Bentuk Bentuk Adaptasi

Diposting pada

Hallo sobat Murid.Co.Id dalam kesempatan kali ini kami akan membahas meteri tentang Bentuk Adaptasi : Morfologi, Fisiologi, Beserta Tingkah Lakunya secara lengkap dan jelas, untuk lebih lengkapnya tentang apa itu morfologi sebagai berikut, semoga bermanfaat.

Bentuk Adaptasi Morfologi, Fisiologi, Tingkah Laku
Bentuk Adaptasi Morfologi, Fisiologi, Tingkah Laku

Bentuk Adaptasi Adaptasi makhluk hidup merupakan penyesuaian diri makhluk hidup terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Ada 3 bentuk adaptasi yaitu:

Adaptasi Morfologi, Adaptasi Fisiologi, Adaptasi Tingkah Laku

  • Bentuk daun teratai yang lebar dan tipis merupakan salah satu contoh bentuk adaptasi morfologi
  • Gutasi merupakan bentuk adaptasi Fisiologi pada tumbuhan
  • Pohon jati menggugurkan daunnya pada musim kemarau bentuk merupakan adaptasi tingkah laku

Adaptasi Morfologi

Adaptasi morfologi meliputi penyesuaian diri makhluk hidup dengan ditandai adanya bentuk tertentu dari bagian tubuh mahkluk hidup agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Lingkungan hidup yang berbeda menyebabkan adaptasi morfologi yang berbeda pula.

Artikel Lainnya : 6 Panca Indera Pada Manusia Beserta Struktur Lengkap


Adaptasi Morfologi Pda Tumbuhan

Bentuk daun yang berbeda-beda sesuai dengan tempat hidupnya

  1. Daun teratai yang tipis memungkinkan tumbuhan teratai ringan dan tidak banyak menyimpan air sedangkan bentuk daun yang lebar memungkinkan jumlah stomata yang banyak sehingga proses penguapan berlangsung lebih cepat. Tanaman teratai merupakan salah satu contoh tanaman yang hidup di air (Hidrofit).
  2. Duri yang tumbuh pada tanaman kaktus sebenarnya adalah daun yang mereduksi menjadi duri yang bertujuan untuk mengurangi penguapan Kaktus merupakan salah satu contoh tanaman yang hidup di daerahkurang air (Xerofit).
  3. Daun yang lebar pada tanaman talas memungkinkan jumlah stomata yang banyak sehingga penguapan akan berlangsung lebih cepat. Tanaman talas merupakan salah satu contoh tumbuhan yang hidup di daerah lembab (Higrofit)
  4. Pohon pinus di gunung memiliki daun yang kecil panjang agar dapat mengurangi tekanan dari angin yang berhembus
  5. Bentuk akar yang berbeda-beda sesuai dengan tempat hidupnya
    Akar serabut dan panjang pada tanaman kaktus memungkinkan jangkauan yang lebih jauh untuk mendapatkan sumber air.
  6. Bakau memiliki perakaran tunjang yang mampu menyangga berdirinya batang dan sebagai alat bantu dalam penyerapan oksigen

Artikel Lainnya : Adaptasi Morfologi Beserta contoh secara lengkap


Adaptasi Morfologi Pada Hewan


Macam bentuk paruh burung sesuai jenis makanannya

  • Paruh bebek pada pangkalnya terdapat bentuk seperti sisir, berguna menyaring makanan dari air dan lumpur.
  • Paruh burung pipit bentuknya pendek tebal dan runcing berfungsi untuk memecah biji-bijian
  • Paruh burung elang, bentuknya runcing, agak panjang dengan ujung yang membengkok, sesuai dengan jenis makanannya yaitu daging.
  • Paruh burung kolibri panjang, kecil, dan runcing sesuai dengan jenis makanannya yaitu madu bunga. Burung kolibri mengambil madu bunga dengan cara menghisap
  • Paruh burung pelikan, pangkalnya berbentuk seperti sisir untuk menyaring makanan yang berupa udang atau ikan

Artikel Lainnya : Cara Kerja Enzim


Berbagai Macam Cakar/Kaki Burung

  1. Bebek kakinya berselaput diantara ruas jarinya untuk berenang dan berjalan di atas tanah berlumpur
  2. Kaki ayam sangat baik digunakan untuk mengais makanan di tanah
  3. Kaki burung kutilang mempunyai jari kaki panjang dan semua jari kaki terletak dalam satu bidang datar sesuai fungsinya untuk hinggap atau bertengger di ranting pohon
  4. Cakar burung elang ukurannya pendek, sangat kuat dan tajam sangat sesuai untuk mencengkeram magsa atau daging

Berbagai tipe Mulut Serangga

  • Tipe mulut penggigit mempunyai rahang atas dan rahang bawah yang kuat untuk menggigit makanan. misalnya: jangkrik, belalang, kecoa dan lipas Gambar tipe mulut penggigit
  • Tipe mulut penghisap dan penjilat dijumpai pada lebah dan lalat Gambar tipe mulut penghisap dan penjilat
  • Tipe mulut penusuk dan penghisap memiliki bagian rahang seperti pipa kecil yang panjang, runcing, dan kuat sehingga dapat digunakan untuk menusuk menghisap. Dijumpai pada serangga seperti nyamuk.
  • Tipe mulut penghisap ;bentuknya seperti belalai kecil yang dapat digulung yang digunakan untuk menghisap madu bunga. Dijumpai pada serangga kupu-kupu

Bentuk lain adaptasi morfologi pada hewan

  1. Unta memiliki kantong yang mampu menyimpan air hingga 30 liter sebagai persediaan jika sulit menemukan air minum Unta memiliki kantong penyimpan air dalam tubuhnya.
  2. Reptil gurun umumnya memiliki kulit yang tebal untuk melindungi diri dari kehilangan air yang berlebihan.
  3. Kadal gurun berkulit tebal
  4. Harimau memiliki warna kulit dan rambut penutup tubuh yang belang-belang coklat-krem seperti warna rumput kering Warna kulit tubuh harimau sesuai dengan lingkungan
    Hewan buas seperti singa, harimau, srigala memiliki taring yang tajam untuk mengoyak daging mangsanya.
  5. Hewan buas memilki taring tajam
  6. Beruang kutub memilki warna penutup tubuh yang terang untuk mengelabuhi mangsanya yang berada di daearah salju yang berwarna terang dan memiliki jaringan lemak yang tebal. Beruang kutub memiliki warna tubuh yang terang
  7. Ikan air tawar memiliki bentuk tubuh dan sirip yang lebar sedangkan ikan air laut memilki tubuh yang lebih ramping Gambar Ikan air tawar (A) dan ikan air laut (B).

Adaptasi Morfologi pada Manusia:

Bentuk gigi manusia bermacam-macam sesuai dengan fungsinya, memotong, mengoyak, atau megunyah makanan. Gambar berbagai bentuk gigi manusia

Artikel Lainnya : Arachnoidea : Pengertian Tujuan dan Contoh


Adaptasi Fisiologi

Adaptasi Fisiologi merupakan penyesuaian diri makhluk hidup dengan cara melakukan proses fisiologis dalam tubuhnya agar dapat menjaga kelangsungan hidupnya. Apabila proses ini tidak dilakukan maka makhluk hidup ini dapat mati.


Adaptasi Fisiologi pada tumbuhan :

  • Tumbuhan insektivora menghasilkan enzim protease sebagai penghancur protein dari tubuh mangsanya. Tumbuhan Insektivora: Kantung semar
  • Proses gutasi berlangsung ketika daun melakukan penguapan, namun udara luar dalam keadaan jenuh sehingga uap air yang keluar dari dalam daun dalam bentuk gas berubah menjadi titik-titik air di tepi daun.
  • Proses gutasi pada tumbuhan higrofit
    Bunga bangkai mengeluarkan bau untuk menarik perhatian serangga makanannya. Bunga bangkai mengeluarkan bau tak sedap

Artikel Lainnya : Organ Sel tumbuhan Secara lengkap


Adaptasi Fisiologi pada Hewan


Hewan Darat

Hewan herbivora memiliki enzim selulase untuk mencerna zat selulosa dalam makanannya. Herbivora Rayap memiliki enzim selulase yang dihasilkan oleh flagellata dalam ususnya untuk mencerna zat selulosa makanannya yang berasal dari kayu. Rayap


Hewan Air

  1. Cumi-cumi menghasilkan zat seperti tinta untuk mengelabuhi pemangsanya.
  2. Ikan air tawar akan menghasilkan urine lebih banyak dan encer dibanding ikan air laut yang menghasilkan urine yang lebih sedikit dan pekat.

Artikel Lainnya : Jenis Jenis Bakteri Secara lengkap


Adaptasi Tingkah Laku

Adaptasi tingkah laku merupakan tingkah laku makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya agar tetap bertahan hidup,


Adaptasi Tingkah laku Pada Tumbuhan

  • Pohon jati akan menggugurkan daunnya pada musim kemarau untuk mengurangi penguapan. Hal serupa juga terjadi pada pohon randu Gambar pohon jati yang masih rimbun daunnya Pada musim penghujan Pada musim kemarau
  • Pada musim kemarau tumbuhan berakar rimpang seperti jahe akan melakukan estivasi dengan cara mematikan sebagian tubuhnya yang tumbuh dipermukaan untuk mengurangi penguapan Tanaman jahe melakukan estivasi pada musim kemarau

Artikel LainnyaProses Fertilisasi Manusia


Adaptasi Tingkah Laku pada Hewan

  1. Trenggiling akan menggulungkan badannya jika disentuh , untuk menutupi bagian perutnya yang berkulit tipis
  2. Trenggiling menggulungkan tubuhnya
  3. Seperti reptilian laut dan mamalia air lainnya, paus secara periodik akan muncul ke permukaan air untuk bernafas. Paus naik ke permukaan
  4. Bunglon akan merubah warna kulit tubuhnya sesuai dengan warna sekitar, hal ini disebut dengan Mimikri.
  5. Hibernasi atau tidur panjang pada musim dingin dilakukan karena kondisi lingkungan yang ekstrim.Dilakukan oleh hewan: seperti tikus gurun, beruang, ataupun landak. Suhu tubuhnya sedikit turun dibanding udara di sarangnya. Dengan cara ini makanan yang tersimpan dalam tubuhnya terbakar sangat lambat .
  6. Kerbau berkubang di lumpur untuk melindungi kulitnya yang gelap dari panas

Demikian materi dari kami tentang Bentuk Adaptasi : Morfologi, Fisiologi, Beserta Tingkah Lakunya Semoga bermanfaat jangan lupa di share di jejaring media sosial anda, terima kasih sobat.