Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi

Diposting pada
4.9
19

Hallo sobat Murid.Co.ID kali ini kita berjumpa kembali dengan kami, dalam kali ini kami akan membahas secara lengkap dan jelas tentang Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi : Pengertian, Dampak, Ciri dan Tujuan, untuk lebih jelasnya mari simak artikel kami di bawah ini semoga bermanfaat terima kasih

Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi
Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi

Pengertian Desentralisasi

Desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada manajer atau orang-orang yang berada pada level bawah dalam suatu struktur organisasi. Pada saat sekarang ini banyak perusahaan atau organisasi yang memilih serta menerapkan sistem desentralisasi karena dapat memperbaiki serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi.


Pada sistem pemerintahan yang terbaru tidak lagi banyak menerapkan sistem sentralisasi, melainkan sistem otonomi daerah atau otda yang memberikan sebagian wewenang yang tadinya harus diputuskan pada pemerintah pusat kini dapat di putuskan di tingkat pemerintah daerah atau pemda. Kelebihan sistem ini adalah sebagian besar keputusan dan kebijakan yang berada di daerah dapat diputuskan di daerah tanpa adanya campur tangan dari pemerintahan di pusat.

Artikel Lainnya : Manfaat Gotong Royong Bagi Kehidupan


Namun kekurangan dari sistem desentralisasi pada otonomi khusus untuk daerah adalah euforia yang berlebihan di mana wewenang tersebut hanya mementingkat kepentingan golongan dan kelompok serta digunakan untuk mengeruk keuntungan pribadi atau oknum. Hal tersebut terjadi karena sulit untuk dikontrol oleh pemerintah di tingkat pusat.


Pengertian Menurut Para Ahli

Menurut Syamsudin Haris (2006)

Menurut Vincent Ostrom dalam Syamsudin Haris (2006), bila desentralisasi dipahami berdasarkan perspektif state society relation, maka akan diketahui bahwa sejatinya keberadaan dari desentralisasi tidak lain adalah untuk mendekatkan Negara kepada masyarakat, sedemikian rupa sehingga antara keduanya tercipta interaksi yang dinamis, baik pada proses pengambilan keputusan maupun dalam implementasi kebijakan.

Artikel Lainnya : Pengertian  Demokrasi Pancasila, Ciri dan Asasnya (Lengkap)


Menurut Bambang Yudoyono (2003)

Sejalan dengan hal itu, Joseph Riwu Kaho (1991) dalam Bambang Yudoyono (2003) mengemukakan alasan-alasan mengapa pemerintah perlu melaksanakan desentralisasi kekuasaan kepada pemerintah daerah. Alasan-alasan ini didasarkan pada kondisi ideal yang diinginkan sekaligus memberikan landasan filosofis bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai sistem pemerintahan yang dianut oleh negara.


Menurut Henry Maddick (1963)

Henry Maddick (1963): Desentralisasi adalah penyerahan kekuasaan secara hukum untuk menangani bidang-bidang/fungsi-fungsi tertentu kepada daerah otonom.


Menurut Rondinelli, Nellis, dan Chema (1983)

Rondinelli, Nellis, dan Chema (1983): Desentralisasi adalah penciptaan atau penguatan, baik keuangan maupun hukum, pada unit-unit pemerintahan subnasional yang penyelenggaraannya secara substansial berada diluar kontrol langsung pemerintah pusat.


Menurut Rondinelli (1983)

Rondinelli (1983): Desentralisasi adalah penyerahan perencanaan, pembuatan keputusan, atau kewenangan administratif dari pemerintah pusat kepada organisasi wilayah, satuan administratif daerah, organisasi semi otonom, pemerintah daerah, atau organisasi nonpemerintah/lembaga swadaya masyarakat.

Artikel Lainnya : Pengertian Ideologi Secara Umum dan Menurut Para Ahli


Kelebihan dan Kekurangan Sistem Desentralisasi

Kelebihan Desentralisasi

Kelebihan sistem ini adalah sebagian keputusan dan kebijakan yang ada di daerah dapat diputuskan di daerah tanpa campur tangan pemerintah pusat.


Kekurangan Desentralisasi

Kekurangan dari sistem ini adalah pada daerah khusus, euforia yang berlebihan dimana wewenang itu hanya menguntungkan pihak tertentu atau golongan serta dipergunakan untuk mengeruk keuntungan para oknum atau pribadi. Hal ini terjadi karena sulit dikontrol oleh pemerinah pusat.

Artikel Lainnya :  Persaingan Pasar Tidak Sempurna : Jenis, Ciri dan Pengertian


Segi Ekonomi

Dari segi ekonomi banyak sekali keuntungan dari penerapan sistem desentralisasi ini dimana pemerintahan daerah akan mudah untuk mengelola sumber daya alam yang dimilikinya, dengan demikian apabila sumber daya alam yang dimiliki telah dikelola secara maksimal maka pendapatan daerah dan pendapatan masyarakat akan meningkat.

Tetapi, penerapan sistem ini membukan peluang yang sebesar- besarnya bagi pejabat daerah (pejabat yang tidak benar) untuk melalukan praktek KKN Segi Sosial Budaya


Segi Sosial Budaya

Dengan diadakannya desentralisasi, akan memperkuat ikatan sosial budaya pada suatu daerah. Karena dengan diterapkannya sistem desentralisasi ini pemerintahan daerah akan dengan mudah untuk mengembangkan kebudayaan yang dimiliki oleh daerah tersebut. Bahkan kebudayaan tersebut dapat dikembangkan dan di perkenalkan kepada daerah lain. Yang nantinya merupakan salah satu potensi daerah tersebut.

Artikel Lainnya : Pengertian Asas Bipatride, Apatride, dan Multipatride Secara Lengkap

Sedangkan dampak negatif dari desentralisasi pada segi sosial budaya adalah masing- masing daerah berlomba-lomba untuk menonjolkan kebudayaannya masing-masing. Sehingga, secara tidak langsung ikut melunturkan kesatuan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia itu sendiri.

Artikel Lainnya : Dampak Positif dan Negatif Pestisida : Jenis, Pengertian, Kandungan Zat


Segi Keamanan dan Politik

Dengan diadakannya desentralisasi merupakan suatu upaya untuk mempertahankan kesatuan Negara Indonesia, karena dengan diterapkannya kebijaksanaan ini akan bisa meredam daerah-daerah yang ingin memisahkan diri dengan NKRI, (daerah-daerah yang merasa kurang puas dengan sistem atau apa saja yang menyangkut NKRI).

Dibidang politik, dampak positif yang didapat melalui desentralisasi adalah sebagian besar keputusan dan kebijakan yang berada di daerah dapat diputuskan di daerah tanpa adanya campur tangan dari pemerintahan di pusat. Hal ini menyebabkan pemerintah daerah lebih aktif dalam mengelola daerahnya.

Tetapi, dampak negatif yang terlihat dari sistem ini adalah euforia yang berlebihan di mana wewenang tersebut hanya mementingkan kepentingan golongan dan kelompok serta digunakan untuk mencari keuntungan pribadi atau oknum. Hal tersebut terjadi karena sulit untuk dikontrol oleh pemerintah di tingkat pusat.

Artikel Lainnya :  Klasifikasi Angiospermae : Reproduksi, Ciri, Pengertian dan Contoh


Dampak Positif dan Dampak Negatif

Dampak Positif

Dampak positif dalam bidang politik adalah sebagian besar keputusan dan kebijakan yang berada di daerah dapat diputuskan di daerah tanpa adanya campur tangan dari pemerintahan di pusat. Hal ini menyebabkan pemerintah daerah lebih aktif dalam mengelola daerahnya.


Dampak Negatif

Tetapi, dampak negatif yang terlihat dari sistem ini adalah euforia yang berlebihan di mana wewenang tersebut hanya mementingkat kepentingan golongan dan kelompok serta digunakan untuk mengeruk keuntungan pribadi atau oknum. Hal tersebut terjadi karena sulit untuk dikontrol oleh pemerintah di tingkat pusat.


Tujuan Desentralisasi

Tujuan Desentralisasi di antaranya sebagi berikut :

  1. Mencegah pemusatan keuangan
  2. Sebagai usaha pendemokrasian Pemerintah Daerah untuk mengikutsertakan rakyat bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
  3. Penyusunan program-program untuk perbaikan sosial ekonomi pada tingkat local sehingga dapat lebih realistis.

Artikel Lainnya : Siklus Hidup  Gymnospermae : Pengertian, Ciri, Klasfikasi, Reproduksi dan Habitat


Ciri – Ciri Desentralisasi

Menurut Smith (1985) yang mengungkapkan bahwa Desentralisasi mempunyai ciri-ciri tertentu, ialah seperti :

  • Penyerahan wewenang untuk dapat melaksanakan fungsi pemerintahan tertentu dan juga pemerintah pusat kepada daerah otonom,
  • Fungsi yang diserahkan ialah dapat dirinci, atau fungsi yang tersisa (residual functions),
  • Penerima wewenang ialah daerah otonom,
  • Penyerahan wewenang berarti wewenang untuk menetapkan dan juga melaksanakan kebijakan; wewenang mengatur dan juga mengurus (regelling en bestuur) kepentingan yang sifatnya lokal,
  • Wewenang mengatur ialah wewenang untuk menetapkan norma hukum yang berlaku umum dan juga bersifat abstrak,
  • Wewenang mengurus ialah wewenang untuk menetapkan norma hukum yang sifatnya individual dan juga konkrit (beschikking, acte administrative, verwaltungsakt),
  • Keberadaan daerah otonom ialah di luar hirarki dari organisasi pemerintah pusat,
  • Menunjukkan kepada pola hubungan antar organisasi,
  • Menciptakan political variety dan juga diversity of structure didalam sistem politik.

Demikian pembahasan tentang Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi : Pengertian, Dampak, Ciri dan Tujuan secara lengkap dan jelas, Terima Kasih sudah berkunjung di website kami, jangan lupa di share dan di bagikan ke teman semoga bermanfaat.