Pengertian Sel

Pengertian Sel

Sel adalah unit struktural dan fungsional dari kehidupan yang paling kecil. Sel dikatakan unit struktural karena sel tersusun atas organel-organel penyusunnya. Dan dikatakan fungsional karena organel-organel tersebut memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing di dalam sel tetapi saling berikatan dan berkesinambungan.

Pengertian Se;
Pengertian Se;

Menurut Campbell di bukunya yang berjudul Biologi jilid 1 (edisi ke delapan). Sel berasal dari kata “cella ” yang berarti ruangan yang berukuran kecil. Maka sel merupakan unit ( kesatuan zahra ) terkecil organisasi yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologi. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel karena itulah sel dapat berfungsi secara autonomy asalkan kebutuhan hidupnya terpenuhi.

Artikel Lainnya : Sejarah Penemuan Mikroskop

Makhluk hidup multiseluler berasal dari satu sel (zigot) yang kemudian mengalami suatu proses mendesain subgrup di dalam suatu entiti yang di namakan spesialisai pada sel, entiti yang di maksud itu adalah organel organel dalam sel, dan juga mengalami proses diferensiasi yaitu suatu perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel, membentuk jaringan dan organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda.

Pada umumnya sel itu bersifat mikroskopis, misalnya ovum dari bangsa burung dari beberapa alga. Besarnya dibatasi oleh membran. Suatu sel yang sangat aktif melakukan metabolisme tidak akan mempunyai volume yang besar. Dua bagian yang pokok dari sel adalah sitoplasma dan nukleus. Sitoplasma sebagai suatu zat cair yang kental yang berfungsi bagi sel, mitokondria, badan golgi, kloroplas, sentriol, glanula, dan pigmen.

Perkembangan Penemuan Sel

Ditemukannya sel tidak langsung dengan waktu yang singkat, namun penemuan sel berlangsung dengan periode waktu yang lama.
Penemuan mengenai sel tidak terlepas dengan adanya benda yang dinamakan mikroskop serta perkembanagannya. Perkembangan penemuan serta konsep sel berjalan seiring perkembangan mikroskop. Ini dikarenakan mikroskop sangat membantu dalam perkembangan pengkajian ilmu-ilmu tentang sel.

Artikel Lainnya : Manfaat Zygomycota Beserta Contohnya

Beberapa ahli telah mencoba menyelidiki tentang struktur dan fungsi sel, dan kemudian muncullah beberapa teori tentang sel. Berikut disajikan beberapa ilmuwan yang menemukan sel pada masanya dan telah berjasa dalam bidang biologi sel sampai saat ini.

Robbert Hooke (1665)

Pada tahun 1665, Robert Hooke mengamati sayatan gabus menggunakan mikroskop sederhana buatannya dengan pembesaran 30 kali. Ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal dalam pengamatannya. Robert Hooke menyebut ruang-ruang kosong tersebut dengan istilah cellulae artinya sel. Sel yang ditemukan Robert Hooke merupakan sel-sel gabus yang telah mati.

Antonie van Leeuwenhook (1674)

Ilmuwan yang berkebangsaan Belanda ini merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal. Mikroskop itu digunakan untuk mengamati air rendaman jerami. Ia menemukan organisme yang bergerak-gerak di dalam air (mikroba). Antonie van Leeuwenhoek merupakan orang pertama yang menemukan sel hidup. Ia juga dijuluki sebagai Bapak Mikrobiologi.

Plasma

Sering disebut dengan sitoplasma, yaitu cairan yang mengisi sel dimana didalamnya terdapat organel-oranel sel termasuk nucleus. Fungsinya yaitu sebagai tempat segala terjadinya reaksi kimia, melekatnya organel sel, dll.

pengertian sel
pengertian sel

Inti

Jarak dengan sitoplasma dibatasi oleh selaput inti dan biasanya berwarna lebih gelap. Di dalamnya terendam kromatin yang berupa benang-benang halus yang mengandung bahan genetika. Inti sel merupakan tempat sintesis dari DNA dan RNA. Inti sel ini berfungsi sebagai pengatur seluruh aktivitas sel.

Organel sel

Organel merupakan bagian-bagian pembentujk sel, organel sel berasa didalam sel dimana masing-masing organel sel mempunyai fungsi dan tugas yang berbeda.

Bentuk sel

Sel mempunyai bentuk bermacam-macam, baik pada makhluk hidup bersel tunggal maupun pada makhluk hidup bersel banyak. Namun demikian pada dasarnya bentuk sel adalah sama. Pada makhluk hidup uniseluler bentuk dasarnya bulat. Bentuk asli pada makhluk hidup multiseluler adalah kubus. Letak sel-sel yang berada pada bagian dalam memiliki bentuk yang asli, sedangkan makin kepinggir sel-selnya semkain gepeng atau memanjang karena adanya dorongan dari sel tetangga atau tekanan atmosfir.

Artikel Lainnya : Sejarah Penemuan Kromosom

Ukuran sel

Sel pada umunya memiliki ukuran yang mikroskopis. Biasanya berkisar antara 0,1 sampai dengan 100 μm. Sel yang terkecil disebut Pleuoro Pneumonia Like Organism (PPLO) sedangkan sel terbesar dikenal dengan sel telur.

Sel Prokarion Dan Eukarion

Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. Berdasarkan hasil pengamatannya, para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana,. misalnya bakteri, ganggang hijau-biru, dan mikoplasma. Sedangkan, sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks, misalnya protista, fungi, tumbuhan, dan hewan.

Artikel Lainnya : Struktur Umum Anatomi Batang

Sel Prokarion

Sel prokarion adalah sel yang tidak memiliki selaput inti. Dimana batas antara sitoplasma dengan inti tidak jelas. Materi inti (DNA) terdapat dalam nukleoid yang tidak dibatasi oleh membran inti. Maka materi genetik sel prokariotik tidak dibungkus oleh selaput. Kebanyakan sel prokariotik adalah uniseluler, walaupun ada pula beberapa yang multiseluler. Sel prokariotik uniseluler ini mampu membentuk koloni.

Semua sel prokariotik mempunyai membran sel plasma, neklueoid berupa DNA dan RNA, serta sitoplasma yang mengandung ribosom. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti, sehingga bahan inti yang berada dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma.
Sel prokariotik juga tidak memiliki sistem endomembran (membran dalam), seperti retikulum endoplasma dan kompleks Golgi. Selain itu, sel prokariotik juga tidak memiliki mitokondria dan kloroplas, tetapi mempunyai struktur yang berfungsi sama dengan keduanya, yaitu mesosom dan kromator.

Contoh sel prokariotik adalah bakteri (Bacteria) dan Sianobakteri (Cyanobacteria). Adapun bagian-bagian sel bakteri dan fungsinya adalah sebagai berikut:

Artikel Lainnya : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

Dinding Sel

Dinding Sel yang tersusun dari atas peptidoglikan, lipid dan protein. Dinding sel berfungsi sebagai pelindung dan memberi bentuk yang tetap. Pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul.

Membran Plasma

Membran Plasma yang tersusun atas molekul lipid dan protein dan berfungsi sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekirnya, dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dalam.

Artikel Lainnya : Ciri – Ciri Herbivora

Demikian Materi dari  kami tentang Sel: Pengertian, Ciri – Ciri, Contoh dan bagian Terlengkap Semoga bermanfaat, jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.Id