Unsur dan Pengertian Seni Rupa

Pengertian Seni Rupa

Seni Rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknya terdiri atas unsur-unsur rupa yaitu: garis, bidang, bentuk, tekstur, ruang dan warna. Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu.Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna.

 Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang tidak bermakna, akan tetapi dibuat sesuai dengan prinsip tertentu. Makna bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsur-unsur yang membentuknya, tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Dengan kata lain kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagian-bagiannya.

Artikel Lainnya : Ciri Karangan Eksposisi


Sejarah Seni Rupa Pada Zaman Klasik

Perkembangan seni rupa zaman klasik didasari atas berkembangnya kebutuhan dan kepercayaan. Kepercayaan yang hidup pada zaman prasejarah berkembang pesat pada zaman klasik. Kepercayaan  awal  pemujaan  terhadap  arwah  (roh  nenek  moyang)  berkembang menjadi kepercayaan kepada para dewa. Jenis Apresiasi Seni Kebutuhan sarana  ibadah baik  bentuk  dewa maupun tempat  peribadatan  menjadi alasan mereka menciptakan karya seni rupa, berupa kuil, candi, vihara, dan patung-patung perwujudan dari dewa dan dewi, serta piramid.

Didorong oleh perkembangan ilmu dan teknologi, serta ditemukannya bahan logam, menjadikan karya-karya mereka mencapai tahap perkembangan yang dapat mencapai puncak (klasik).

Seni rupa pada zaman klasik ini di seluruh dunia hampir mengalaminya, di Yunani, Romawi, Mesir, India, Mesopotamia, dan Indonesia. Perbedaanya hanya terletak pada waktu. Bisa diambil Seni Klasik di Mesir dengan didasari pada pemujaan terhadap dewa.

Fir’aun sebagai  raja  yang  dipercaya  turunan  dewa,  maka setelah  meninggal  dipatungkan  dalam wujud dewa. Pemujaan terhadap Fir’aun setelah mati bukan sekedar dipatungkan, tetapi juga dibuat  mummi  (mayat  yang  diawetkan).  Mummi  ini  didasari  atas  kepercayaan  bahwa manusia setelah mati rohnya akan bersemayam  melindungi manusia yang  hidup asalkan jasadnya diawetkan. Kebutuhan kepercayaan itulah maka dibuat mummi. Karya seni bentuk lain adalah piramid. Piramid adalah tempat makam Fir’aun. Piramid ini merupakan karya klasik dan monumental.

Pada bagian tempat menyimpan mummi, di dalam piramid dibuat kamar (cela): Pada Dinding cela ini digambarkan si mati ketika semasa hidupnya dan kendaraan kapal sebagai kendaran roh si mati menuju nirwana. Karya seni rupa yang lahir adalah relief. Di depan piramid dibangun pintu gerbag (pylon) yang diapit oleh dua tugu (obelix), yang terbuat dari batu utuh dengan ketinggian puluhan meter. Dibelakangnya dibuat patung yang berbadan singa berkepala manusia (sphink), yang mengandung makna simbolis.

Jenis dan Unsur Seni Rupa
Jenis dan Unsur Seni Rupa

Piramid,  patung,  tugu,  dan  sphink,  serta  mummi  adalah  karya  seni  rupa  yang mencapai tahap klasik (puncak) karya seni rupa mesir. Itu semua didasari oleh kebutuhan kepercayaan. Contoh lain seni rupa klasik yang lahir di Yunani dan Romawi. Karya seni rupa mereka mencapai klasik sebab menciptakan karya-karya yang monumental seperti kuil, patung dewa dewi, dan tempat olahraga olimpiade. Karya-karya  mereka  pun  lahir  didasari oleh  kebutuhan  kepercayaan  kepada  para dewa. Dewa-dewa diciptakan dalam bentuk patung manusia yang sempurna dalam bentuk fisik (idial).

Artikel Lainnya : Tips dan Cara Negoisasi

Lahirlah patung dewa Zeus, Dewa Appolo, Dewa Olahraga, dan dewa – dewa lainnya dalam bentuk patung yang menggunakan bahan batu, logam dan emas. Ketelitian, keuletan, kesungguhan dalam membuat patung sangat telliti dan tinggi, sehingga melahirkan karya-karya patung yang sempurna (klasik).

Selain patung seni rupa yang didasari kepercayaan terhadap dewa ini berupa sarana ibadah atau kuil. Kuil-kuil ini mencapai tahap klasik sebab didukung oleh tiang-tiang yang indah dan dihiasi dengan patung-patung dewa dan relief yang agung. Karena teknik yang tinggi dan kecermatan yang luar biasa, maka terciptalah kuil-kuil yang monumental (klasik).

Seni klasik yang lahir di Indonesia, didasari oleh kepercayaan agama Hindu dan Budha. Ajaran agama Hindu yang percaya kepada para Dewa melahirkan perwujudan dewa-dewa dalam bentuk patung, dewa syiwa, dan brahma. Cara Mengapresiasi Karya Seni Rupa Raja dianggap sebagai turunan dewa, maka raja  biasanya  dipatungkan  dalam  wujud  dewa.  Tempat  pemakaman  para  raja  biasanya dibuatkan bangunan candi asal kata dari Candika (Dewa Kematian).

Dinding bangunan candi dihias dengan relief yang berisi ajaran agama. Patung, relief dan candi yang dibangun untuk kebutuhan kepercayaan di Indonesia mencapai tahap klasik dan monumental seperti Candi Prambanan, Borobudur dan Penataran.


Macam – Macam Seni Rupa

Seni rupa dapat di bagi menjadi beberapa macam sebagai berikut :

  1. Seni Rupa Murni

Seni rupa murni masih di bagi menjadi beberapa bagian lagi, diantarannya sebagai berikut ini :

  • Seni Lukis

Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.

Artikel Lainnya : Struktur Teks Negosiasi

  • Seni Grafis

Seni grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Kecuali pada teknik Monotype, prosesnya mampu menciptakan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak, ini yang disebut dengan proses cetak. Tiap salinan karya dikenal sebagai “impression”.

Lukisan atau drawing, di sisi lain, menciptakan karya seni orisinil yang unik. Cetakan diciptakan dari permukaan sebuah bahan, secara teknis disebut dengan matrix. Aspek dan Jenis Seni Rupa Matrix yang umum digunakan adalah: plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/cukil kayu. Masih banyak lagi bahan lain yang digunakan dalam karya seni ini.

Tiap-tiap hasil cetakan biasanya dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebuah salinan. Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, di masa seni rupa modern masing-masing karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah edisi terbatas.

  • Seni Patung

Seni patung adalah cabang seni rupa yang hasil karyanya berwujud tiga dimensi. Biasanya diciptakan dengan cara memahat, modeling (misalnya dengan bahan tanah liat) atau kasting (dengan cetakan).

  • Seni Instalasi (Pemasangan)

Seni instalasi (pemasangan) adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan sosial-politik dan hal lain yang bersifat kontemporer diangkat dalam konsep seni instalasi ini.

Seni instalasi dalam konteks visual merupakan perupaan yang menyajikan visual tiga dimensional yang memperhitungkan elemen-elemen ruang, waktu, suara, cahaya, gerak dan interaksi spektator (pengunjung pameran) sebagai konsepsi akhir dari olah rupa.

  • Seni Pertunjukan (Performance Art)

Seni pertunjukan (Performance art) adalah karya seni yang melibatkan aksi individu atau kelompok di tempat dan waktu tertentu. performance biasanya melibatkan empat unsur: waktu, ruang, tubuh si seniman dan hubungan seniman dengan penonton.

Meskipun seni performance bisa juga dikatakan termasuk di dalamnya kegiatan-kegiatan seni mainstream seperti teater, tari, musik dan sirkus, tapi biasanya kegiatan-kegiatan seni tersebut pada umumnya lebih dikenal dengan istilah ‘seni pertunjukan’ (performing arts). Seni performance adalah istilah yang biasanya mengacu pada seni konseptual atau avant garde yang tumbuh dari seni rupa dan kini mulai beralih ke arah seni kontemporer.

  • Seni Keramik

Seni Keramik adalah cabang seni rupa yang mengolah material keramik untuk membuat karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer. Selain itu dibedakan pula kegiatan kriya keramik berdasarkan prinsip fungsionalitas dan produksinya. Venus of Dolni Vestonice adalah karya keramik tertua yang pernah ditemukan.

  • Seni Film

Secara harfiah, film (sinema) adalah cinematographie yang berasal dari kata cinema (gerak), tho atau phytos (cahaya), dan graphie atau grhap (tulisan, gambar, citra). Jadi pengertiannya adalah melukis gerak dengan cahaya. Agar dapat melukis gerak dengan cahaya, harus menggunakan alat khusus, yang biasa disebut kamera.

Film sebagai karya seni sering diartikan hasil cipta karya seni yang memiliki kelengkapan dari beberapa unsur seni untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya spiritual. Dalam hal ini unsur seni yang terdapat dan menunjang sebuah karya fim adalah: seni rupa, seni fotografi, seni arsitektur, seni tari, seni puisi sastra, seni teater, seni musik. Kemudian ditambah lagi dengan seni pantomin dan novel. Kesemuannya merupakan pemahaman dari sebuah karya film yang terpadu dan biasa kita lihat.

Film adalah media ekspresi kita yang kita tuangkan dalam film yang dapat kita saksikan baik di bioskop, Dalam VCD/DVD dimana terdapat hasil karya seni yang dapat di pertontonkan kepada khalayak banyak dengan mempertimbangkan nilai positif dalam film tersebut.

  • Seni Koreografi

Koreografi adalah seni menyusun atau menciptakan serta mengubah gerak-gerak tarian hingga pada akhirnya menjadi sebuah tarian yang utuh dan dapat dinikmati oleh semua penikmat. berarti? ya, Koreografi adalah merancang dari segi sudut gerakannya gimana, postur tubuh yang benar dalam melakukan suatu gerakan baik berupa dance maupun tarian daerah. Koreografi tidak boleh asal dimainkan karena para penonton juga akan meninjau bagaimana gerakan anda nantinya. Fungsi Seni Dalam Kehidupan Manusia

Istilah Koreografi pertama dikenal dalam kamus bahasa Inggris Amerika seputar tahun 1950-an. Sebelum istilah ini muncul, penamaan yang umum digunakan di film-film menyebutkannya sebagai “Ensembel pementasan oleh”, “Tarian” , “Pengarah Tari”, “Pementasan tarian oleh”, “Musical Numbers Directed by”, atau “Musical Numbers Staged and Directed by”.

Koreografer seringkali melakukan improvisasi untuk mencari hal-hal (gerakan maupun aksesori) yang paling sesuai dengan musik yang dimainkan. Koreografi juga harus sesuai dengan genre musik yang dimainkan.

  • Seni Fotografi

Bila pengertian fotografi adalah proses seni melukis dengan media cahaya, maka setiap orang bisa melakukan kegiatan fotografi jika mempunyai sebuah kamera, tetapi apakah semua orang dapat menghasilkan sebuah seni ?

Seni adalah sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan atau intisari dari kreativitas.

Seni yang paling utama dalam fotografi adalah komposisi, dengan komposisi yang baik maka foto yang dihasilkan akan mempunyai makna dan cerita yang bisa disampaikan.

Artikel Lainnya : Unsur dan Pola Kalimat


  1. Seni Desain

Dalam bagian desain masih di bagi menjadi 5 bagian diantaranya sebagai berikut ini :

  • Desain Arsitektur

Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut

  • Disain Grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art.

Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain). Tahapan Apresiasi Seni Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak

  • Desain Industri (Industrial design)

Desain industri (Industrial design) adalah seni terapan di mana estetika dan usability (kemudahan dalam menggunakan suatu barang) suatu barang disempurnakan. Desain industri menghasilkan kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna atau garis dan warna atau gabungannya, yang berbentuk 3 atau 2 dimensi, yang memberi kesan estetis, dapat dipakai untuk menghasilkan produk, barang, komoditas industri atau kerajinan tangan.

Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri. Kriteria desain industri adalah baru dan tidak melanggar agama, peraturan perundangan, susila, dan ketertiban umum. Jangka waktu perlindungan untuk desain industri adalah 10 tahun.

Artikel Lainnya : Pengertian dan Unsur Novel

  • Desain Interior

Desain interior adalah Ilmu yang mempelajari perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia. Salah satu bidang study keilmuan yang didaarkan pada ilmu desain, bidang keilmuan ini bertujuan untuk dapat menciptakan suatu lingkungan binaan (ruang dalam) beserta elemen-elemen pendukungnya, baik fisik maupun nonfisik. Sehingga kualitas kehidupan manusia yang berada didalamnya menjadi lebih baik. Perancangan interior meliputi bidang arsitektur yang melingkupi bagian dalam suatu bangunan.

Contoh : Perancangan interior tetap, bergerak, maupun decoratif yang bersifat sementara

  • Desain Busana

Secara etimologi, desain berasal dari bahasa Inggris “design” yang artinya rancangan. Pada dasarnya, desain merupakan perencanaan dalam sbuah objek, system, komponen, atau struktur. Desaian dikenakan pada bentuk sebuah rencana, dapat berupa gambar, model, maupun deskripsi.

Dari kata design muncullah kata desain yang berarti mencipta, memikir atau merancang. Dilihat dari garis, bentuk, ukuran, warna, tekstur dan value dari suatu benda yang akan dibuat berdasarkan prinsip-prinsip desain. Sedangkan dilihat dari kata kerja, desain dapat diartikan sebagai proses perencanaan bentuk dengan tujuan supaya benda yang dirancang mempunyai fungsi atau berguna serta mempunyai nilai keindahan.

Lalu apakah busana busana itu? Istilah busana berasal dari sansakerta yaitu “bhusana” yang dapat diartikan “pakaian”. Namun demikian pengertian busana dan pakaian terdapat sedikit perbedaan, dimana busana mempunyai makna konotasi “pakaian yang indah” yaitu pakain yang serasi, harmonis, selaras, enak dipandang.


  1. Kriya

Dalam dunia seni desain kriya dapat di bagi menjadi beberapa, untuk lebih jelasnya simak artikel kami dibawah ini

  • Kriya Tekstil

Seni Kriya adalah seni yang dibuat dengan keterampilan tangan yang memiliki nilai indah (estetik) dan nilai seni (artistik). Seni kriya atau kerajinan digolongkan ke dalam seni terapan dengan menghasilkan benda-benda guna (pakai) yang diciptakan untuk tujuan fungsional. Selain itu seni kriya juga diciptakan untuk tujuan melestarikan seni rupa tradisional (Nusantara). Seni kriya ini bisanya digarap oleh masyarakat tertyentu sebagai ciri khas daerah setempat.

Artikel Lainnya : Langkah Membuat Teks Eksposisi


  • Kriya Kayu

Seni Kriya adalah seni yang dibuat dengan keterampilan tangan yang memiliki nilai indah (estetik) dan nilai seni (artistik). Seni kriya atau kerajinan digolongkan ke dalam seni terapan dengan menghasilkan benda-benda guna (pakai) yang diciptakan untuk tujuan fungsional. Selain itu seni kriya juga diciptakan untuk tujuan melestarikan seni rupa tradisional (Nusantara). Seni kriya ini bisanya digarap oleh masyarakat tertyentu sebagai ciri khas daerah setempat.

  • Kriya Keramik

Seni Keramik adalah cabang seni rupa yang mengolah material keramik untuk membuat karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer. Selain itu dibedakan pula kegiatan kriya keramik berdasarkan prinsip fungsionalitas dan produksinya.

Tembikar di zaman Neolitikum menjadi sebuah hiasan sebagai lambang atua simbol kehidupan spritual. Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk dan corak hiasannya. Awalnya benda tersebut berbentuk sederhana, dalam perkembangannya menjadi bentuk macam-macam dan rumit yang disertai hiasan yang membuat banyak variasi dan detailnya.

Istilah Seni Kriya berasal dari bahasa Sansekerta dari kata Krya yang berarti mengerjakan. Krya terus berkembang menjadi karya, kriya dan kerja. Dalam arti khusus kriya adalah mengerjakan suatu hal untuk menghasilkan sebuah benda atau objek. Namun, semakin berkembang disebutlah seni kriya.

Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia Kriya diartikan sebagai pekerjaan (kerajinan tangan). Dalam bahasa Inggris disebut Craft yang berarti energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam mengerjakan atau membuat sesuatu.

Artikel Lainnya : Ciri dan Contoh Paragraf Eksposisi

  • Kriya Rotan

Pengertian Kriya Rotan Kriya rotan adalah salah satu komoditi industri yang terus berkembang anatara lain produk industri kecil kerajinan souvenir. Hingga saat ini diKota Lubuk linggau telah berkembang unit industri kecil kerajinan sebanyak 7 unit usaha dengan penyerapan tenaga tenaga kerja.


Jenis – Jenis Seni Rupa

Dalam seni rupa terdapat 2 jenis, diantaranya seni dua dimensi dan tiga dimensi, untuk lebih jelasnya sebagai berikut :


Karya Seni Dua Dimensi

Karya seni dua dimensi, adalah karya seni yang mempunyai ukuran panjang dan lebar. yang termasuk karya seni dua dimensi antara lain sebagai berikut :

  • Lukisan

Lukisan, adalah gambar yang lebih menekankan ugkapan nilai-nilai subjektivitas, maka dalam seni lukis kita kenal adanya gaya corak lukisan.

  • Sketsa

Sketsa, adalah bagian seni yang dibuat dengan garis-garis yang sederhana dan dilakukan secara spontan namun penuh makna.

  • Poster

Poster, adalah gabar reklame yang berisi ajakan, anjuran, larangan, peringatan, DLL. dan bersifat sosial. umumnya poster hampir bisa kita lihat disetiap seluk beluk jalan ataupun rumah-rumah.

  • Karikatur

Karikatur, adalah gambar yang dibuat dengan coretan-coretan yang menitikberatkan karakter objeknya. gambarnya bersifat sindiran, ejekan, dan kritikan yang dibuat lucu. umumnya peristiwa yang digambarkan adalah kejadian yang dilakukan oleh orang-orang ternama atau tokoh dunia.

  • Kolase

Kolase, adalah jenis lukisan yang tekniknya menempelkan bahan tertentu keatas permukaan media lukis.

  • Kaligrafi

Kaligrafi, adalah tulisan indah dan biasanya dalam visualisasinya menggunakan tulisan dan huruf Arab. kaligrafi banyak ditemukan ditempat-tempat keagamaan orang islam, seperti masjid.

  • Grafis

Grafis, adalah gambar yang dibuat dengan jalan menggoreskan benda tajam diatas lempengan logam, karet, dan kayu. secara sederhana dan dapat dikatakan bahwa seni grafis merupakan ungkapan untuk seni Dwimatra dengan memperbanyak karya seni cetak, umumnya berjumlah banyak, atau lebih dari satu. sedangkan lukisannya bersifat tunggal.


Karya Seni Rupa Tiga Dimensi

Karya seni rupa tiga dimensi, adalah karya seni yang dapat dilihat dari segala arah dan mempunyai ukuran panjang, lebar, tinggi. berikut ini yang merupakan karya rupa tiga dimensi :

  • Patung

Patung, adalah karya seni rupa tiga dimensi yang pembuatannya dengan cara membentuk, menambah atau mengurangi bahan. berbagai mecam jenis dapat dipakai dalam membuat patung, seperti memahat, menatah, mengecor, atau mencetak.

  • Relief Relief

Relief, adalah patung yang ketampakannya pada bidang datar. contoh banyak sekali kita temukan pada candi-candi kuno yang masih ada sekarang.

Artikel Lainnya : Jenis dan Contoh Kalimat Perintah


Unsur – Unsur Seni Rupa

Dalam unsur seni rupa dapat di bagi menjadi beberapa bagian diantaranya sebagai berikut ini :

  1. Garis

Garis merupakan unsur utama dalam karya seni rupa. Dalam ilmu matematika, garis didefinisikan sebagai kumpulan titik yang berangkai. Bentuk garis ini bermacam-macam, ada garis lurus, garis lengkung, garis patah-patah, garis terputus-putus.

Garis dapat juga memberikan kesan watak tertentu sehingga dapat digunakan sebagai perlambangan. Kesan watak dari garis ini misalnya:

  • Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan.
  • Garis miring mengingatkan pada kegoncangan, tidak stabil, gerak.
  • Garis tegak, kuat, terpatah-patah mengesankan kekuatan.
  • Garis halus,melengkung-lengkung berirama mengesankan kelembutan, kewanitaan.

  1. Bidang

Bidang terbentuk dari satu atau sekumpulan garis yang membentuk bidang tertutup. Bidang terbentuk pula karena adanya perpotongan  beberapa garis pada pangkalnya. Fungsi Apresiasi Seni Garis-garis ini akan membentuk garis keliling yang saling berhubungan dan bersambungan satu sama lain sehingga membentuk bidang.

Bidang dapat pula dibentuk oleh goresan sesuatu yang berukuran besar seperti goresan kuas cat pada permukaan kanvas atau dinding.


  1. Bentuk

Bentuk merupakan wujud yang dibentuk oleh sekumpulan garis dan bidang. Bentuk ini terdiri atas dua kelompok besar, yakni bentuk geometris dan bentuk organis.

  • Bentuk geometris yaitu bentuk-bentuk tertentu yang terukur dan dapat didefinisikan, seperti lingkaran, bola, bujur sangkar, tabung, limas, dan sebagainya. Sering juga dikatakan sebagai bentuk mutlak atau murni.
  • Bentuk organis yaitu bentuk alamiah yang sudah mengalami perkembangan, tidak lagi terukur dan sukar didefinisikan, misalnya bentuk pohon, orang atau kuda.

  1. Warna

Warna merupakan unsur penting dalam seni rupa karena selain dapat menimbulkan kesan keindahan dan menyenangkan, warna juga dapat memberi kesan bermacam-macam pada diri sipemandang. Warna dapat memberikan kesan jauh dan dekat (perspektif), dapat menimbulkan rasa sejuk, hangat dan yang lainnya. Selain itu, warna juga dapat dijadikan perlambangan.

Secara teoritis, warna-warna yang ada di alam ini dibangun oleh tiga warna pokok yang dinamakan sebagai warna primer. Warna-warna primer ini terdiri atas warna magenta (merah), cyan (biru), dan yellow (kuning). Percampuran antara warna-warna primer akan menghasilkan warna-warna sekunder, warna tersier, dan seterusnya.

Artikel Lainnya : Ruang Lingkup Manajemen Personalia


  1. Komposisi

Secara sederhana, komposisi dapat didefinisikan sebagai cara penempatan objek gambar secara serasi di atas bidang gambar sehingga tidak menimbulkan kesan kaku, melelahkan, dan membingungkan. Komposisi juga dapat diartikan sebagai tata susun yang didasarkan kepada pertimbangan rasional, pertimbangan estetika, serta nilai-nilai ekspresi senimannya.

Untuk membuat karya seni yang baik, seorang pelukis perlu memahami kaidah-kaidah komposisi yang terdiri atas kesatuan dan keserasian, keseimbangan, pusat perhatian, irama, kontras dan proporsi.


  1. Tekstur

Tekstur adalah kesan halus atau kasarnya sesuatu  permukaan benda. Pada sebuah gambar, tekstur ini ditampilkan melalui teknik goresan alat gambar pada bidang gambar secara khas. Benda yang terbuat dari kayu, logam, kaca atau gerabah, memiliki rasa permukaan (tekstur) yang berbeda. Bagaimana menggambarkan kasarnya pot bunga dari gerabah, halusnya poci keramik, dengan alat pensil misalnya, perlu dilatih dan dipelajari.

Secara teoritis, terdapat dua macam tekstur, yakni tekstur taktil dan tekstur visual. Tekstur taktil adalah tekstur nyata yang dapat dirasakan dengan menyentuhnya. Misalnya: tekstur kulit jeruk, cetakan embose, dan sebagainya. Tekstur visual adalah tekstur pura-pura atau tekstur simulasi yang timbul akibat ilusi rangkaian gambar.

Artikel Lainnya : Pola Pembentukan Kalimat Tunggal


Nilai Estetis Pada Karya Seni Rupa

Nilai Estetis dalam karya seni rupa dapat dibagi menjadi 2 diantaranya sebagai berikut :

  • Nilai Estetis Obyektif

Memandang keindahan karya seni rupa berada pada wujud karya seni itu sendiri artinya keindahan tampak kasat mata. Sesungguhnya keindahan sebuah karya seni rupa tersusun dari komposisi yang baik, perpaduan warna yang sesuai, penempatan obyek yang membentuk kesatuan dan sebagainya. Keselarasan dalam menata unsur-unsur visual inilah yang mewujudkan sebuah karya seni rupa.


  • Nilai Estetis yang Bersifat Subyektif

Keindahan tidak hanya pada unsur-unsur fisik yang diserap oleh mata secara visual, tetapi ditentukan oleh selera penikmatnya atau orang yang melihatnya.

Demikian materi kami tentang Jenis dan Unsur Seni Rupa secara lengkap dan jelas, semoga bermanfaat jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.iD