Konsep, Faktor dan Contoh Gotong Royong

Diposting pada

Hallo sobat Murid.Co.Id kita ketemu lagi ini dengan artikel kami yang akan membahas tentang apa itu gotong royong, manfaat dari gotong royong dan masih banyak yang lainnya tentang gotong royong, untuk lebih jelasnya mari kita simak tentang gotong royong, Manusia sebagai makhluk sosial diciptakan yang di oleh Tuhan untuk saling membutuhkan satu dengan yang lain.

Manfaat Gotong Royong
Manfaat Gotong Royong

Setiap insan pada dasarnya tidak dapat hidup sendiri tanpa melibatkan orang lain, melainkan selalu terdapat interaksi sosial dengan sesamanya dan saling membutuhkan satu sama lain dalam setiap aspek kehidupan sehari hari. Oleh sebab itu didalam kehidupan masyarakat diperlukan adanya kerjasama dan sikap gotong royong dalam menyelesaikan berbagai problem yang melanda manusia.

Masyarakat Indonesia terkenal dengan sikap ramah tamah, saling tolong menolong dalam hal kekeluargaan dan gotong royongnya didalam kehidupan sehari-hari tidak pernah lepas dari kehidupan manusia di nusantara indonesia. Sehingga untuk menyelesaikan segala konflik yang ada didalam kehidupan masyarakat dibutuhkan sikap saling gotong royong atau dapat dapat membantu sesama yang dapat mempermudah dan memecahkan masalah secara efisien dan tepat waktu.

Gotong Royong : Pengertian, Manfaat, Tujuan, Faktor, Contoh
Gotong Royong : Pengertian, Manfaat, Tujuan, Faktor, Contoh

Pengertian Gotong Royong

Gotong Royong merupakan suatu istilah asli bangsa dan budaya Indonesia yang berasal dari tanah nusantara lebih tepat dari  bahasa Jawa yaitu, ngotong = Membawa dan Royong = Bersama. Gotong royong adalah suatu kegiatan yang dilakukan bersama sama dan bersifat suka rela  agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar, mudah, ringan dan dapat selesai tepat waktu  Ciri khas bangsa nusantara kita diantaranya ialah gotong royong.

Mungkin semua orang juga mengetahui bahwa dalam kehidupan globalisasi melahirkan corak kehiduopan yang sangat komplek, dalam hal ini seharusnya kita pribadi jangan sampai membuat bangsa indonesia kehilangan kepribadian bangsa yang kaya  akan unsur budaya. Akan tetapi semakin pesat arus globalisasi tersebut mau tidak mau akan terpengaruh oleh budaya asing yang sangat mementingkan diri sendiri atau mementingkan individulisme yang tidak mementingkan orang lain

Artikel Lainnya  : Fungsi dan Peran Birokrasi


Sikap Gotong Royong

Sikap gotong royong merupakan sikap bekerja sama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan secara bersama sama dan menikmati hasil pekerjaan secara adil atau pekerjaan yang dilakukan tanpa pamrih, secara sukarela oleh warga atau masyarakat saat ada kegiatan di kampung kampung

Budaya Gotong Royong yang ada di nusantara Indonesia ialah bagian dari kehidupan masyarakat indonesia merupakan warisan dari para leluhur dan warisan budaya bangsa indonesia yang tidak akan ada habisnya bagi masyarakat indonesia sendiri sehingga tidak bisa dipisahakan dari aktivitas kehidupan sehari hari.


Konsep Gotong Royong

Gotong artinya membawa barang (berat) bersama-sama oleh dua orang atau lebih. Gotong royong artinya melakukan pekerjaan bersama-sama, saling menolong, bantu membantu, untuk kemudian menikmati hasil pekerjaan itu bersama-sama pula.

Artikel Lainnya  : Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi


Manfaat Gotong Royong

Gotong Royong memiliki banyak manfaat, diantaranya :


  • Menumbuhkan Rasa Solidaritas

Jika kebudayaan gotong royong tetap terjaga dalam kehidupan bermasyarakat tentunya solidaritas antar warga akan terjalin dengan baik.


  • Menumbuhkan Sikap Kebersamaan

Dalam suatu lingkungan tentunya harus terjalin kerukunan antar penghuninya. Dengan adanya gotong royong kita sering kali berinteraksi dengan tetangga dan masyarakat sekitar sehingga akan menumbuhkan sikap kebersamaan dalam sebuah lingkungan, baik lingkup RT, RW, maupun lingkup yang lebih besar.


  • Meringankan Beban Pekerjaan

Sewaktu saya kecil dulu gotong royong menjadi hal yang sering dilakukan oleh penduduk desa baik dalam pembuatan rumah, jembatan, pengerasan jalan, dll. Dengan pengerjaan yang dilakukan orang banyak tentu pekerjaan akan lebih cepat terselesaikan & lebih ringan dalam mengerjakannya.

Dengan mengetahui banyak manfaat gotong royong bagi masyarakat tentunya kita semua tidak ingin kehilangan budaya yang sangat mulia tersebut. Namun apa daya, tuntutan pekerjaan & rutinitas kehidupan sehari-hari mau tidak mau pasti akan melunturkan kebudayaan khas Indonesia ini.

Artikel Lainnya  : Pengertian Ideologi Secara Umum dan Menurut Para Ahli


Nilai-Nilai Gotong Royong

Ada banyak nilai yang terkandung dalam gotong royong, diantaranya:

  1. Kebersamaan
  2. Persatuan
  3. Kesatuan
  4. Sukarela
  5. Sosialisasi
  6. Kekeluargaan
  7. Tolong Menolong

Faktor Dalam Gotong Royong

Terdapat beberapa faktor dalam gotong royong, berikut faktor dan penjelesannya ::

Faktor Pendorong Gotong Royong

  • Sebagai manusia makhluk yang sosial
  • Keikhlasan berpartisipasi dalam kebersamaan dan menjaga persatuan.
  • Adanya kesadaran saling membantu dan mengutamakan kepentingan bersama.
  • Dalam diri manusia memiliki kecenderungan untuk hidup berkelompok
  • Adanya kesadara saling membantu dalam bekerjasama.

Faktor Penghambat Gotong Royong

  1. Adanya sikap individualisme yang tinggi
  2. Adanya sikap ketidak mau tahu dan acuh tak acuh
  3. Kurangnya kesadaran seseorang dalam bersimpati secara kerjasama
  4. Kesadaran seseorang dalam sikap individualisme yang mementingkan diri sendiri
  5. Kurangnya bersosialisasi terhadap sesama manusia atau egois

Artikel Lainnya  : Desentralisasi : Jenis, Tujuan, Dampak dan Bentuk Kegiatan


Contoh Gotong Royong

Gotong royong dapat dilakukan dimana saja, berikut ini adalah contoh bentuk gotong royong yang dapat dilakukan

Contoh Dalam Lingkungan Sekolah

  • Membersihkan selokan bersama-sama.
  • Mengerjakan kegiatan kerja bakti.
  • Mengerjakan tugas kelompok bersama-sama.

Contoh Dalam Lingkungan Masyarakat

  1. Gotong royong membangun masjid.
  2. Gotong Royong saat menanam dan memanen hasil pertanian.
  3. Gotong Royong saat membangun rumah.
  4. Kerja bakti membersihkan selokan di sekitar lingkungan desa.
  5. Gotong Royong membangun jembatan desa yang runtuh.

Contoh Gotong Royong di Desa

  • Bersama-sama membangun sarana dan prasarana desa
  • Bersama-sama membangun rumah warga
  • Bersama-sama mempersiapkan panen raya
  • Bersama-sama membangun tempat ibadah

Contoh Gotong Royong di Kota

  1. Bekerja sama menciptakan dan menjaga kemanan lingkungan tempat tinggal
  2. Bersama dengan masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan tempat tinggal
  3. Bersama-sama mempersiapkan dan merayakan hari besar nasional maupun keagamaan

Artikel Lainnya  : Pengertian  Demokrasi Pancasila, Ciri dan Asasnya (Lengkap)


Unsur – Unsur Gotong Royong:

  • Usaha atau kegiatan kerja bersama
  • Setiap partisipan berpartisipasi menurut kemampuan masing-masing
  • Berdasarkan keikhlasan dan suka rela
  • Tanpa pamrih (tanpa harapan balas jasa)
  • Kerja atau usaha tersebut bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Prinsip Kegiatan Gotong Royong

  1. Kegiatan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang merupakan anggota suatu kesatuan: desa, kampung, pelajar suatu sekolah, organisasi tertentu, dan sebagainya
  2. Keikutsertaannya berdasarkan atas kesadaran bahwa kegiatan itu demi kepentingan sesama anggota sebagai kesatuan atau keluarga
  3. Tidak ada perasaan terpaksa atau pun didorong pamrih apa pun kecuali ingin menolong sesama warga.

Makna Bergotong Royong

  • Manusia tidak dapat hidup sendiri, melainkan harus bersama orang lain; manusia adalah makhluk sosial
  • Tanggung jawab bersama yang menyangkut kepentingan orang banyak tidak hanya dipikul oleh orang tertentu saja, melainkan semua orang yang terlibat di dalamnya
  • Kita tidak pantas berpangku tangan terhadap upaya mencapai kesejahteraan masyarakat, melainkan harus ikut bertanggung jawab dan segera berpartisipasi aktif
  • Hasil upaya bersama harus dinikmati secara adil secara bersama pula
  • Suka dan duka, sejahtera dan menderita dalam kehidupan bermasyarakat menjadi tanggungan bersama
  • Kesadaran akan kepentingan masyarakat perlu diikuti dengan kemauan bekerja keras dan bekerja sama.

Artikel Lainnya  : Pengertian Asas Bipatride, Apatride, dan Multipatride Secara Lengkap


Peran Gotong Royong

Terdapat 3 peran Gotong royong, dianataranya sebagai berikut :


Peranan Masyarakat

Masyarakat dari rukun tetangga (RT) sebenarnya sangat antusias jika ada kegiatan bersama sama, namun karena faktor penghambat di atas tidak sedikit bagi masyarakat yang tidak ikut serta dalam kegiatan tersebut, perlu adanya perbaikan bagi masyarakat itu sendiri, dalam hal ini dapat dilakukan oleh pemimpin dari Ketua RT, RW lurah kades dan bapak camat untuk lebh mengoptimalkan sosialisasi tentang persatuan dan kebersaam antar sesama.


Peranan Tokoh Masyarakat

Peranan yang diberikan misalnya dalam bentuk sosialisasi, misalnya dari tokoh RT ada sosialisasi bahwa gotong royong ialah cerminan dari kerukunan antar tetangga, dari mulai tokoh agama bahwa gotong ialah ciri manusia yang bisa bekerja sama tanpa memandang suatu perbedaan dan bergotong royonglah kamu dalam hal kebaikan untuk sesamanya.


Peranan Pemerintah

Di dalam hal ini pemerintah sudah ada tempat untuk mewadahi dan menyediakan sarana dan prasaran untuk berbagai kegiatan untuk kegiatan bermasyarakat, di antaranya menyediakan lapangan olahraga tempat untuk menjaga keamanan biasa di sebut pos ronda. Bahkan lebih baik lagi jika pemerintah langsung menerjunkan langsung aparat pemerintah untuk ikut serta dalam kegiatan menjaga keamanan, misalnya jaga pos ronda di malam hari.

Demikian materi dari kami tentang Gotong Royong : Pengertian, Manfaat, Tujuan, Faktor, Contoh secara lengkap dan jelas, semoa bermanfaat jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.Id