Karakteristik Radiasi

Pengertian Radiasi

Dalam fisika, radiasi mendeskripsikan setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain. Orang awam sering menghubungkan kata radiasi ionisasi (misalnya, sebagaimana terjadi pada senjata nuklir, reaktor nuklir, dan zat radioaktif), tetapi juga dapat merujuk kepada radiasi elektromagnetik (yaitu, gelombang radio, cahaya inframerah, cahaya tampak, sinar ultra violet, dan X-ray), radiasi akustik, atau untuk proses lain yang lebih jelas.

Apa yang membuat radiasi adalah bahwa energi memancarkan (yaitu, bergerak ke luar dalam garis lurus ke segala arah) dari suatu sumber. geometri ini secara alami mengarah pada sistem pengukuran dan unit fisik yang sama berlaku untuk semua jenis radiasi. Beberapa radiasi dapat berbahaya.

Karakteristik Radiasi Ion
Karakteristik Radiasi Ion

Jenis – Jenis Radiasi

  1. Radiasi Non Ionisasi

Radiasi non ionisasi adalah radiasi dengan energi yang cukup untuk mengeluarkan elektron atau molekul tetapi energi tersebut tidak cukup untuk membentuk /membuat formasi ion baru (Handley,1997).

Radiasi ini berupa gelombang elektromagnetik seperti gelombang mikro (microwave), sinar ultra violet, sinar infra merah & sinar laser. Siklus dan Daur Biogeokimia

  • Radiasi Gelombang Mikro (Microwave)

Dihasilkan dari perlambatan elektron pada medan listrik, kegunaannya untuk gelombang radio, televisi, radar dan alat-alat industri.

  • Radiasi Sinar Ultra Violet

Sinar UV mempunyai panjang gelombang antara 240 nm – 320 nm. Sumber : sinar matahari, kegiatan pengelasan, lampu pijar, pekerjaan laser.

  • Radiasi Sinar Infra Merah

Dihasilkan oleh benda pijar seperti dapur atau tanur atau bahan pijar lain.

  • Radiasi Sinar Laser

Sinar laser adalah emisi energi tinggi yang dihasilkan dari kegiatan pengelasan, pemotongan, pelapisan, pembuatan mesin mikro dan operasi kedokteran.

Bahan yg digunakan agar menghasilkan sinar laser:bahan laser gas,laser kristal padat dan laser semi konduktor.

  1. Radiasi Ion

Pengertian : radiasi elektromagnetik atau partikulat dengan energi yang cukup untuk menghasilkan ion saat berinteraksi dengan atom-atom dan molekul. Ciri Euglenophyta dan Struktur Selnya

Jenis ion :

  1. proton
  2. neutron
  3. elektron
  4. sinar α (alpha)
  5. sinar β (betha)
  6. sinar γ (gamma)
  7. sinar x

Karakteristik Radiasi Ion

  1. Sinar α

Bermuatan positif 2, terdiri atas 2 proton & 2 neutron dan berinti helium kecepatannya ½ kecepatan cahaya efektif memproduksi pasangan ion (di udara memproduksi 30.000-100.000 pasangan ion).

  1. Sinar β

Bermuatan negatif 1 kecepatannya mencapai kecepatan cahaya di udara memproduksi 200 ion radiasi yang diakibatkan dapat menembus beberapa cm dari jaringan otot.

  1. Sinar X dan Sinar γ

Merupakan energi murni, tidak mempunyai massa maupun muatan energi emisinya diukur dengan frekuensi atau panjang gelombang, energi terbesar terkumpul dengan frekuensi tertinggi (panjang gelombang terpendek) mempunyai daya penetrasi sinar γ energinya lebih tinggi daripada sinar X . Struktur Sel Pyrrophyta

sinar x terbentuk dari energi listrik yang sangat tinggi yang dipancarkan diantara katoda dan anoda dalam sebuah tabung hampa, berkas elektron yang dipancarkan dari katoda ke anoda disebut sinar x.

  1. Neutron

Diemisi dari beberapa energi,mempunyai daya penetrasi.


Kegunaan Radiasi

  • Dalam Kedokteran

Radiasi dan zat radioaktif digunakan untuk diagnosis, pengobatan, dan penelitian. sinar X, misalnya, melalui otot dan jaringan lunak lainnya tapi dihentikan oleh bahan padat. Properti sinar X ini memungkinkan dokter untuk menemukan tulang rusak dan untuk menemukan kanker yang mungkin tumbuh dalam tubuh. Manfaat Kingdom Plantae Dokter juga menemukan penyakit tertentu dengan menyuntikkan zat radioaktif dan pemantauan radiasi yang dilepaskan sebagai bergerak melalui substansi tubuh.

  • Dalam Komunikasi

Semua sistem komunikasi modern menggunakan bentuk radiasi elektromagnetik. Variasi intensitas radiasi berupa perubahan suara, gambar, atau informasi lain yang sedang dikirim. Misalnya, suara manusia dapat dikirim sebagai gelombang radio atau gelombang mikro dengan membuat gelombang bervariasi sesuai variasi suara.

  • Dalam Iptek

Para peneliti menggunakan atom radioaktif untuk menentukan umur bahan yang dulu bagian dari organisme hidup. Usia bahan tersebut dapat diperkirakan dengan mengukur jumlah karbon radioaktif mengandung dalam proses yang disebut penanggalan radiokarbon. Kalangan ilmuwan menggunakan atom radioaktif sebagai atom pelacak untuk mengidentifikasi jalur yang dilalui oleh polutan di lingkungan


Kerugian Akibat Radiasi

  1. Radiasi Sinar Ultraviolet

  • Paparan UV bisa berakibat:

Iritasi mata (conjungtivitis fotoelektrika), mata berair/lakrimasi dan penderita menghindari paparan cahaya. Tetapi gejala ini akan kembali normal dalam beberapa hari.

Kulit merah terbakar (erythema). Pigmen kulit dapat melindungi dari sinar UV. Pada paparan kronis UV dapat merusak struktur kulit dan menyebabkan kulit mengalami penuaan dini dan kanker kulit.

  • Pekerja yg berisiko :

Pekerja dalam ruang dimana lampu UV digunakan untuk membunuh bakteri : perawat, tukang daging, penjamah makanan, tukang daging, pekerja pabrik obat & tembakau dan tukang las.

  1. Radiasi Sinar infra merah

Menyebabkan katarak pada lensa mata

  • Pencegahan

memakai kaca mata kobalt biru pada waktu menuangkan cairan logam,pemeriksaan kesehatan secara periodik pada pekerja di tempat pengerjaan benda pijar.

  1. Radiasi Sinar Laser

kerusakan retina & menyebabkan kebutaan, kelainan kulit.


Besaran dan Satuan Radiasi

Satuan radiasi ada beberapa macam. Satuan radiasi ini tergantung pada kriteria penggunaannya, yaitu (BATAN, 2008) :

  1. Satuan Untuk Paparan Radiasi

Paparan radiasi dinyatakan dengan satuan Rontgen, atau sering disingkat dengan R saja, adalah suatu satuan yang menunjukkan besarnya intensitas sinar-X atau sinar gamma yang dapat menghasilkan ionisasi di udara dalam jumlah tertentu.

Satuan Rontgen penggunaannya terbatas untuk mengetahui besarnya paparan radiasi sinar-X atau sinar Gamma di udara. Satuan Rontgen belum bisa digunakan untuk mengetahui besarnya paparan yang diterima oleh suatu medium, khususnya oleh jaringan kulit manusia.

  1. Satuan Dosis Absorbsi Medium

Radiasi pengion yang mengenai medium akan menyerahkan energinya kepada medium. Dalam hal ini medium menyerap radiasi. Untuk mengetahui banyaknya radiasi yang terserap oleh suatu medium digunakan satuan dosis radiasi terserap atau Radiation Absorbed Dose yang disingkat Rad.

Jenis radiasi
Jenis radiasi

Jadi dosis absorbsi merupakan ukuran banyaknya energi yang diberikan oleh radiasi pengion kepada medium. Dalam satuan SI, satuan dosis radiasi serap disebut dengan Gray yang disingkat Gy. Dalam hal ini 1 Gy sama dengan energi yang diberikan kepada medium sebesar 1 Joule/kg. Dengan demikian maka :

  • 1 Gy = 100 Rad
  • Sedangkan hubungan antara Rontgen dengan Gray adalah :
  • 1 R = 0,00869 Gy
  1. Satuan Dosis Ekuivalen

Satuan untuk dosis ekuivalen lebih banyak digunakan berkaitan dengan pengaruh radiasi terhadap tubuh manusia atau sistem biologis lainnya. Dosis ekuivalen ini semula berasal dari pengertian Rontgen equivalen of man atau disingkat dengan Rem yang kemudian menjadi nama satuan untuk dosis ekuivalen. Hubungan antara dosis ekuivalen dengan dosis absobrsi dan quality faktor adalah sebagai berikut :

  • Dosis ekuivalen (Rem) = Dosis serap (Rad) X Q

Sedangkan dalam satuan SI, dosis ekuivalen mempunyai satuan Sievert yang disingkat dengan Sv. Hubungan antara Sievert dengan Gray dan Quality adalah sebagai berikut :

  • Dosis ekuivalen (Sv) = Dosis serap (Gy) X Q
  • Berdasarkan perhitungan
  • 1 Gy = 100 Rad, maka 1 Sv = 100 Rem.

Macam Macam Dampak Radiasiai Dalam Kehidupan

Radiasi merupakan suatu proses dari pemancaran sebuah partikel. Dalam kehidupan, secara umum dampak radiasi digolongkan menjadi dua macam, yaitu dampak positif radiasi dalam kehidupan dan dampak positif radiasi dalam kehidupan.


Dampak Positif Radiasi dalam Kehidupan

Dalam kehidupan kita, terdapat berbagai macam dampak positif radiasi dalam kehidupan kita. Dampak tersebut terlihat dari berbagai macam manfaat radiasi tersebut untuk kepentingan hidup bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini, seperti dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), kedokteran atau kesehatan, pertanian, hidrologi, dan  peternakan.

  • Dalam Bidang Teknologi

Radiasi, dalam bidang teknologi sangat membantu perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tersebut. Hal tersebut, terlihat dari banyaknya perkembangan ilmu pengetahuan tentang radiasi tersebut. contoh dalam bidang ilmu pengetahuan adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang radiasi, seperti penggunaan serta dampak positif dan negatifnya dalam kehidupan sehari-hari.

Sedangkan dalam bidang tekonologi, hal itu dapat kita lihat perkembangan berbagai macam teknologi yang semakin canggih pada zaman sekarang, seperti perindustrian-perindustrian yang terlibat langsung dalam pemanfaatan radiasi tersebut, seperti pada sektor industri minyak bumi, teknik ini digunakan dalam pengujian kualitas las pada waktu pemasangan pipa minyak/gas serta instalasi kilang minyak dan Radioisotop yang sering digunakan adalah kobal-60 (60Co).

selain itu, radioisotop digunakan juga sebagai perunut misalnya untuk menguji kebocoran cairan/gas dalam pipa serta membersihkan pipa, yang dapat dilakukan dengan menggunakan radioisotop iodoum-131 dalam bentuk senyawa CH3131l.

Radioisotop seng-65 (65Zn) dan fosfor-32 merupakan perunut yang sering digunakan dalam penentuan efisiensi proses industri, yang meliputi pengujian homogenitas pencampuran serta residence time distribution (RTD).

Sedangkan untuk kalibrasi alat misalnya flow meter, menentukan volume bejana tak beraturan serta pengukuran tebal material, rapat jenis dan penangkal petir dapat digunakan radioisotop kobal-60, amerisium-241 (241Am) dan cesium-137(137Cs).

  • Dalam Bidang Kedokteran dan Kesehatan

Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, radiasi juga memilki dampak positif yang sangat bermanfaat bagi dokter untuk mengetahui berbagai macam jenis penyakit yang agar penaganannya dapat diketahui oleh dokter. Karakteristik Lumut Tanduk (Hepaticophyta) Dengan mengetahui berbagai macam jenis penyakit tersebut, maka keselamatan kesehatan masyarakat umum dapat terjaga dan terjamin.

Aplikasi teknik nuklir di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat ditujukan pada  :

  1. Prediksi risiko dan pengendalian dampak radiasi pengion pada kesehatan masyarakat. Pengendalian penyakit menular dan aplikasi bidang kedokteran nuklir.
  2. Kegiatan terutama diarahkan pada teknik pengendalaian populasi vektor penyakit dan deteksi dini penyakit.
  3. Deteksi penyebab penyakit malagizi dan gangguan kesehatan akibat pencemaran lingkungan. Kegiatan diarahkan pada teknik pengukuran kandungan unsur mineral esensial pada spesimen tubuh manusia dan lingkungan.
  4. Pembuatan biomaterial dan bahan pangan steril untuk keperluan klinik.

Contoh dalam bidang kedokteran adalah, Cemaran virus HIV dan Hepatitis (HBV dan HCV) pada cadangan darah tranfusi dapat ditangani dengan Deteksi dengan Teknik Biologi Molekuler Berbasis Nuklir Penyakit bervektor binatang (demam berdarah dengue dan malaria) dapat ditangani dengan Teknik Serangga Mandul (TSM) dan pembuatan vaksin dengan radiasi gamma, Penyakit tertunda akibat pajanan radiasi pengion dapat ditangani dengan Deteksi dengan Analisis Sitogenetik (aberasi kromosom stabil) serta masih banyak lagi contoh lainya.

  • Dalam Bidang Pertanian

Dalam bidang pertanian, radiasi juga memiliki dampak positik yang cukup bermanfaat dalam bidang pertanian. Hal tersebut terlihat dari berbagai pemanfaatan radiasi dibidang pertanian, seperti Radioisotop yang digunakan sebagai perunut dalam penelitian efisiensi pemupukan tanaman adalah fosfor-32 (32P).

Teknik perunut dengan radioisotop akan memberikan cara pemupukan yang tepat dan hemat. Selain untuk perunut dalam penelitian efisiensi pemupukan, radiasi juga berguna untuk pemberantasan hama tanaman dan juga untuk memperoleh bibt unggul.

  • Dalam Bidang Hidrologi

Radiasi, pada bidang hidrologi juga memiliki dampak positif. Natrium-24 (24P) merupakan radioisotop yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan laju dan debit air sungai, air dalam tanah dan rembesan.

Kebocoran dam serta pipa penyalur yang terbenam dalam tanah dapat dideteksi menggunakan radioisotop iodium-131 dalam bentuk senyawa CH3131l, sedangkan lokasi dumping, asal/pola aliran sedimen dan laju pengendapan dapat diukur menggunakan krom-51 dan brom-82 masing-masing dalam bentuk senyawa K251Cr2P7 dan K82Br.

  • Dalam Bidang Peternakan

Adapun manfaat radiasi dalam bidang peternakan, yaitu dengan memanfaatkan sinar-X untuk membantu dalam dunia kedokteran hewan sebagai sarana penunjang diagnosa. Contoh lain adalah, didunia penrunggasan, yaitu dengan pemanfaatan radiovaksin. Perbedaan Otot Lurik, Polos dan Jantung Radiovaksin adalah teknik pembuatan vaksin dengan cara radiasi.

Definisi vaksin adalah suatu suspensi mikroorganisme yang dapat menimbulkan penyakit tetap telah dimodifi kasi dengan cara mematikan atau menatenuasi (melemahkan) sehingga tidak akan menimbulkan penyakit dan dapat merangsang pembentukan kekebalan/ antibodi bila diinokulasikan.

Pembuatan radiovaksin memiliki keunggulan dibandingkan dengan cara konvensional, yaitu mempercepat proses pembuatan vaksin dengan memperpendek waktu pasase. Selain itu, radiovaksin yang diproduksi memiliki kualitas yang sama dengan vaksin buatan secara konvensional.

Sumber radiasi yang digunakan untuk pembuatan radiovaksin adalah sinar gama yang digunakan untuk menurunkan infektivitas, virulensi, dan patogenitas agen penyakit, tetapi diharapkan mampu merangsang timbulnya kekebalan pada tubuh terhadap infeksi penyakit.


Dampak Negatif Radiasi dalam Kehidupan

Telah kita ketahui dan kita bahas, bahwa radiasi memilki dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Jika radiasi memilki dampak positif, berarti radiasi juga memilki dampak negatif dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun dampak negaif radiasi dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah dampak radiasi terhadap terhadap lingkungan,  dalam bidang perindustrian, pertanian, kedokteran dan kesehatan, dan dampak radiasi gelombang.

  1. Dampak Radiasi Terhadap Lingkungan

Lingkungan merupakan suatu hal yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan makhluk hidup terutama manusia. Lingkungan yang bersih dan tidak tercemari oleh radiasi, akan membuat lingkungan itu terasa nyaman dan baik untuk kelangsungan serta kesehatan makhluk hidup dan tumbuhan.

Adapun dampak negatif radiasi terhadap lingkungan, akan menyebabkan lingkukngan itu menjadi rusak dan terganggu serta membuat kelangsungan makhluk hidup dan tumbuhan.

Contohnya radisi peluruhan zat aktif akibat ledakn bom atom di Nagasaki dan hirosima yang menyebabkan tumbuhan sulit untuk tumbuh dan berkembang, radiasi panas matahari, radiasi limbah dan lain sebagainya. Sifat Mikroorganisme dalam Bioteknologi Radiasi-radiasi tersebut jika tidak diatasi secaralangsung dengan baik, akan mengakibatkan suasana lingkungan menjadi tidak nyaman.

  1. Dalam Bidang Perindustrian

Radiasi, didalam bidang perindustrian memiliki dampak positif yang cukup bagus dalam proses perkembangan dan kemajuan perindustrian tersebut. Tetapi, disamping memiliki dampak positif, radiasi dalam perindustrian juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan sekitarnya terutama perindustrian teknologi nuklir.

Adapun contohnya lingkungan disekitar perindustrian tersebut memiliki suhu yang lebih panas akibat dari radiasi. Radiasi panas yang ditimbulkan dari perindustrian yang berasal dari zat-zat radioaktif tertentu, yang memicu terjadinya reaksi kimia diatmosfer dapat menyebabkan penipisan terhadap lapisan ozon.

Di perairan laut, intensitas limbah dari perindustrian yang mengandung zat rdioaktif yang tinggi, dapat menyebabkan organisme kecil dilaut musnah termaksud ikan dan masih banyak lagi contoh lainnya. Peranan dan Reproduksi Chrysophyta

Untuk mengatasi dampak-dampak negative tersebut, maka pemerintah harus bertindak lanjut terhadap perindustrian yang bersangkutan serta dengan cara mendaur ulang limbah yang mengandung zat radioaktif tersebut dengan senyawa tertentu agar tidak berbahata terhadap kehidupan dan lingkungan.

  1. Bidang Pertanian

Adapun dampak negatif radiasi dibidang pertanian, antara lain adalah penggunaan zat-zat tertentu secara berlebihan dapat merusak pertumbuhan tanaman atau terjadi mallpraktek dalam mengadakan pemuliaan/mencari bibt unggul agar  hasil yang diperoleh lebih baik dapat mengakibatkan cacat atau pertumbuhan tumbuhan tersebut seperti padi, jagung, cabai dan lain-lain menjadi kerdil atau rusak.

  1. Bidang Kedokteran dan Kesehatan

Dibidang kedokteran dan kesehatan, radiasi sangat dibutuhkan sekali oleh para ahli medis untuk mengetahui berbagai macam penyakit yang sulit di analisa secara kasat mata.

Akan tetapi, didalam bidang kedokteran dan kesehatan radiasi juga mempunyai dampak negate terhadap kesehatan kita, seperti  penggunaan sinar-X dan zat-zat radioaktif tertentu yang berlebihan dapat mengakibatkan sel-sel didalam organ tubuh menjadi rusak dan mati, sehingga menyebabkan seseorang dapat menderita penyakit ataupun cacat, dan lain  sebagainya.

  1. Dampak Radiasi Gelombang

Dalam kehidupan seharih-hari, bahwa kita sering mendengarkan kata-kata seperti gelombang. Akan tetapi, ternyata gelombang tersebut merupakan suatu radiasi dan cukup berbahaya bagi kehidupan manusia.

Adapun contoh dampak negatif dari radiasi gelombang yang tinggi dan berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada otak, seperti radiasi gelombang elektromagnetik telepon seluler dan radiasi gelombang elektromagnetik dari tranmisi tegangan listrik tinggi.


Efek Radiasi Pengion Terhadap Tubuh Manusia

Radiasi pengion adalah radiasi radiasi yang mampu menimbulkan ionisasi pada suatu bahan yang dilalui. Ionisasi tersebut diakibatkan adanya penyerapan tenaga radiasi pengion oleh bahan yang terkena radiasi. Dengan demikian banyaknya jumlah ionisasi tergantung dari jumlah tenaga radiasi yang diserap oleh bahan (BATAN, 2008).

Sel dalam tubuh manusia terdiri dari sel genetic dan sel somatic. Sel genetic adalah sel telur pada perempuan dan sel sperma pada laki-laki, sedangkan sel somatic adalah sel-sel lainnya yang ada dalam tubuh. Morfologi Cephalopoda Berdasarkan jenis sel, maka efek radiasi dapat dibedakan atas efek genetik dan efek somatik.

Efek genetik atau efek pewarisan adalah efek yang dirasakan oleh keturunan dari individu yang terkena paparan radiasi. Sebaliknya efek somatik adalah efek radiasi yang dirasakan oleh individu yang terpapar radiasi (BATAN, 2008).

Bila ditinjau dari dosis radiasi (untuk kepentingan proteksi radiasi), efek radiasi dibedakan atas efek deterministik dan efek stokastik. Efek deterministik adalah efek yang disebabkan karena kematian sel akibat paparan radiasi, sedangkan efek stokastik adalah efek yang terjadi sebagai akibat paparan radiasi dengan dosis yang menyebabkan terjadinya perubahan pada sel (BATAN, 2008).Efek Radiasi Pada Organ reproduksi

Menurut Sumarsono (2008) efek deterministik pada organ reproduksi atau gonad adalah sterilitas atau kemandulan. Pajanan radiasi pada testis akan mengganggu proses pembentukan sel sperma yang akhirnya akan mempengaruhi jumlah sel sperma yang akan dihasilkan. Organel Sel Sitoplasma Dosis radiasi 0,15 Gy merupakan dosis ambang terjadinya sterilitas yang bersifat sementara karena sudah mengakibatkan terjadinya penurunan jumlah sel sperma selama beberapa minggu.

Pengaruh radiasi pada sel telur sangat bergantung pada usia. Semakin tua usia, semakin sensitif terhadap radiasi karena semakin sedikit sel telur yang masih tersisa dalam ovarium. Selain sterilitas, radiasi dapat menyebabkan menopuse dini sebagai akibat dari gangguan hormonal sistem reproduksi. Dosis ambang sterilitas menurut ICRP 60 adalah 2,5 – 6 Gy.

Pada usia yang lebih muda (20-an), sterilitas permanen terjadi pada dosis yang lebih tinggi yaitu mencapai 12 – 15 Gy. Sedangkan menurut Iffah (2009) kerusakan pada organ reproduksi (kemandulan) terjadi pada paparan 150 – 300 rad untuk laki-laki dan < (150-300) rad untuk wanita. Sehingga didapati bahwa wanita lebih sensitif terhadap paparan radiasi khususnya pada organ reproduksi dibandingkan pria.

Demikian Materi dari  kami tentang Jenis Radiasi : Karakteristik, Macam Beserta Dampak Semoga bermanfaat, jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.Id