Ciri Paragraf Narasi

Ciri Paragraf Narasi

Sobat  Murid.Co.ID dalam kesempatan kali ini kita akan membahas materi tentang paragraf narasi secara lengkap dan jelas, kali ini kita akan membahas Ciri Paragraf Narasi : Pengertian, Karakter, Serta Contohnya, untuk lebih jelasnya mari simak pembahas kita di bawah ini, semoga bermanfaat.

Paragraf Narasi.
Paragraf Narasi adalah

Pengertian Paragraf Narasi

Narasi adalah cerita. Narasi merupakan suatu bentuk karangan yang mengisahkan suatu peristiwa atau kejadian yang disusun menurut urutan peristiwa/kejadian dan waktu dengan tujuan untuk menciptakan kesan atau pengalaman pada pembaca.

Unsur pokok dalam narasi adalah tokoh, peristiwa/kejadian, dan waktu.

Artikel Lainnya : Frasa Ajektif Dalam Paragraf Deskriptif : Jenis, Ciri, dan Pengertian


Karakteristik /ciri –ciri Paragraf Narasi:

  • Narasi dapat berupa fakta atau fiksi.
  • Narasi yang berupa fakta misalnya:biografi,autobiografi,dan catatan perjalanan
  • Narasi yang berupa fiksi misalnya:cerpen,novel.

Artikel Lainnya : Organ Sel tumbuhan : Dinding Sel, Plastida dan Pakula


Contoh Paragraf Narasi

Kegiatan di sekolahku demikian padatnya. Setiap hari, aku masuk pukul 07.00. Agar tidak terlambat,aku selalu bangun pukul 04.30. setelah mandi aku pun sembahyang. Kemudian, aku segera mengenakan seragam sekolah. Tak lupa aku lihat-lihat lagi buku-buku yang harus aku bawa. Yah, sekadar mengecek apakah buku-buku yang aku bawa sudah sesuai dengan jadwal pelajaran hari itu.


Selanjutnya, aku makan pagi. Lalu,kira-kira pukul 06.00, aku berangkat ke sekolah. Seperti biasanya, aku ke sekolah naik angkutan umum. Jarak rumah dengan sekolahku tidak jauh, sekitar enam kilometer. Aku memang membiasakan berangkat pagi-pagi. Maklum,angkutan kota sering berhenti lama untuk mencari penumpang. Jika aku berangkat agak siang,wah, bisa terlambat sampai di sekolah!

Artikel Lainnya : Jenis Paragraf Argumentatif : Pengertian, Ciri, Topik Berserta Contohnya


Di sekolah, aku belajar selama kurang lebih enam jam. Jam pelajaran berakhir pukul 12.45. itu untuk hari-hari biasa. Hari rabu, aku pulang pukul 14.30 karena mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dulu. Khusus hari jumat,aku bisa pulang lebih awal, yaitu pukul 11.00. ( Narasi berisi fakta).


Paragraf Narasi Sugestif Di bagi menjadi 2 yaitu :

Paragraf Narasi sugestif

Narasi Sugestif, yaitu narasi yang mengisahkan suatu hasil rekaan, khayalan, atau imajinasi pengarang. Bersifat fiktif. Narasi sugestif selalu melibatkan daya khayal atau imajinasi karena sasaran yang ingin dicapai adalah kesan terhadap peristiwa itu. Disebut juga narasi fiksi.


Contoh Paragraf Narasi sugestif

Dibandingkan dengan hidup manusia yang susah, nasibku jauh lebih baik. Bukankah menjadi binatang piaraan Tuan Konglo yang kaya raya merupakan keberuntungan tak ternilai? Aku tak tahu persis alasan Tuan Konglo memeliharaku. Bukankah dia bisa membeli anjing yang lebih bermartabat dibanding aku? Rupanya ada kisah khusus tentang diriku. Menurut obrolan Bibi Tintin, pembantu Tuan Konglo, dulu aku terserempet mobil Tuan Konglo. Untuk menebus rasa bersalahnya, Tuanku memelihara aku.

Artikel Lainnya : Pengertian Dialog Interaktif Lengkap (Unsur, Ciri, Tujuan dan Contohnya)


“Gembong! Jaga rumah ya. Kalau ada orang mencurigakan, langsung serang. Gigimu masih tajam, kan?” Tuan Konglo menyodorkan daging sapi. Kujawab dengan gonggongan kecil. Tanda aku sangat setuju. Tuanku senang. Ia mengelus-elus buluku. Aku pun merasa tersanjung.

Artikel Lainnya : Hipotesis : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cirinya


Paragraf Narasi Ekspositoris

Narasi Ekspositoris, yaitu narasi yang mengisahkan serangkaian peristiwa yang benar-banar nyata dan terjadi (fakta). Dalam narasi ekspositoris, logika merupakan hal yang penting. Sasaran utamanya adalah rasio. Isinya menyampaikan informasi untuk memperluas pengetahuan pembaca. Disebut juga narasi nonfiksi.


Contoh Paragraf Narasi Ekpositoris

Seperti biasa, setiap hari pukul 06.00 Beny sudah bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Akan tetapi, Senin pagi itu berbeda dari hari biasanya. Jam yang biasanya berdering membangunkannya tidak berdering. Dia bangun terlambat. Jam sudah menunjukkan angka enam. Dia terburu-buru melompat dari tempat tidur dan hanya sempat membasuh muka.

Artikel Lainnya : Sejarah Bahasa Indonesia : Perkembangan dan Kedudukannya


Dia kayuh sepedanya dengan cepat. Sekitar tiga ratus meter menjelang sekolah, ban sepedanya kempis. Akhirnya, dia mendorong sepeda sampai ke sekolah. Setibanya di depan sekolah pintu gerbang sudah ditutup, dia hanya sempat menuliskan nama dan memberikannya kepada guru piket. Dia dianjurkan pulang dan belajar di rumah. Sungguh malang nasib Beny hari itu.


Dari kedua contoh tersebut dapat diidentifikasi ciri paragraf naratif yakni ada urutan cerita, ada tokoh, ide pokok menyebar di setiap kalimat, dan hubungan antarkalimatnya padu (kohesi dan koherensi).

Demikian Penjelasan dari kami tentang Struktur Ciri Paragraf Narasi : Pengertian, Karakter, Serta Contohnya  secara lengkap dan jelas, terima kasih sudah berkungjung di Murid.Co.IDSemoga bermanfaat

Send this to a friend