Negara Berkembang : Ciri, Keadaan Alam, Contoh dan Perekonomian

Diposting pada
Negara Berkembang : Ciri, Keadaan Alam, Contoh dan Perekonomian
Negara Berkembang : Ciri, Keadaan Alam, Contoh dan Perekonomian

 

Umumnya Negara Berkembang di Benua Asia, Afrika, dan Amerika Latin

Pada umumnya negara berkembang terdapat di Benua Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Negara-negara di benua-benua ini pada masa lalu mengalami sejarah kelam sebagai negara terjajah. Faktor sejarah ini menjadi salah satu penyebab lambatnya perkembangan negara-negara di benua-benua tersebut. Negara-negara berkembang pada umumnya memiliki taraf hidup yang rendah, di bawah rata-rata taraf hidup penduduk dunia. Namun demikian ada juga negara-negara pada benua tersebut yang memiliki taraf kehidupan yang lebih baik, seperti Saudi Arabia, Singapura, Korea Selatan, dan Jepang.

Sebagian besar negara-negara berkembang berada di belahan bumi Selatan, oleh karena itu negara-negara berkembang sering pula disebut “Negara-Negara Selatan”. Meskipun demikian tidak dapat disimpulkan bahwa ketertinggalan pembangunan (kemajuan) yang dicapai negara-negara berkembang adalah karena mereka terletak di belahan bumi Selatan. Negara berkembang pada umumnya dicirikan dengan kompleksitas permasalahan.

Berikut Ini Ciri – Ciri Negara Berkembang.

Tingkat Kehidupan Yang Rendah

Negara berkembang antara lain ditandai dengan rata-rata kehidupan penduduknya yang rendah. Hanya sekelompok kecil penduduknya yang memiliki taraf kehidupan yang memadai. Kesenjangan ekonomi antara kelompok elit dan kelompok miskin sangat lebar. Rendahnya tingkat kehidupan masyarakat negara berkembang ini dapat dilihat dari tingkat pendapatan perkapita, keadaan perumahan, sarana kesehatan, tingkat pendidikan, angka kematian, tingkat harapan hidup, dan tingkat rasa putus asa masyarakatnya.

 

Tingkat Produktivitas Rendah

Rendahnya tingkat produktivitas ini merupakan efek lanjut dari rendahnya tingkat kehidupan. Penyebab rendahnya produktivitas ini antara lain karena rendahnya kualitas tenaga kerja, kurang modal, kurang sumber daya alam, etos kerja rendah, tingkat pendidikan rendah, dan manajemen yang kurang baik.

 

Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi

Sekitar dua per tiga penduduk dunia merupakan penduduk di negara berkembang. Penyebabnya adalah pertumbuhan penduduk di negara berkembang yang tinggi. Negara berkembang masih kesulitan untuk menekan angka kelahiran kasar hingga di bawah 20.

 

Angka Beban Ketergantungan Tinggi

Akibat dari pertumbuhan penduduk yang tinggi menyebabkan jumlah anak- anak semakin bertambah. Hal inilah yang menyebabkan tingginya angka ketergantungan (dependency ratio) di negara berkembang.

 

Angka Pengangguran Tinggi

Bentuk pengangguran di negara berkembang yang utama adalah pengangguran semu dan pengangguran terbuka. Pengangguran semu antara lain tampak dari adanya orang-orang yang bekerja kurang dari apa yang dapat mereka kerjakan dan orang- orang yang bekerja secara penuh tetapi produktivitasnya begitu rendah. Sedangkan pengangguran terbuka tampak dari banyaknya orang-orang yang ingin bekerja tetapi tidak ada pekerjaan yang tersedia untuk mereka.

 

Ketergantungan Pada Produksi Pertanian dan Ekspor Produksi Primer

Sekitar 80% penduduk negara berkembang tinggal di pedesaan (di negara maju hanya sekitar 30%). Jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian sekitar 69% (di negara maju hanya sekitar 18%). Sementara itu kontribusi sektor pertanian terhadap pendapatan nasional sekitar 30% (di negara maju hanya sekitar 5%). Nilai ekspor dari produksi primer (hasil-hasil pertanian dan pertambangan) mencapai 70% dari nilai ekspor keseluruhan. Negara-negara maju kegiatan ekspornya lebih banyak dari produksi sekunder dan tersier (perdagangan, industri, dan jasa).

 

Ketergantungan Dalam Hubungan Internasional

Ketimpangan yang mencolok di berbagai bidang antara negara maju dan negara berkembang menyebabkan negara maju bisa mengendalikan perekonomian negara-negara berkembang. Akibatnya negara-negara berkembang gampang didikte oleh negara-negara maju. Kehidupan negara-negara berkembang banyak yang tergantung dari pinjaman negara-negara maju. Sebagian besar negara-negara di dunia adalah negara miskin dan berkembang.

 

Contoh Negara Berkembang

India

India merupakan salah satu negara terkenal di Benua Asia. Banyak hal yang dapat diketahui tentang negara India, karena negara ini termasuk negara yang lahir dari kebudayaan yang cukup tua, yaitu kebudayaan Mahenjodaro dan Harappa atau kebudayaan Sungai Indus. Sungai-sungainya juga terkenal, antara lain Sungai Gangga, Sungai Brahmaputra, Sungai Indus, Sungai Godavari, dan Sungai Cauvery. Saat ini orang lebih mengenal India sebagai negara dengan industri film bollywood. Layar televisi Indonesia setiap hari selalu menampilkan film-film buatan

India. Kalau Amerika Serikat memiliki Hollywood, maka India punya Bollywood sebagai pusat pembuatan film-film India.

 

Keadaan Alam

India terletak di antara 8°LU – 37°LU dan 67 1 °BT – 98°BT. Secara geografis India terletak di kawasan Asia Selatan, membentuk sebuah semenanjung besar yang seolah terpisah dari Benua Asia oleh Pegunungan Himalaya. Oleh karena itu negara ini dinamakan Anak Benua Asia.

 

Berikut Ini Batas – Batas Wilayah Negara India.

  • Sebelah Utara     :  Nepal, Bhutan, dan RRC
  • Sebelah Barat     :  Pakistan dan Laut Arab
  • Sebelah Selatan  : Sri Lanka dan Samudra Hindia
  • Sebelah Timur   : Myanmar, Bangladesh, dan Teluk Benggala

Secara astronomis, India memiliki dua iklim, yaitu tropis di bagian Selatan dan subtropis di bagian Utara. Musim dingin jatuh pada bulan Oktober sampai Februari. Pada saat ini bertiup angin muson Timur Laut dari daratan Asia, yang menyebabkan terjadinya musim kemarau, kecuali di bagian Tenggara yang memperoleh sedikit hujan akibat angin muson melewati Teluk Benggala yang membawa uap air. Musim panas terjadi antara bulan Maret sampai Mei. Pada bulan ini masih bertiup angin muson Timur Laut yang kering, tetapi masih turun hujan walaupun sedikit. Daerah-daerah pantai dan ujung Selatan memperoleh curah hujan yang lebih tinggi. Musim hujan jatuh pada bulan Juni hingga September, sebagai akibat bertiupnya angin muson Barat Daya.

Keadaan alam India secara garis besar dibedakan menjadi tiga bagian.

  • Bagian Utara

Wilayah ini merupakan wilayah Pegunungan Himalaya yang merupakan pegunungan terbesar di dunia. Di bagian Barat bersambungan dengan Pegunungan Hindukush. Di Pegunungan Himalaya berhulu tiga sungai besar, yaitu Sungai Indus, Sungai Gangga, dan Sungai Brahmaputra.

  • Bagian Tengah

Bagian wilayah ini sebagian merupakan dataran rendah sungai-sungai besar, yaitu Dataran Rendah Sungai Indus, Dataran Rendah Sungai Gangga, dan Dataran Rendah Sungai Brahmaputra. Di wilayah ini juga terdapat dataran tinggi, yaitu Dataran Tinggi Assam.

  • Bagian Selatan

Bagian Selatan dari wilayah ini merupakan sebuah dataran tinggi, yaitu Dataran Tinggi Dekkan yang diapit oleh Pegunungan Ghat Barat di bagian Barat dan Ghat Timur di bagian Timurnya. Di sebelah Barat Ghat Barat terdapat Pantai Malabar, sedangkan di bagian Timur Ghat Timur terdapat Pantai Coromandel.

Penduduk

Dilihat dari segi jumlah, penduduk India menduduki urutan kedua negara- negara berpenduduk terbesar setelah RRC. Kini penduduk India telah melampaui angka 1 milyar. Secara garis besar penduduk India dibedakan menjadi empat kelompok, berikut ini.

  1. Bangsa Hindu kulit putih, sebagian besar tinggal di daerah Dataran Rendah Hindustan, dan lembah-lembah sungai yang subur.
  2. Bangsa Dravida, berkulit hitam, merupakan penduduk asli India, tinggal di Dataran Tinggi Dekkan.
  3. Bangsa Mongol, tinggal di Utara, yaitu di Dataran Tinggi Assam, Benggala, dan lereng Pegunungan Himalaya.
  4. Bangsa Munda, yang tinggal di daerah-daerah pegunungan dengan peradaban yang masih sangat sederhana.

Penduduk India Mayoritas Memeluk Agama Hindu

Penduduk India mayoritas memeluk agama Hindu (82,41%). Pemeluk agama lain antara lain Islam (11,67%), Kristen (2,32%), Sikh (1,99%), Buddha (0,77%), dan pemeluk agama lain (0,43%).Kota suci agama Hindu adalah Benares dan Allahabad yang terletak di daerah aliran Sungai Gangga. Peninggalan Islam yang terkenal adalah Taj Mahal yang terletak di kota Agra. Bangunan ini didirikan oleh Kaisar Syah Jehan dari Moghul. Kota suci agama Sikh adalah Amritsar. Di kota ini terdapat kuil emas yang digunakan sebagai pusat peribadatan umat Sikh.

Jumlah penduduk India yang sangat besar memicu munculnya berbagai permasalahan di bidang ke- pendudukan. Sebagian besar 72% penduduk India tinggal di pedesaan dengan kualitas penduduk yang tergolong rendah dan angka kemiskinan yang cukup tinggi. Rata-rata pendapatan perkapita penduduk sebesar US$ 2.820. Angka harapan hidup 63 tahun. Kota-kota di India juga masih menunjukkan ciri-ciri tuanya. Tingkat urbanisasi cukup tinggi yang berdampak pada munculnya pemukiman-pemukiman kumuh yang terbuat dari kaleng, bambu, dan karung goni.

 

Perekonomian

Pertumbuhan ekonomi India sesungguhnya cukup pesat. Sayangnya, pertumbuhan ekonomi tersebut kurang mampu mengimbangi laju pertumbuhan pendudukya. India merupakan negara agraris. Sekitar 75% penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Setelah peristiwa kelaparan sekitar tahun 1960-an, India segera bangkit dengan mencanangkan “Revolusi Hijau”. Budidaya padi dan gandum dipacu. Akibatnya saat ini India telah surplus beras, dan bahkan telah menjadi negara pengekspor beras. Punjab merupakan lembah yang menjadi lumbung padi India. Hasil-hasil pertanian lainnya adalah gandum, teh, yute, kopi, kapas, lada, dan karet. Di sektor pertambangan, India memiliki cukup banyak kekayaan tambang.

Berikut ini Beberapa Hasil Tambang India.

  1. Batu bara dihasilkan di Lembah Sungai Damodar dan Dataran Tinggi Chota Nagpur.
  2. Bijih besi dihasilkan di bagian Timur Laut Semenanjung India, Goa, dan Misore.
  3. Minyak bumi dan gas alam dihasilkan di daerah Assam, lepas pantai Mumbay, dan Ahmadabad.
  4. Mika di Bihar.
  5. Tembaga dan Bauksit di Bihar dan Andra Pradesh.

Di sektor perindustrian, kini India tumbuh menjadi salah satu negara industri terkemuka di dunia. Berikut ini jenis-jenis industri yang ada di India.

  1. Industri tekstil, yang dimulai sejak tahun 1851. Pusat industri terletak di Bombay, Madras, dan Ahmad- abad.
  2. Industri yute (karung goni), pusat- nya di Calcutta. India merupakan penghasil yute terbesar kedua di dunia setelah Bangladesh.
  3. Industri besi baja, dipusatkan di Jamshedpur. Hasilnya antara lain berupa lokomotif, mobil, bus, sepeda motor, dan pesawat terbang.
  4. Industri kimia, antara lain pupuk, semen, kertas, dan gula.
  5. Industri perfilman (Bollywood), berpusat di kota Mumbay (Bombay). Di sektor perdagangan, mitra utama India adalah Jepang, Inggris, Jerman, Amerika Serikat, dan Iran. Ekspor India antara lain teh, mesin tekstil, goni, tekstil, dan gula. Sedangkan impornya antara lain gandum, pupuk, besi-baja, minyak bumi, dan alat-alat transportasi. Pelabuhan yang sangat mendukung kegiatan perdagangan antara lain Mumbay, Calcutta, dan Madras.

 

Mesir

Mesir merupakan salah satu negara tua di dunia yang juga masih tergolong negara berkembang. Peradabannya telah ditemukan sekitar 3000 tahun sebelum masehi. Negeri ini terkenal antara lain karena Sungai Nil-nya dan karena peninggalan-peninggalan bersejarahnya berupa piramida, sphinx, dan obelisk.

 

Keadaan Alam

Mesir terletak di antara 22°LU – 32°LU dan 24°BT – 38°BT. Secara geografis Mesir terletak di kawasan Afrika Utara, di sudut Timur Laut Benua Afrika.

Berikut ini batas-batas wilayah negara Mesir.

  1. Sebelah Utara    : Laut Tengah
  2. Sebelah Barat     : Negara Libia
  3. Sebelah Selatan : Negara Sudan
  4. Sebelah Timur   : Laut Merah dan Israel

Secara astronomis, Mesir hanya memiliki sedikit wilayah beriklim tropis di bagian Selatan, sisanya adalah daerah beriklim subtropis. Secara fisis, iklim utama Mesir adalah iklim mediteran yang terletak di tepi Laut Tengah. Hujan turun pada musim dingin antara bulan November sampai April dan musim kemarau terjadi pada bulan Mei -Oktober. Bagian tengah, Selatan, dan Barat beriklim gurun dengan amplitudo suhu harian yang tinggi.

Keadaan Alam Mesir Secara Garis Besar Dibedakan Menjadi Empat Bagian.

  1. Semenanjung Sinai, terletak di sebelah Timur Terusan Suez. Di sini terdapat pegunungan tandus dengan puncaknya di Jabel Katherine. Terusan Suez membentang dari kota Suez ke Port Said, yang memper- pendek jarak dari Eropa ke Asia karena terusan ini menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah. Terusan ini juga menjadi sumber devisa negara Mesir.
  2. Gurun Barat (Gurun Libya), luasnya meliputi 68% wilayah Mesir yang terletak di Mesir bagian Barat yang berbatasan langsung dengan Libya. Di sini terdapat Depresi Kontinental Qattara yang memiliki ketinggian 137 m di bawah permukaan air laut.
  3. Lembah dan Delta Sungai Nil, terletak di bagian tengah Mesir. Daerah ini merupakan satu-satuya daerah yang subur akibat lumpur yang dibawa oleh Sungai Nil. Oleh karena itu Herodotus menyebut Mesir sebagai Hadiah Sungai Nil.
  4. Gurun Timur (Gurun Arab), terletak di Mesir bagian Timur. Di sini terdapat pegunungan yang tandus terdiri atas batu pasir dan batu kapur, dengan puncaknya di Jabel Hamada.

Penduduk

Jumlah penduduk Mesir tahun 2003 sekitar 72.100.000 jiwa, dengan tingkat pertumbuhan 2,1% per tahun. Usia harapan hidup sekitar 68 tahun, dengan rata-rata pendapatan perkapita penduduk sebesar US$ 3.560. Penduduk yang tinggal di pedesaan sekitar 57%. Lebih dari 90% penduduk Mesir memeluk agama Islam, hanya sekitar 8% yang beragama Kristen. Bahasa resmi adalah bahasa Arab, tetapi mereka juga berbahasa Inggris.

Masyarakat Mesir dikenal mem- punyai kebudayaan yang tinggi sejak zaman purba. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya peninggalan-peninggalan bersejarah berupa piramida dan Sphinx di Giza. Piramida yang terbesar dibangun bagi Cheops atau Khufu pada tahun 27 sebelum Masehi. Piramida tersebut dijaga oleh Sphinx, yaitu bangunan patung berbadan singa berkepala manusia Piramida adalah Piramida adalah kuburan raja-raja Mesir Kuno.

 

Perekonomian

Mesir tergolong masih agraris. Hasil-hasil pertanian utama adalah gandum, beras, gula tebu, minyak zaitun, dan kapas. Pertanian dibudidayakan di sekitar Lembah Sungai Nil. Untuk meningkatkan produksi pertanian di daerah aliran Sungai Nil dibangun tiga waduk utama, yaitu Aswan, Assyut, dan Kairo.

Kegiatan industri juga berkembang baik, utamanya adalah industri tekstil dengan bahan katun dan wol. Industri kimianya antara lain pupuk dan semen. Kota-kota industri utama adalah Kairo, Iskandariah, dan sekitar Terusan Suez. Kota Iskandariah terkenal dengan pabrik rokok Camelnya.

Pariwisata juga menjadi salah satu andalan Mesir, karena negeri ini kaya dengan peninggalan-peninggalan kuno, seperti piramida, Sphinx, obelisk, dan huruf hyroglyph. Di sektor perdagangan, Mesir mengekspor kapas, padi, benang tenun, tekstil, dan rokok. Barang-barang yang diimpor antara lain mesin-mesin, batu bara, kayu lapis, dan bahan-bahan minuman. Pelabuhan terbesar adalah Iskandariah.

Pertambangan juga merupakan pilar ekonomi Mesir. Minyak bumi dihasilkan di daerah Qattarana dan El Alamien. Fosfat di daerah pantai Laut Merah, Mangan di pantai Barat Sinai, dan bijih besi dihasilkan di sebelah Timur Bendungan Aswan. Perekonomian Mesir berkembang pesat sejak dinasionalisasikannya Terusan Suez. Keberadaan Terusan Suez benar-benar menggelembungkan pendapatan nasional Mesir.

Berdasarkan sumber buku Ilmu Pengetahuan Sosial Lilis, Yuliati, Abdul Khamid, Pawijan, Edy Sutrisna, Widyastuti Pamungkas Th 2009, kami Murid.Co.ID ingin berbagi materi belajar tentang Negara Berkembang : Ciri, Keadaan Alam, Contoh dan Perekonomian, mari simak artikel kami lainnya dan Berdasarkan dari sumber – sumber buku terpercaya, Baca Juga Artikel kami yang lainnya di bawah ini :