Materi Bakteri : Pengertian, Klasifikasi, Ciri, Bentuk dan Jenisnya

Diposting pada

Struktur Bakteri : Pengertian, Klasifikasi, Ciri, Bentuk dan Jenisnya – Halo sahabat Murid.Co.ID di kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai bakteri. Semua orang tentunya pernah tahu apa itu bakteri. Bakteri bisa muncul dimana saja terutama ditempat yang lembab seperti di ketiak yang menyebabkan bau badan hehe. Tapi kita tidak membahas tentang proses kenapa bisa kita memiliki bau badan kali ini kita akan membahas tentang bakteri secara lengkap mulai dari struktur, klasifikasi, ciri serta jenisnya. Simak penjelasannya ya sahabat.

Pengertian Bakteri Secara Lengkap | Struktur, Klasifikasi ,Ciri dan Jenisnya
Pengertian Bakteri Secara Lengkap | Struktur, Klasifikasi ,Ciri dan Jenisnya

Pengertian Bakteri Adalah

Bakteri merupakan organisme bersel tunggal mikroskopis yang tumbuh subur di lingkungan yang beragam. Mereka dapat hidup di dalam tanah, lautan, dan bahkan hidup di usus manusia. Hubungan bakteri dengan manusia sangat komplek. Karena terkadang keduanya saling membantu, dengan mengentalkan susu menjadi yogurt, atau membantu pencernaan kita. Dilain waktu, bakteri juga dapat merusak yang dapat menyebabkan penyakit seperti pneumonia dan MRSA.

Baca Juga : Peranan Bryophytha : Ciri, Reproduksi, Karakteristik dan Klasifikasi


Ciri – ciri

  • Tidak memiliki membran inti dan bersel satu
  • Pada umumnya bakteri berukuran 0,5 um dan ada juga yang dapat berukuran lebih dari itu yaitu sekitar 10-100 um. Contoh bakteri yang berukuran besar adalah epulopiscium fishelsoni yang berukuran kurang lebih 0,5 mm, dan thiomargarita yang berukuran kurang lebih 0,75 mm, dengan bakteri yang berukuran kecil adalah mycoplasma kurang lebih sebesar 0,12 um.
  • Umumnya tidak berklorofil.
    Bentuk selnya bervariasi seperti basil/batang, kokus/bola. Spirium/spiral, kokobasil/ bulat dan batang, dan vibrio seperti tanda baca koma.
  • Pada dinding sel bakteri tersusun atas mukopoliskarida dan peptidoglikan. Popitogligan sendiri terdiri dari polimer besar yang tersusun atas N-asetil glukosamin dan N-asetil muramat yang saling berikatan.
    Memiliki kemampuan dengan mengekresikan lendir di permukaan dinding sebagai perlindungan yang berbentuk kapsul.

Baca Juga :  Ekosistem dan Komponen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Tipe


Klasifikasi

Klasifikasi bakteri disini dilakukan atas dasar bentuk, dinding sel, flagelata, nutrisi dan morfologi, berikut penjelasannya :


Berdasarkan Bentuk

Pada tahun 1872 ilmu Cobaan mengklasifikasikan bakteri menjadi 4 jenis utama tergantung pada bentuknya adalah sebagai berikut:

  • Cocci, jenis bakteri ini berbentuk uniseluler, bulat atau elips. Kemungkinan mereka dapat tetap sebagai sel tunggal atau dapat berkumpul bersama. Mereka adalah sebagai berikut :

  1. Monococcus: mereka disebut micrococcus dan diwakili oleh sel bulat tunggal. Contohnya Micrococcus flavus
  2. Diplococcus: sel diplococcus terbagi menjadi bidang tertentu dan setelah pembelahan, sel-sel tetap melekat satu sama lain. Contoh: Diplococcus pneumonia
  3. Streptococcuss: disini sel membelah berulang kali dalam satu bidang untuk membentuk rantai sel. Contoh Streptokokus pyogenes.
  4. Tetracoccus: ini terdiri dari empat sel bundar, yang menantang dalam dua bidang pada sudut yang tepat satu sama lain. Contoh: Grafik nya tetragena

  • Staphylococcus : disini sel-sel dibagi menjadi tiga bidang membentuk tandan yang terstruktur seperti pemberian anggur dan tidak teratur.
  • Bacilli, ini merupakan bakteri yang berbentuk silinder atau badang yang tetap tunggal atau berpasangan. Contoh: Bacillus cereus
  • Vibro, vibro merupakan bakteri melengkung berbentuk tanda koma dan diwakili oleh satu genus. Contoh Vibro cholerae.
  • Spirilla, bakteri jenis ini berbentuk spiral seperti dengan kelengkungan ganda dan flagella terminal. Contoh: spirilum Volutans.

Berdasarkan Nutrisi

Berdasarkan nutrisiya, bakteri diklasifikasikan sebagai berikut:

  1. Bakteri Autotropik, bakteri ini bersifat non-patogenik, hidup bebas, mandiri di alam, mereka menyiapkan makanan sendiri dengan memanfaatkann energi matahari dan komponen organis seperti karbon dioksida, nitrogen, dll. Mereka terdiri dari dua jenis, yaitu:
  2. Photoautotrophs, bakteri ini mengandung bakteri-klorofil dan bacteriovidirin dan dapat menyiapkan makanan mereka sendiri dengan memperbaiki karbon dioksida alam dengan memanfaatkan energi matahari.
  3. Kemoautotrof, bakteri ini adalah bakteri yang menyiapkan makanannya dengan memperoleh energi dari oksidasi zat organik seperti nitrogen dioksida dll. Dan mereka dapat memperbaiki karbon dioksida dan air untuk nutrisi mereka.
  4. Bakteri heterofik, jenis bakteri ini tidak dapat memperbaiki karbon organik tetap lebih bergantung kepada karbon organik eksternal untuk makanan mereka. Mereka juga dapat diklasifikasikan berdasarkan ada dan tidak adanya penerbangan dan berdasarkan media dimana bakteri ini tumbuh.

Berdasarkan Dinding Sel

Tergantung pada reaksi pewarnaan oleh bakteri pewarnaan Gram dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Gram positif: jenis bakteri ini mempertahankan api kristal menyala atau pewarnaan gram yang tampaknya melanggar. Contoh: – Streptococcus.
  • Gram negatif: – mereka tidak mempertahankan pewarnaan gram, tetapi mereka mengambil warna merah dari pewarna penghitung.Contoh: – Saffranin (Escherichia coli)
  • Klasifikasi berdasarkan respons suhu: – Bakteri dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis utama berdasarkan respons suhu mereka seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
  • Bakteri psikofilik: Jenis bakteri ini tumbuh tepat di atas suhu beku, mereka dapat menyebabkan kontaminasi makanan yang disimpan di lemari es. Contoh: Pseudomonas.
  • Bakteri mesofilik: Bakteri ini tumbuh pada suhu normal di badan air, produk makanan, membebaskan gas dan menyebabkan perubahan tekstur. Contoh: Lactobacillus.
  • Bakteri termofilik : Bakteri jenis ini dapat bertahan hidup pada suhu yang lebih tinggi dan dapat bertahan pada suhu pasteurisasi. Contoh: Clostridium, Bacillus.
  • Bakteri termofilik : Bakteri jenis ini dapat bertahan dari pasteurisasi tetapi tidak dapat tumbuh pada suhu pasteurisasi. Contoh: Micrococcus, Streptococcus.

Baca JugaPengertian, Ruang Lingkup Fisiologi Dalam Biologi Beserta Fungsinya


Berdasar Jumlah Flagela

Berdasarkan flagela, bakteri dapat diklasifikasikan:

  1. Atrichos: Bakteri ini tidak memiliki flagela. Contoh: Corynebacterium diptherae.
  2. Monotrichous: Satu flagel menempel pada salah satu ujung sel bakteri. Contoh: Vibro kolera.
  3. Lophotrichous: Banyak flagela menempel pada salah satu ujung sel bakteri.Contoh: Pseudomonas.
  4. Amphitrichous: Banyak flagela yang timbul dari kedua ujung sel bakteri. Contoh: Rhodospirillum rubrum.
  5. Peritrichous : Flagela terdistribusi merata di seluruh sel bakteri. Contoh: Bacillus.

Baca Juga : Ciri Protozoa : Pengertian, Bentuk, Habitat dan Cara Reproduksi


Struktur Bakteri

Struktur bakteri sangat sederhana dibandingkan dengan sel-sel eukariotik.Bakteri khas ditunjukkan dan dibahas di bawah ini:

Pengertian Bakteri Secara Lengkap | Struktur, Klasifikasi ,Ciri dan Jenisnya
Pengertian Bakteri Secara Lengkap | Struktur, Klasifikasi ,Ciri dan Jenisnya

Dinding sel

Bakteri diindungi oleh dinding sel yang kaku membentuk selubung dan mengelilingi sel. Dinding sel bakteri terbuat dari peptidoglikan, yang merupakan rantai polisakarida. Pada bakteri gram positif, dinding selnya tebal, sedangkan pada bakteri gram negatif, mereka berbentuk tipis, terdiri dari lipopolisakarida dan lipoprotein.

Baca Juga : Kelebihan, Kelemahan dan Contoh Yang Berhubungan Dengan Pasar Oligopoli


Kapsul

Kapsul terutama pada bakteri patogenn. Fungsi utama kapsul adalah untuk melindungi bakteri dari sistem kekebalan tubuh inang (organisme tempat bakteri dapat tumbuh dan hidup). Kapsul adalah struktur gel yang mungkin atau bahkan mungkin tidak memiliki  batas yang berbeda.


Flagela

Flagellla bertanggung jawab atas motilitas bakteri. Mereka adalah struktur tipis yang ukurannya sekitar 20 ubahan, tetapi panjang hanya 3 sampai 12 um, pelengkap beromak filamen. Bakteri ini dapat memiliki satu flagel atau sekelompok flagela.


Baca Juga :  Sifat, Ciri dan Faktor Terbentuknya Pasar Oligopoli


Bentuk Bakteri Sebagai Berikut :

Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil. Berbagai macam bentuk bakteri sebagai berikut :

Bakteri Kokus

  • Monokokus yaitu berupa sel bakteri bulat tunggal
  • Diplokokus yaitu dua sel bakteri bulat yang berdempetan
  • Tetrakokus yaitu empat sel bakteri bulat yang berdempetan berbentuk segi empat
  • Sarkina yaitu delapan sel bakteri bulat yang berdempetan membentuk kubus
  • Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri bulat berdempetan membentuk rantai
  • Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur

Bakteri Basil

  • Monobasil yaitu berupa sel bakteri batang tunggal
  • Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteri batang yang berdempetan
  • Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai

Bakteri Spirilia

  • Spiral yaitu bentuk sel bergelombang
  • Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup
  • c. Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma  seperti di makanan, tanah, air, udara, dalam tubuh makhluk hidup dan bahkan di tempat yang sangat ekstrim seperti di dalam magma.

Demikian penjelasan dari kami Murid.Co.ID tentang Struktur Bakteri : Pengertian, Klasifikasi, Ciri, Bentuk dan Jenisnya. Semoga bisa menjadi bahan belajar, sumber referensi, jangan lupa bagikan kepada teman sobat :