Jenis Jenis Bakteri

Diposting pada

Hallo sobat Murid.Co.Id dalam kesempatan kali ini kami disini berbagi materi tentang Jenis Jenis Bakteri Beserta Ciri dan Pembelahan Sel (Biner) Konjungsi secara lengkap dan jelas sudah penasaran apa saja isi materi tentang Jenis Jenis Bakteri mari simak artikel kami di bawah ini semoga bermanfaat :

Perkembangbiakan Bakteri : Jenis Beserta Cirinya Secara Lengkap
Perkembangbiakan Bakteri : Jenis Beserta Cirinya Secara Lengkap

 

Bakteri juga digolongkan sebagai makhluk hidup. Coba ingatlah kembali ciri-ciri makhluk hidup untuk melestarikan jenisnya! Untuk melestarikan jenisnya, bakteri bisa berkembang biak dengan cara aseksual, yaitu dengan membelah diri dan seksual, yaitu secara konjugasi. Cara-cara perkembangbiakan bakteri adalah sebagai berikut.


Pembelahan Sel (Biner)

Proses reproduksi yang paling umum dilakukan oleh Bakteri adalah pembelahan biner melintang. Setelah pembentukan dinding sel melintang, maka satu sel tunggal membelah menjadi dua sel anak. Dua sel anak ini mempunyai bentuk dan ukuran yang sama dan akan tumbuh menjadi dewasa. Pembelahan ini merupakan pembelahan secara langsung, artinya tidak melalui beberapa tahap. Proses ini berlangsung sangat cepat, setiap 20 menit membelah menjadi dua.

Artikel Lainnya Struktur Sel Bakteri : Dinding Dalam dan Luar Berserta Jenis


Coba Anda bayangkan, dalam satu hari berapa jumlah bakteri yang dihasilkan? Selanjutnya, dapat pula Anda bayangkan jumlah bakteri dalam seminggu, sebulan, dan seterusnya. Tentu jumlah bakteri akan sangat banyak. Dengan kemungkinan banyaknya jumlah bakteri bila terus terjadi perkembangbiakan, maka perlu upaya untuk mengendalikan perkembangbiakan bakteri tersebut. Apa yang terjadi di dunia ini bila tidak ada yang mengendalikan perkembangbiakan bakteri tersebut? Faktor-fator apa saja yang dapat mengendalikannya? Diskusikan bersama teman Anda!

Artikel Lainnya Adaptasi Morfologi : Hewan dan Tumbuhan Serta Contohnya 


Konjugasi

Konjugasi merupakan cara reproduksi bakteri secara seksual. Hal ini dapat terjadi bila dua bakteri berdekatan yang memuncul- kan saluran sehingga bisa saling berhubu- ngan. Dengan demikian, maka materi genetik bisa berpindah dari satu sel ke sel lain beserta sitoplasmanya, Sampai saat ini para ahli belum dapat menentukan jenis kelamin bakteri, tetapi suatu penelitian pernah mengatakan bahwa yang memberikan DNA ke sel bakteri lain disebut sebagai “pejantan”, demikian sebaliknya jika yang menerima disebut sebagai “betina”.

Artikel Lainnya : Ciri Jamur : Morfologi, Fisiologi dan Cara Bereproduksi


Setelah terjadi konjugasi, selanjutnya yang betina akan mengadakan pembelahan biner dan demikian seterusnya. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa reproduksi secara generatif tejadi melalui tiga tahap, yaitu:

  1. Transformasi (pemindahan satu gen/DNA bakteri ke sel bakteri lain)
  2. Konjugasi
  3. Terinduksi (proses pemindahan materi genetik melalui perantaraan/ infeksi virus).

Jenis Jenis Bakteri

Pengklasifikasian bakteri masih belum memuaskan karena kurangnya diferensiasi morfologi sehingga tidak mudah untuk mengklasifikasikan bakteri. Tidak mengherankan jika dijumpai cara penggolongan bakteri berdasarkan sifat fisiologi yang melahirkan nama-nama bakteri nitrogen, bakteri belerang, dan sebagainya.

Salah satu klasifikasi yang dianut dalam taksonomi adalah penggo- longan berdasarkan tempat hidupnya yang dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu sebagai berikut.

Artikel LainnyaOrgan Sel tumbuhan: Dinding Sel, Plastida Dan Pakula


Eubacteria

Eubacteria merupakan bakteri pada umumnya, yaitu bakteri yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang telah kita pelajari di depan. Berikut ini beberapa jenis contoh Eubacteria.


Ordo Eubacteriales

Ciri-ciri dari ordo ini adalah sel-selnya berbentuk bulat atau batang yang lurus dan terpisah-pisah. Kadang-kadang membentuk koloni berupa rantai. Alat geraknya berupa flagel yang peritrik atau tidak bergerak. Bangsa ini meliputi berbagai famili, antara lain sebagai berikut.

Artikel LainnyaStruktur Tubuh Echinodermata : Pengertian , Ciri dan Klasifikasi


Azetobacteraceae

Ciri-cirinya adalah sel-selnya berbentuk jorong atau batang yang mirip dengan sel-sel khamir. Dia hidup bebas di dalam tanah dan merupakan penambat nitrogen. Contohnya, Azetobacter chroococcum, Azetobacter indicus, dan Azetobacter agilis.

Famili Azetobacteraceae ini sangat bermanfaat bagi kehidupan kita, misalnya karena dia penambat nitrogen di udara, maka bakteri ini menambat gas (N2) yang ada dalam udara untuk dijadikan senyawa-senyawa yang diperlukan oleh tanaman dengan cara bersimbiosis dengan tumbuhan.

Artikel LainnyaMyriapoda  : Ciri, Struktur Tubuh, Klasifikasi & Contoh


Caranya bakteri menyediakan nitrat yang dibutuhkan tumbuhan dan tumbuhan menyediakan bahan makanan yang diperlukan bakteri. Dengan demikian, tumbuhan akan menjadi lebih subur karena tidak semua nitrogen dapat disediakan di dalam tanah.

Bakteri-bakteri penambat N2 udara ada yang hidup bebas di dalam tanah, misalnya Azetobacter chroococcum.

Artikel Lainnya : Arachnoidea : Ciri, Struktur Tubuh, dan Klasifikasinya


Rhizobiaceae

Ciri-ciri dari famili bakteri ini adalah sel-selnya berbentuk batang, kadang-kadang bercabang, seringkali bersimbiosis dengan Leguminosae dan membentuk bintil-bintil pada akarnya, serta dapat menambat nitrogen. Bebe- rapa contoh simbiosis antara bakteri dengan tumbuhan, antara lain:

  • Rhizobium leguminosarum, membentuk bintil-bintil pada akar tanaman kacang-kacangan;
  • Rhizobium japonicum, pada kedelai;
  • Rhizobium phaseoli, bersimbiosis dengan anggota-anggota marga Phaseoulus.

Ketiga bakteri tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tana- man, sama seperti pada Azetobacter. Tetapi ada juga bakteri dari famili ini yang bersifat merugikan, yaitu Agrobacterium tumefaciens yang menimbul- kan pembengkakan pada akar pohon-pohonan.


Enterobacteriaceae

Bakteri golongan ini seringkali terdapat dalam saluran pernapasan dan saluran kencing Vertebrata. Bakteri ini hidup bebas dan juga bersifat patogen, menimbulkan fermentasi anaerobik pada glukosa, kadang-kadang laktosa. Contohnya sebagai berikut.

  1. Escherichia coli, terdapat dalam usus manusia dan vertebrata lainnya. Apa peranan dari bakteri ini? Bakteri ini sangat berguna sekali bagi kehidupan manusia karena dapat membusukkan makanan dari sisa pencernaan, dapat membentuk vitamin K pada saat terjadi pembekuan darah, serta dapat menghasilan vitamin B12. Cobalah pikirkan apabila bakteri ini tidak ada di dalam tubuh kita! Apa yang akan terjadi di dalam tubuh kita?
  2. Salmonella typhosa, Salmonella paratyphi, bakteri ini bersifat “patogen” yang menyebabkan penyakit tipus dan paratipus.
  3. Shigella dysenteriae, bakteri ini merupakan penyebab penyakit disentri.

Micrococcaceae

Sel-sel bakteri ini berbentuk seperti peluru, terdapat dalam koloni tetrade, kubus dengan masa tidak beraturan. Contohnya:

  • Sarcinalutea, Sarcina aurantiaca.
  • Micrococcus denitrificans, menimbulkan proses denitrifikasi.
  • Staphylococcus aureus, bersifat patogen, yaitu dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Neisseriaceae

Ciri-ciri dari famili bakteri ini adalah sel-selnya berbentuk peluru, seringkali berpasangan. Contoh dari bakteri ini adalah sebagai berikut.

  1. Neisseria gonnorrhoeae,(Micrococcus gonnorrhoe) penyebab penyakit kelamin kencing nanah yang dikenal dengan nama “raja singa”.
  2. Neisseria meningitis, penyebab penyakit meningitis.
  3. Veillonella parvula, dalam mulut dan saluran pencernaan makanan manusia dan hewan.

Lactobacillaceae

Ciri-ciri bakteri ini berbentuk peluru/batang yang dapat menimbulkan fermentasi asam laktat. Contohnya :

  • Lactobacillus caucasicus, dengan khamir dapat dibuat “yoghurt”.
  • Streptococcus pyogenes, dapat menimbulkan nanah dan keracunan darah bila menginfeksi tubuh manusia.
  • Diplococcus pneumoniae, menyebabkan penyakit pneumonia (radang paru-paru).

Bacillaceae

Sel-sel dari bakteri ini berbentuk batang, dapat menghasilkan endospora dalam keadaan lingkungan yang jelek. Contohnya:

  1. Bacillus subtilis, bakteri penghasil basitrains;
  2. Bacillus anthracis, penyebab penyakit antraks;
  3. Bacillus polymixa, penghasil polimiksin;
  4. Closteridium pasteurianum, bakteri anaerob yang dapat menambat nitrogen.

Demikian Penjelasan dari Kami tentang Jenis Jenis Bakteri Beserta Ciri dan Pembelahan Sel (Biner) Konjungsi, jangan lupa di share ya sobat semoga bermafaat