Unsur Budaya Demokrasi

Sejarah Demokrasi

Isitilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern.

Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara.


Pengertian Budaya Demokrasi

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu demos artinya rakyat dan cratos / kratein artinya berkuasa. Jenis dan Contoh Propaganda Demokrasi artinya pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat ( agovernment of the people by the people and for the people).

Budaya demokrasi merupakan pola-pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai-nilai dasar demokrasi dan yang seharusnya dimiliki oleh setiap warga dari sistem politik demokrasi.


Budaya Demokrasi Menurut Para Ahli

Berikut ini ada Budaya Demokrasi Menurut Para Ahli, diantaranya sebagai berikut ini :

  • Abdul Ghani Ar Rahhal

Dalam bukunya yang berjudul Al Islamiyyin wa Sarah Ad Dimuqrathiyya, Abdul Ghani Ar Rahhal menyatakan bahwa demokrasi merupakan suatu bentuk kekuasaan rakyat oleh rakyat.dengan kata lain rakyat adalah sumber kekuasaan.

Beliau juga menyakan bahwa plato adalah orang yang pertama kali mengungkapkan tentang teori demokrasi, dimana sumber kekuasaan adalah keinginan yang satu dan bukan majemuk. Seorang penulis lain bernama Muhammad Quthb dalam bukunya yang berjudul Madzahib Fikriyyah Mu’ashirah juga menyatakan hal yang sama tentang definisi demokrasi.

  • Abraham Lincoln

Dalam pidato Gettyburgnya, Presiden Amerika Serikat yang ke-16  Abraham Lincoln menyatakan bahwa demokrasi merupakan suatu sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Dari pengertian tersebut bisa disimpulkan bahwa rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam suatu pemerintahan, dimana masing – masing dari mereka memiliki hak dalam memperoleh kesempatan serta hak dalam bersuara yang sama dalam upaya mengatur kebijakan pemerintahan. Dalam sitem ini, keputusan diambil berdasarkan hasil suara terbanyak.

  • Harris Soche (Yogyakarta : Hanindita, 1985)

Demokrasi merupakan suatu bentuk pemerintahan rakyat. Artinya rakyat atau orang banyak merupakan pemegang kekuasaan dalam pemerintahan.

Mereka memiliki hak untuk mengatur, mempertahankan, serta melindungi diri mereka dari adanya paksaan dari wakil-wakil mereka, yaitu orang-orang atau badan yang diserahi wewenang untuk pemerintah.

  • Hannry B. Mayo

Dalam demokrasi suatu kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang secara efektif diawasi oleh rakyat melalui berbagai macam pemilihan yang dilakukan berdasarkan pada prinsip kesamaan politik serta diselenggarakan dalam suasana dimana kebebasan  politik terjadi.

  • Charles Costello

Dalam kontek kontemporer, demokrasi merupakan suatu sistem sosial serta politik pemerintahan diri dengan kekuasaan-kekuasaan pemerintah yang dibatasi oleh hukum serta kebiasaan dalam melindungi hak-hak individu warga negara.

Dalam demokrasi, terdapat pengakuan terhadap kehendak rakyat yang dijadikan sebagai landasan dalam legitimasi serta kewenangan pemerintahan (kedaulatan rakyat).

Kehendak tersebut nantinya akan dituangkan dalam suatu iklim politik terbuka, yaitu dengan melaksanakan pemilihan umum yang diadakan secara bebas dan berkala. Tiap-tiap warga negara memiliki hak untuk memilih pihak-pihak yang akan memerintah serta juga dapat menurunkan pemerintahan yang sedang berjalan kapanpun mereka mau.

  • John L Esposito

Pada dasarnya, demokrasi merupakan suatu bentuk pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu, rakyat memiliki hak untuk ikut berpartisipasi, baik berperan aktif maupun pada saat melakukan pengontrolan terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selain daripada itu, dalam lembaga resmi pemerintahan terdapat pemisahan berbagai macam unsur seperti unsur eksekutif, legislatif, maupun unsur yudikatif secara jelas.

  • Hans Kelsen

Demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat. Dalam hal ini, wakil-wakil rakyat yang terpilih merupakan pelaksana kekuasaan negara, dimana rakyat telah memiliki keyakinan bahwa segala kehendak serta kepentingan mereka akan selalu diperhatikan dalam pelaksanaan pemerintahan tersebut.

  • Sidney Hook

Demokrasi merupakan suatu bentuk pemerintahan dimana keputusan-keputusan penting pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung berdasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan rakyat yang telah berusia dewasa secara bebas.

  • C.F. Strong

Demokrasi merupakan suatu bentuk pemerintahan dimana kebanyakan dari anggota dewan yang berasal dari masyarakat turut serta dalam kegiatan politik yang berdasarkan pada sistem perwakilan, dimana pada akhirnya pemerintah dapat menjamin serta mempertanggungjawabkan segala tindakannya pada mayoritas tersebut.

  • Amien Rais

Terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar suatu negara disebut sebagai negara demokrasi. Kriteria tersebut antara lain adalah :

  • Keikutsertaan dalam pembuatan keputusan
  • Memiliki kesamaan di hadapan hukum
  • Pendistribusian pendapat yang dilakukan secara adil
  • Memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh
  • pendidikan
  • Ketersediaan serta keterbukaan informasi
  • Memperhatikan atau mengindahkan fatsoen atau tata krama politik.
  • Kebebasan perorangan atau individu
  • Semangat untuk bekerja sama
  • Adanya hak untuk melakukan protes
Unsur Budaya Demokrasi
Unsur Budaya Demokrasi

Unsur Unsur Budaya Demokrasi

Suatu negara dikatakan sebagai suatu negara yang demokratis apabila memenuhi unsur-unsur sebagai berikut.

  • Kebebasan

Kebebasan merupakan keleluasaan untuk membuat pilihan terhadap beragam pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa tekanan dari pihak manapun.

Bukan kebebasan untuk melakukan hal tanpa batas. Kebebasan harus digunakan untuk hal yang bermamfaat bagi masyarakat, dengan cara tidak melanggar aturan yang berlaku.

  • Persamaan

Persamaan Tuhan menciptakan manusia dengan harkat dan martabat yang sama.  Sejarah Perkembangan Kapitalisme Di dalam masyarakat manusia memiliki kedudukan yang sama di depan hukum,politik, mengembangkan kepribadiannya masing-masing, sama haknya untuk menduduki jabatan pemerintahan.

  • Solidaritas

Solidaritas merupakan adalah kesediaan untuk memperhatikan kepentingan dan bekerjasama dengan orang lain.  Solidaritas sebagai perekat bagi pendukung demokrasi agar tidak jatuh kedalam perpecahan.

  • Toleransi

Toleransi merupakan sikap atau sifat toleran.  Toleran artinya bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dll) yang bertentangan atau berbeda dengan pendirian sendiri.

  • Menghormati Kejujuran

Menghormati Kejujuran merupakan keterbukaan untuk menyatakan kebenaran, agar hubungan antar pihak berjalan baik dan tidak menimbulkan benih-benih konflik di masa depan.

  • Menghormati Penalaran

Menghormati penalaran merupakan penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu, membela tindakan tertentu,dan menuntut hal serupa dari orang lain. Ciri Ideologi Liberalisme Berbagai Bidang Kebiasaan memberi penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa ada banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak cara untuk mencapai tujuan.

  • Keadaban

Keadaan merupakan  ketinggian tingkat kecerdasan lahir-batin atau kebaikan budi pekerti.  Perilaku yang beradab adalah perilaku yang mencerminkan penghormatan terhadap dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain yang tercermin dalam sopan santun, dan beradab.


Pilar Demokrasi

Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica. Prinsip ini membagi ketiga kekuasaan politik negara untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara. Tiga jenis lembaga tersebut adalah eksekutif, yudikatif, dan legislatif.

Ketiga lembaga saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip keseimbangan.

Peran Jenis Lembaga Negara

Peran ketiga jenis lembaga – lembaga negara tersebut adalah:

  1. Lembaga – lembaga pemerintah memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif.
  2. Lembaga – lembaga pengadilan berwenang menyelenggarakan kekuasaan yudikatif.
  3. Lembaga – lembaga perwakilan rakyat memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif.

Keputusan legislatif dibuat oleh rakyat melalui wakil-waklinya. Para wakil rakyat ini wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya.

Prinsip semacam trias politica menjadi sangat penting untuk menghindari dominasi salah satu lembaga atas lembaga yang lain. Unsur Geopolitik Beberapa fakta sejarah mencatat bahwa kekuasaan pemerintah yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab.

Bahkan, kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia. Demikian pula kekuasaan berlebihan di lembaga negara yang lain, misalnya kekuasaan berlebihan dari lembaga legislatif hingga mampu menentukan sendiri anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota-anggotanya tanpa memedulikan aspirasi rakyat, tidak akan membawa kebaikan untuk rakyat.


Prinsip Budaya Demokrasi

Di dalam Prinsip budaya demokrasi di bagi menjadi 2 bagian, diantaranaya sebagai berikut ini:

Prinsip Budaya Demokrasi Secara Universal

Prinsip- prinsip Budaya Demokrasi Secara Universal antara lain :

  • Kekuasaan suatu negara yang sebenarnya berada di tangan rakyat atau kedaulatan ada di tangan rakyat.
  • Masing-masing orang bebas berbicara, mengeluarkan pendapat, beda pendapat dan tidak ada paksaan.

Dari dua prinsip dasar tersebut, konferensi tahun 1965 menegaskan bahwa syarat-syarat negara demokrasi sebagai berikut :

  1. Adanya perlindungan HAM secara yuridis konstitusional.
  2. Adanya kebebasan mengeluarkan pendapat.
  3. Adanya kebebasan berserikat, berorganisasi dan beroposisi.
  4. Adanya pendidikan politik warga negara.
  5. Adanya badan peradilan yang bebas dan adil.

Pada dasarnya budaya demokrasi yang ada di dunia ada 2 macam :

  1. Demokrasi Konstitusional

Ciri khas Demokrasi Konstitusional bahwa pemerintahan yang demokratis adalah pemerintahan yang kekuasaannya terbatas dan tidak bertindak sewenang-wenang terhadap warga negaranya.

Pembatasan kekuasaan pemerintahan tercantum dalam konstitusi antara lain Eropa Barat, Amerika Serikat, India, Pakistan, Indonesia, Filipina dan Singapura.

  1. Demokrasi Proletar

Demokrasi proletar adalah demokrasi yang berlandaskan ajaran komunisme dan marxisme. Fungsi Pancasila Paham demokrasi ini tidak mengakui hak asasi warga negara, oleh sebab itu ajaran demokrasi komunisme bertentangan dengan demokrasi konstitusional.

Negara-negara yang menganut demokrasi komunis antara lain Erop Timur, Kuba, RRC, Korea Utara, Vietnam dan Rusia.


Prinsip – Prinsip Budaya Demokrasi Pancasila

Pelaksanaan demokrasi Pancasila berarti menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara, saling menghargai serta selalu bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Syarat Pemungutan Pajak Kegiatan sosial politik masyarakat atas dasar demokrasi Pancasila, bersumber pada kepribadian dan pandangan hidup bangsa. Hal ini tertuang dalam :

  • Pembukaan UUD 1945 Alinea IV.
  • Batang tubuh UUD 1945

Prinsip Demokrasi Pancasila

Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila antara lain :

  • Kedaulatan di tangan rakyat.
  • Pengakuan dan perlindungan terhadap HAM.
  • Pemerintahan berdasarkan hukum (konstitusi)
  • Peradilan yang bebas tidak memihak.
  • Pengambilan putusan atas musyawarah.
  • Adanya partai politik dan organisasi sosial politik
  • Pemilu yang demokratis.

Perilaku Budaya Demokrasi

  1. Budaya Demokrasi Di Lingkungan Keluarga

Dalam keluarga hendaknya selalu dibiasakan menyelesaikan berbagai persoalan dan kepentingan dengan cara musyawarah. Manfaat musyawarah antara lain :

  • Seluruh anggota keluarga merasa punya arti atau peranan.
  • Anggota keluarga ikut bertanggung jawab terhadap keputusan bersama.
  • Tidak ada anggota keluarga yang merasa ditinggalkan.
  • Semangat kekeluargaan dan kebersamaan semakin kokoh.
  1. Budaya Demokrasi Di Lingkungan Sekolah

    • Menyusun tata tertib oleh seluruh unsur di sekolah.
    • Menyusun kelompok piket kelas.
    • Memilih ketua osis.
    • Melibatkan semua pihak dalam memecahkan persoalan bersama.
  1. Budaya Demokrasi Di Lingkungan Masyarakat

    • Program-program pengembangan masyarakat atau lingkungan.
    • Pemilihan ketua RT.
  1. Budaya Demokrasi Di Lingkungan Negara

    • Terlibat dalam Pemilu baik memilih wakil-wakil rakyat ataupun memilih presiden dan wakil presiden.
    • Melalui wakil-wakilnya terlibat dalam penyusunan UU.
    • Melakukan pengawasan baik terhadap wakil rakyat maupun pemerintah melalui media massa.

Demikian materi dari Kami Tentang Unsur Budaya Demokrasi secara lengkap dan jelas, jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.iD