Pengertian Paragraf Naratif : Topik, Contoh Serta Cara Menulisnya

Pengertian Paragraf Naratif : Topik, Contoh Serta Cara Menulisnya

Sobat  Murid.Co.ID dalam kesempatan kali ini kita akan membahas materi tentang paragraf Naratif secara lengkap dan jelas, kali ini kita akan membahas Pengertian Paragraf Naratif : Topik, Contoh Serta Cara Menulisnya, untuk lebih jelasnya mari simak pembahasan kita di bawah ini, semoga bermanfaat.

Paragraf Naratif
Paragraf Naratif

Pengertian Paragraf Naratif

Anda pasti pernah menuliskan kalimat dalam beberapa paragraf. Akan tetapi, tahukah Anda jenis paragraf yang Anda tulis tersebut? Berdasarkan jenisnya paragraf dibedakan menjadi paragraf naratif, deskriptif, ekspositif, argumentatif, dan persuasif.


Nah, apakah paragraf yang Anda tulis berupa cerita yang dikisahkan secara berurutan? Misalnya, ada tokohnya, ada tempatnya, ada urutan waktunya (kronologis)? Apabila ya, maka paragraf tersebut termasuk paragraf naratif. Jadi, Paragraf Naratif adalah paragraf berbentuk cerita atau kisahan yang disusun secara kronologis (menurut urutan waktu) sehingga menjadi suatu rangkaian. Dalam paragraf naratif, kita harus bisa menghadirkan tulisan yang membawa pembaca pada petualangan seperti yang kita alami.

Artikel Lainnya : Ciri Paragraf Narasi


Dengan demikian, para pembaca akan merasakan urutan waktu yang digambarkan dalam tulisan. Urutan waktu yang diisi dengan berbagai kegiatan tersebut akan menghasilkan tulisan naratif yang menarik untuk dibaca. Tulisan naratif bertujuan menjelaskan sesuatu dalam bentuk kisahan.


Hal yang dijelaskan dapat berupa kejadian yang sesungguhnya maupun kejadian rekaan (fiktif). Paragraf yang dituliskan berdasarkan rekaan atau khayalan (tulisan fiktif) disebut dengan paragraf narasi sugestif. Paragraf yang dituliskan berdasarkan kenyataan atau pengalaman disebut paragraf narasi ekspositoris.

Artikel Lainnya : Contoh Teks Eksposisi, Ciri Dan Pengertiannya


Topik Paragraf Naratif

Topik mengenai apa saja dapat kita kembangkan menjadi paragraf naratif asalkan prinsip-prinsip dalam penulisan paragraf naratif kita perhatikan, yaitu ada tokoh pengisi cerita, merangkaikan peristiwa dalam cerita, cerita disajikan sesuai dengan urutan waktu dan kejadian, cerita memiliki latar (setting) yang digambarkan dengan jelas, mempunyai jalan cerita (alur).

Artikel Lainnya : Hipotesis : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cirinya


Misalnya

Keadaan Aryo. Nah, Anda dapat membuat narasi dengan topik itu. Nanti Anda mencoba mengembangkan.


Cermatilah topik-topik berikut!

Contoh Topik Paragraf Naratif

  • Aktivitas Sehari-hari
  • Pengalaman yang mengesankan
  • Berdarmawisata

Topik-topik tersebut dapat dikembangkan menjadi paragraf naratif karena uraiannya berdasarkan kronologi waktu dan peristiwa.


Contoh Topik Paragraf Naratif yang Tidak Dapat Dikembangkan

  1. Proses pembuatan batik
  2. Jauhilah narkoba
  3. Cara belajar yang efektif

Topik a dan c tepat dikembangkan menjadi paragraf eksposisi dan topik b tepat dikembangkan menjadi paragraf persuasi

Artikel Lainnya : Sejarah Bahasa Indonesia : Perkembangan dan Kedudukannya

Menulis Paragraf Naratif

Jika ingin menulis paragraf naratif, Anda perlu memperhatikan langkah-langkah berikut.

  • Menentukan topik
  • Membuat kerangka
  • Menulis paragraf (mengembangkan kerangka)
  • Mengedit tulisan.

Contoh Naratif

Topik : Keadaan Aryo

Jenis Paragraf Argumentatif : Pengertian, Ciri, Topik Berserta Contohnya

Pengertian Dialog Interaktif Lengkap (Unsur, Ciri, Tujuan dan Contohnya)


Kerangka Topik

  1. Aryo mahasiswa Fakultas Pertanian IPB tahun ke –5
  2. Sedang menyusun skripsi akhir
  3. Diterima bekerja di pabrik/perusahaan permen
  4. Gaji cukup, fasilitas menarik
  5. Ayahnya sudah pensiun tahun lalu
  6. Adiknya masuk perguruan tinggi
  7. Aryo menyusun skripsi, sambil bekerja

Artikel Lainnya : Contoh Paragraf Persuasif : Pengertian, Ciri dan Langkah Menulis


Pengembangan Kerangka Naratif:

Aryo adalah mahasiswa Fakultas Pertanian IPB tahun ke –5, saat ini ia sedang menyusun skripsi. Karena biaya untuk menulis skripsi tidak ada, ia melamar ke perusahaan permen. Sungguh sangat beruntung, ia diterima di perusahaan tersebut. Gajinya cukup besar di samping itu ia mendapat fasilitas yang cukup menarik.

Artikel Lainnya : Frasa Ajektif Dalam Paragraf Deskriptif : Jenis, Ciri, dan Pengertian


Ayahnya sudah pensiun tahun lalu sehingga kesulitan dalam membiayai pendidikan anak-anaknya. Adiknya yang mau masuk perguruan tinggi menjadi tanggung jawab Aryo. Ia menyusun skripsinya sambil bekerja. Memang Aryo adalah anak yang cerdas dan murah hati.

Demikian Penjelasan dari Murid.Co.ID Tentang Pengertian Paragraf Naratif : Topik, Contoh Serta Cara Menulisnya Secara Lengkap dan Jelas, semoga bermanfaat jangan lupa di share juga sobat Murid.Co.ID

Send this to a friend