Adaptasi Morfologi : Hewan dan Tumbuhan Serta Contoh

Adaptasi Morfologi : Hewan dan Tumbuhan Serta Contoh

Hallo sobat Murid.Co.ID dalam kesempatan kita kali ini akan membahas tentang Adaptasi Morfologi : Hewan dan Tumbuhan Serta Contohnya secara lengkap dan jelas, untuk lebih jelasnya tentang isi materi silakan baca artikel kami di bawah ini, semoga bermanfaat.

Adaptasi Makhluk Hidup Terhadap Lingkungan

Semakin tinggi kemampuan adaptasi suatu jenis organisme, maka semakin besar pula kemungkinan kelangsungan hidup jenis organisme itu. Dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, suatu jenis dapat menempati habitat yang beraneka. Manusia adalah contoh jenis makhluk yang mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi.


Adaptasi yang dilakukan oleh organisme secara garis besarnya ada tiga cara yaitu : adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.

Artikel Terkait : Arachnoidea : Ciri, Struktur Tubuh, dan Klasifikasi


Adaptasi Morfologi

Adaptasi morfologi adalah perubahan bentuk tubuh atau struktur alat-alat tubuh tertentu suatu organisme terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi merupakan bentuk adaptasi yang paling mudah terlihat. Adaptasi morfologi terjadi pada hewan dan tumbuhan.

Cara Reproduksi Morfologi Jamur
Cara Reproduksi Morfologi Jamur

Artikel Terkait : Pengertian Ekosistem : Jenis, Komponen Biotik & Abiotik


Adaptasi Morfologi Pada Hewan

Contoh :

  • Bentuk paruh

Paruh burung berbeda-beda sesuai dengan jenis makanannya. Burung pemakan ikan, pemakan biji, pemakan daging, dan pencari makanan di lumpur memiliki bentuk paruh yang berbeda.

Artikel Terkait : Struktur Sel Bakteri : Dinding Dalam dan Luar Berserta Jenis


  • Bentuk Kaki (Cakar)

Kaki (cakar) burung sesuai dengan tempat hidup dan cara hidupnya. Pada itik kakinya dilengkapi selaput berfungsi untuk mendayung saat itik berenang di air. Pada burung elang mempunyai kaki dan cakar yang kuat dan tajam untuk men- cengkeram mangsanya.

Artikel Terkait : Ciri Jamur : Morfologi, Fisiologi dan Cara Bereproduksi

 

  • Tipe mulut

Serangga berkembang pesat dengan jenis makanannya. Pada belalang mempunyai tipe mulut menggigit dan mengunyah karena makanannya daun. Nyamuk mempunyai tipe menusuk dan menghisap, kupu-kupu mempunyai tipe mulut mengisap, karena sering mengisap madu pada tumbuhan.


Bentuk tubuh pada hewan air

Ikan mempunyai bentuk tubuh yang ramping seperti terpedo (streamline) dan permukaan tubuh yang berlendir. Hal ini me- rupakan adaptasi hewan yang hidup di air. Dengan bentuk tubuh yang demikian, ikan akan mudah bergerak dengan cepat di dalam air.

Pada mamalia air misalnya paus dan lumba-lumba, memiliki bentuk tubuh seperti ikan, selain itu anggota badan mamalia tersebut berubah menjadi alat-alat tubuh seperti sirip sehingga memudahkan per- gerakannya di dalam air.

Ciri Jamur Morfologi
Ciri Jamur Morfologi

Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan

Contoh :

  • Tumbuhan Xerofit

Tumbuhan xerofit merupakan tumbuhan yang hidup di tempat yang kurang air (kering) misalnya, tanaman kaktus. Tumbuhan ini memiliki jaringan penyimpan air di dalam batangnya yang tebal dan berselaput zat semacam lilin.

Daunnya sempit dan jumlahnya sedikit bahkan berubah bentuk menjadi duri, juga terda-pat lapisan kutikula yang tebal serta memiliki sedikit stomata yang letaknya tesembunyi.

Bentuk daun yang demikian akan mengurangi penguapan (pengeluaran) air. Sistem perakaran lebat dan panjang sehingga tersebar sangat luas di dalam tanah. Hal ini berguna untuk mendapatkan air yang cukup.
Bentuk tubuh (batang, daun, dan akar) pada tanaman kaktus sesuai dengan tempat hidupnya.

Artikel Terkait : Organ Sel tumbuhan : Dinding Sel, Plastida dan Pakula


  • Tumbuhan Hidrofit

Tumbuhan hidrofit adalah tumbuhan yang hidup di air, misalnya enceng gondok (Euchornia crasipes), paku air (Azolla pinata) dan teratai. Tumbuhan ini memiliki tangkai daun yang menggembung membentuk rongga-rongga udara yang berisi udara sehingga dapat mengapung. Tumbuhan yang hidup di air umumnya mem- punyai lapisan kutikula yang tipis dan mudah ditembus air.


Melalui permukaan tubuh yang tipis inilah tumbuhan dapat mengambil air dan zat-zat hara melalui seluruh permukaan tubuhnya. Tumbuhan yang sebagian tubuhnya berada di dalam air dan sebagian di atas air memiliki sistem perakaran serabut sebagai alat melekat dan sistem jaringan pengangkut pada tumbuhan air tidak berkembang dengan baik. Stomata terletak di permukaan daun sebelah atas serta memiliki jum- lah daun yang banyak, lebar dan tipis.

Artikel Terkait : Struktur tubuh Echinodermata : Pengertian, Ciri, & Klasifikasi


  • Tumbuhan Higrofit

Tumbuhan higrofit adalah tumbuhan yang hidup di lingkungan basah. Tumbuhan ini memiliki daun yang lebar untuk mempercepat penguapan, ujung tulang daun pada tepi daun atau ujung daun berlubang untuk meneteskan air (gurasi), misal- nya keladi.


  • Tumbuhan Trofit

Tumbuhan Trofit seperti famili Gramineae, Liliaceae, Zingebereae, pohon Jati, randu, dan flamboyan pada musim kemarau menggugurkan bagian tubuh (daun) di atas tanah, menjelang musim penghujan tumbuh kembali.


  • Tumbuhan Epifit

Tumbuhan Epifit seperti anggrek beradaptasi dengan membentuk bagian jaringan yang menggelembung yang berguna untuk menyimpan air.

Demikian penjelasan tentang Adaptasi Morfologi : Hewan dan Tumbuhan Serta Contohnya, jangan lupa di share dan menyukai fans page facebook kami Murid.Co.Id, semoga bermanfaat.

Send this to a friend