaan yang dilakukan oleh para ahli, sebagai berikut.

  • Aberasi (Sesatan Cahaya)

Orang melihat sebuah bintang S melalui sebuah teropong O, jika teropong diam maka bintang S akan tampak gambarnya di titik B, tetapi kenyatanya tidak demikian. Orang yang melihat dengan arah OS, bintang tersebut tidak terlihat di B (dengan arah SOB), melainkan melenceng ke sampingnya yaitu di titik B’. Hal ini menunjukkan bahwa teropong tersebut tidak diam, tetapi bergerak mengikuti bumi.

Bersamaan dengan berjalannya cahaya dari titik O sampai B, teropong berpindah tempat atau berubah arahnya, berakibat cahaya tidak lagi jatuh di titik B, melainkan di samping titik B’. Dapat dilihat bintang tidak lagi dalam arah OS, tetapi dalam arah OS’. Bintang seolah-olah bergeser dengan arah yang sama dengan gerakan itu. Gejala ini disebut sesatan cahaya, atau aberasi cahaya.

Artikel Lainnya : Macam – Macam Pencemaran Lingkungan


  • Parallaxis (Beda Lihat)

Parallaxis adalah sudut dengan seluruh jari-jari lintasan bumi dilihat dari sebuah bintang. Sudut akan semakin kecil jika jarak bintang semakin jauh dari matahari. Bintang-bintang di langit mempunyai jarak yang sangat jauh dari bumi, menyebabkan sudut parallaxis bintang-bintang pun sangat kecil.


Akibat dari Revolusi Bumi

Revolusi bumi memberikan beberapa akibat  yaitu:

  1. Perbedaan Lama Siang dan Malam

Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya. Peristiwa ini nampak jelas diamati di sekitar kutub utara dan kutub selatan. Pergeseran garis edar matahari akan mengakibatkan perubahan / perbedaan lamanya siang dan malam. Pada saat-saat tertentu disuatu tempat akan mengalami malam yang lebih panjang dibanding siang demikian sebaliknya saat yang lain siang lebih lama dari malam. Di kutub Utara malam hari dapat berlangsung selama 24 jam sebaliknya pada saat yang sama di kutub selatan siang hari berlangsung selama 24 jam demikian pula sebaliknya.

Artikel Lainnya : Tabel Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro

  • Antara tanggal 21 Maret s.d 23 September

Kutub utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahariBelahan bumi utara menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi selatan. Panjang siang dibelahan bumi utara lebih lama daripada dibelahan bumi selatan Ada daerah disekitar kutub utara yang mengalami siang 24 jam dan ada daerah disekitar kutub selatan yang mengalami malam 24 jam. Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke utara. Kutub utara paling dekat ke matahari pada tanggal 21 Juni. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke utara.

  • Antara tanggal 23 September s.d 21 Maret

Kutub selatan lebih dekat mendekati matahari, sedangkan kutub utara lebih menjauhi matahari.Belahan bumi selatan menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi utara.Panjang siang dibelahan bumi selatan lebih lama daripada belahan bumi utara Ada daerah di sekitar kutub utara yang mengalami malam 24 jam dan ada daerah di sekitar kutub selatan mengalami siang 24 jam.

Artikel Lainnya : Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke selatan.Kutub selatan berada pada posisi paling dekat dengan matahari pada tanggal 22 Desember. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke selatan.

  • Pada tanggal 21 Maret dan 23 Desember

Kutub utara dan kutub selatan berjarak sama ke matahariBelahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima sinar matahari sama banyaknya.Panjang siang dan malam sama diseluruh belahan bumi.Di daerah khatulistiwa matahahari tampak melintas tepat di atas kepala.

Artikel Lainnya : 7 Pengertian Populasi Menurut Para Ahli


  1. Gerak Semu Tahunan Matahari

Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.


  1. Perubahan Musim

Musim adalah salah satu pembagian utama tahun. Musim adalah hasil dari revolusi tahunan bumi mengelilingi Matahari dan kemiringan sumbu bumi relatif terhadap bidang revolusi. Di daerah beriklim sedang dan kutub, musim ditandai oleh perubahan intensitas sinar matahari yang mencapai permukaan bumi, variasi yang dapat menyebabkan hewan untuk pergi ke hibernasi atau bermigrasi, dan tanaman yang akan aktif. Biasanya setahun dibagi menjadi 4 musim, yaitu:

  • Musim Semi (Vernal) / Spring

adalah satu dari empat musim didaerah nontropis, peralihan dari musim dingin ke musim panas. Dibelahan utara bumi, diperkirakan musim semi terjadi pada tanggal 21 Maret-21 Juni dan dibelahan selatan bumi, diperkirakan musim semi terjadi pada tanggal 23 September-21 Desember.

  • Musim Panas (Festival) / Summer

adalah salah satu musim di negara yang berhawa sedang. Tergantung letak sebuah negara, musim panas dapat terjadi pada waktu yang berbeda-beda. Di belahan utara bumi, diperkirakan musim panas terjadi pada tanggal 21 Juni- 23 September dan di belahan selatan bumi, diperkirakan musim panas terjadi pada tanggal 21 Desember- 21 Maret. Banyak negara, musim panas adalah musim liburan sekolah. Pada musim ini orang-orang suka pergi ke pantai untuk berjemur. Selain itu, pada musim panas buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan sedang pada masa pertumbuhan penuhnya.

  • Musim Gugur / Autumn

adalah salah satu dari empat musim di daerah beriklim sedang, masa peralihan dari musim panas ke musim dingin.Dalam zona beriklim sedang, musim gugur adalah musim di mana kebanyakan tumbuhan dipanen atau ditunai, dan pohon deciduous melepas daun-daun mereka.

Dia juga merupakan musim di mana hari-hari bertambah pendek dan dingin, dan peningkatan presipitasi di beberapa bagian dunia.Di belahan utara bumi, musim gugur dimulai sekitar pada tanggal 23 September- 21 Desember, sementara di belahan selatan bumi musim gugur dimulai sekitar pada tanggal 21 Maret- 21 Juni.

  • Musim Dingin (Musim Salju) / Winter

adalah musim yang paling dingin di bumi. Merupakan salah satu dari 4 musim di negeri-negeri yang beriklim subtropis dan sedang. Di belahan utara bumi, musim dingin dimulai sekitar pada tanggal 21 Desember- 21 Maret, sementara di belahan selatan bumi musim dingin dimulai sekitar pada tanggal 21 Juni- 23 September.

Di Indonesia merupakan daerah tropis maka dari itu di Indonesia hanya terdapat 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan.

  • Musim Kemarau

adalah musim di daerah tropis yang dipengaruhi oleh sistem muson. Musim kemarau dikenal sebagai musim kering. Untuk dapat disebut musim kemarau, curah hujan per bulan harus di bawah 60 mm/bulan (atau 20 mm per dasarian) selama tiga dasarian berturut-turut. Selain di Indonesia negara-negara yang sering mengalami musim ini adalah wilayah tropika di Asia Tenggara dan Asia Selatan, Australia bagian timur laut, Afrika, dan sebagian Amerika Selatan.

  • Musim Hujan

adalah musim dengan ciri meningkatnya curah hujan di suatu wilayah dibandingkan biasanya dalam jangka waktu tertentu secara tetap. Musim hujan hanya dikenal di wilayah yang iklim tropis. Musim hujan dianggap mulai terjadi apabila curah hujan dalam tiga dasarian berturut-turut telah melebihi 100 mm/m2 per dasarian dan berlanjut terus.

  • Musim pancaroba

adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu antara musim hujan dan musim kemarau. Masa pancaroba biasa ditandai dengan tingginya frekuensi badai, hujan yang sangat deras disertai guruh, serta angin yang bertiup dengan kencang.

Pada masa pancaroba biasanya orang yang menderita penyakit saluran pernafasan atas, seperti pilek atau batuk, relatif meningkat. Masa ini juga banyak ditandai dengan perilaku khas beberapa hewan dan tumbuhan.

Artikel Lainnya : Faktor yang Mempengaruhi Proses Sosialisasi


  1. Perubahan Kenampakan Rasi Bintang

Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan.

Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain. Kita yang berada di bumi hanya dapat melihat bintang pada malam hari. Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari.

Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah. Berarti rasi bintang yang nampak dari bumi juga berubah.

Artikel Lainnya : Materi Globalisasi Secara Lengkap


  1. Kalender Masehi

Berdasarkan pembagian bujur, yaitu bujur barat dan bujur timur, maka batas penanggalan internasional ialah bujur 180o , akibatnya apabila di belahan timur bujur 180o tanggal 15 maka di belahan barat bujur 180o masih tanggal 14, seolah-olah melompat satu hari.Hitungan kalender masehi berdasarkan pada kala revolusi bumi, di mana satu tahun sama dengan 365 ¼ hari.

Kalender masehi yang mula-mula digunakan adalah kalender Julius Caesar atau kalender Julian. Kalender Julian berdasarkan pada selang waktu antara satu musim semi dengan musim semi berikutnya di belahan bumi utara. Selang waktu ini tepatnya adalah 365,242 hari atau 365 hari 5 jam 48 menit 46 sekon.

Demikian materi dari kami tentang Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi : Pengertian, Sifat, Jenis dan Bukti secara lengkap, jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.Id