Cara Mengatasi Virus Komputer

Hallo sobat Murid.Co.iD dalam kesempatan kali ini kita akan membahas materi tentang Virus yang ada di dalam komputer, yang bikin laptop atau komputer kita jadi lemot dan bagaimana cara mengatasinya,untuk lebih jelasnya mari simak artikel kami di bawah ini, semoga bermanfaat

Pengertian Virus

Virus merupakan masalah yang sangat umum ditemukan bagi pengguna perangkat komputer. Virus menyerang berbagai aspek di dalam komputer. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan virus? Mari simak pembahasan berikut.

Secara konseptual, pengertian virus didefinisikan sebagai berikut: ”Virus is a program that can infaec other programs by modifying them to include a slighty altared copy itself. A virus can spread troughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their program. Every program that gets infected can also act as a virus that infection grows”. (Fred Cohen, 1984)

Secara umum, virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Topologi Jaringan Komputer  Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Jenis Virus Pada Komputer dan Cara Mengatasi
Jenis Virus Pada Komputer dan Cara Mengatasi

Virus juga mampu, baik secara langsung ataupun tak langsung, menginfeksi, mengkopi maupun menyebarkan program file yang bisa dieksekusi maupun program yang ada di sektor dalam sebuah media penyimpanan (Hardisk, Disket, CD-R). Virus juga bisa menginfeksi file yang tidak bisa dieksekusi (file data) dengan menggunakan macros (program sederhana yang biasanya digunakan untuk melakukan suatu perintah).

Intinya adalah kemampuan untuk menempel dan menulari suatu program. Virus bukanlah sesuatu yang terjadi karena kecelakaan ataupun kelemahan perangkat komputer karena pada hakikatnya, semua virus merupakan hasil rancangan intelegensi manusia setelah melalui beberapa percobaan terlebih dahulu layaknya eksperimen-eksperimen ilmiah di dalam bidang lainnya.


Sejarah Virus Komputer

Pada mulanya, virus tercipta bersamaan dengan terciptanya komputer. Tepatnya pada tahun 1949, pencipta Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) yang juga merupakan salah seorang pencipta komputer, John Von Neumann memaparkan suatu makalah hasil penemuannya. Cara Membaguna LAN Makalah tersebut berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”, makalah tersebut berisi teori “self altering automata” yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika. Dalam makalah tersebut, dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya.

Selanjutnya, perkembangan virus komputer dilakukan pada tahun 1960 di AT & T Bell Laboratory, salah satu lab terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal seperti bahasa C++, dsb. Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan.

Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan.

Pada tahun 1983, program perang berhasil menyebar keluar dari laboratorium dan menjadi terbuka di kalangan umum. Dimulai oleh pemaparan seorang peneliti sekaligus asisten profesor di Ohio Universitas Cincinati, Fred Cohen. Dia mendemonstrasikan sebuah program hasil penemuannya, yaitu program yang mampu menyebar secara cepat ke dalam komputer secara otomatis. Fungsi dan Strategi Analisisi Swot Karena cara kerja dan penyebarannya yang menyerupai sebuah virus, maka program tersebut akhirnya Fred Cohen menyebutnya sebagai virus.

Pada tahun 1986, The Brain adalah nama untuk virus yang pertama kali diketahui menjangkiti PC. Virus ini dibuat oleh dua orang bersaudara asal Pakistan, Basit and Amjad, pada tahun 1986. Virus ini menjangkiti disket yang dimasukkan pada PC bersistem operasi MS-DOS. Seiap disket yang sudah terinfeksi akan memiliki volume label : “ © Brain ”.

The Brain juga kerap disebut sebagai virus stealth komputer yang pertama karena virus ini mampu menguasai tabel interrupt pada DOS (Interrupt interceptor). Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya, baik secara penuh ataupun ukurannya.

Dan sejarah kembali terjadi, antivirus pertama akhirnya muncul pada tahun 1988. Antivirus ini didesain untuk mendeteksi sekaligus menghapus virus “The Brain” yang menjangkiti disket. Plus kemampuan untuk mengimunisasi (memberi kekebalan) kepada disket agar tidak dapat dihinggapi oleh ‘The Brain’. Ini berarti, secara teknis komputer, algoritma sang antivirus merupakan algoritma yang dapat merusak jalannya algoritma sang virus.

Di tahun yang sama pula, virus komputer juga mulai berkembang di Indonesia. Pengguna komputer di Indonesia mungkin tidak akan mempercayai bila 70% virus di dunia adalah virus-virus yang disebarkan dengan teknik spamming. Ini wajar, karena tingkat penetrasi internet Indonesia sangat kecil bila dibandingkan dengan negara-negara seperti Amerika Serikat, China, dan negara-negara Eropa Barat.

Walhasil, kebanyakan virus yang populer di Indonesia adalah virus-virus yang menyerang floppy disk, meskipun pada awal penyebarannya juga menggunakan internet. Lain ceritanya dengan negara-negara besar tersebut, di sana virus-virus yang populer diantaranya Netsky, MyDoom, Baggle, Sasser, beserta semua variannya.


Tanda – Tanda Komputer Terkena Virus

Tanda tanda komputer terkenak virus antara lain sebagai berikut :

  1. Beberapa Program Sering Not Responding

Jika komputer atau laptop anda biasanya selalu lancar dan tiba tiba lebih sering Not Responding terutama saat membuka Windows Explorer maka harus dicurigai komputer anda telah terserang virus. Jika tidak segera diatasi dapat semakin parah, bahkan komputer menjadi hang dan harus direstart. Pada beberapa kasus, komputer tidak bisa diapa-apakan lagi sehingga dengan terpaksa harus mematikan komputer tanpa melalui proses shutdown.

  1. Terdapat Aplikasi yang Tidak Dikenal

Salah satu tanda yang paling mudah dikenali jika sebuah komputer terserang virus yaitu ada beberapa program atau aplikasi yang sebelumnya tidak pernah anda install. Biasanya kerjadian seperti ini sering terjadi ketika ada virus yang berfungsi sebagai autorun, jadi tanpa anda ketahui autorun tersebut yang menginstall banyak aplikasi yang akan menambah beban ruang penyimpanan.

  1. Terdapat Banyak Shortcut pada Flashdisk

Bagi orang yang sering mencolokkan flashdisk ke dalam komputer biasanya sering atau setidaknya pernah mengalami kejadian dimana ketika sebuah flashdisk terhubung dan saat membukanya muncul banyak shortcut.

Hal seperti ini disebabkan oleh virus ramnit, meskipun tidak terlalu berbahaya namun bisa membuat jengkel pengguna komputer.

  1. Terdapat Banyak Iklan yang Sama

Hal seperti ini biasanya disebabkan oleh virus yang berasal dari situs jual beli dan virus ini sering disebut dengan istilah Adware yang akan menampilkan banyak iklan yang sama, meskipun anda membuka website yang tidak tidak berkaitan dengan produk iklan sekalipun. Misalnya ketika anda sedang buka Wikipedia, tiba tiba ada iklan Jual Kamera yang hampir menutupi layar dan virus adware tidak dapat dibasmi dengan Adblok biasa.

  1. Komputer Menjadi Lambat

Sebenarnya penyebab komputer berkerja lebih lambat bisa disebabkan oleh terlalu banyak menginstall software sehingga disk space menjadi sedikit. Namun, jika loading komputer anda berubah secara tiba tiba maka harus dicurigai telah terserang virus, karena virus bisa menggunakan banyak sumber daya komputer.

Dapat dipastikan sebuah virus, jika anda merasa tidak memiliki banyak software dan disk space yang besar tetapi komputernya tetap lelet.

  1. Aktivitas Program Antivirus Terasa Aneh

Tandanya seperti komputer sudah jelas jelas terserang virus, namun ketika hendak dibersihkan melalui scan, tidak ditemukan virus apapun. Jangan tertipu dengan hasil scan yang menunjukan komputer anda bersih dari virus, itu menjadi pertanda bahwa program Antivirus telah terinfeksi virus.

Ketika hendak menginstall antivirus baru maka selalu gagal dan tidak bisa dijalankan, jika kondisi sudah seperti ini maka solusi terakhir lakukan install ulang total. Semua data harddisk akan di format, itulah kenapa sangat disarankan bagi anda untuk selalu rutin melakukan backup data penting dan bisa menduplikasinya ke device lain.


Jenis – Jenis Virus Komputer

Jenis Jenis virus komputer terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya berdasarkan sebagai berikut ini :


Berdasarkan Teknik Pembuatannya

  1. Virus yang dibuat dengan compiler

Adalah virus yang dapat dieksekusi karena merupakan virus yang telah dicompile sehingga menjadi dapat dieksekusi langsung. Virus jenis ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan sampai sekarang terus berkembang pesat.

Biasanya virus jenis ini dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat rendah yang disebut dengan assembler, karena dengan menggunakan assembler program yang dihasilkan lebih kecil dan cepat, sehingga sangat cocok untuk membuat virus. Tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk membuat virus dengan menggunakan bahasa pemrograman lainnya seperti C dan Pascal baik dilingkungan DOS maupun Windows .

Mungkin virus jenis ini adalah virus yang paling sulit untuk dibuat tetapi karena dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman dan berbentuk bahasa mesin maka keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.

  1. Virus Macro

Virus Macro adalah virus yang memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi tertentu seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowePoint, Corel WordPerfect, dan sebagainya. Tujuan dari fasilitas pemrograman modular ini adalah untuk memberikan suatu kemudahan serta membuat jalan pintas bagi aplikasi tersebut.

Sayangnya fungsi ini dimanfaatkan oleh pembuat-pembuat virus untuk membuat virus didalam aplikasi tersebut. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.

  1. Virus Script/Batch

Pada awalnya virus ini lebih dikenal dengan virus batch karena dulu terdapat pada file batch yang terdapat pada DOS, sekarang hal ini telah berganti menjadi script. Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript, 4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.


Berdasarkan Yang Dilakukan

  • Virus Boot Sector

Virus Boot Sector adalah virus yang memanfaatkan gerbang hubungan antara komputer dan media penyimpan sebagai tempat untuk menularkan virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.

  • Virus File

Virus file merupakan virus yang memafaatkan suatu file yang dapat diproses langsung pada editor DOS, seperti file berekstensi COM, EXE, beberapa file overlay, dan file BATCH. Virus umumnya tidak memiliki kemampuan untuk menyerang di semua file tersebut. Virus file juga dikelompokkan berdasarkan dapat atau tidaknya tingga di memory.

  • Virus System

Virus sistem merupakan virus yang memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Contohnya adalah file dengan berekstensi SYS, file IBMBIO.COM, IBMDOS.COM, atau COMMAND.COM.

  • Virus Hybrid

Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.

  • Virus Registry Windows

Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software. Sehingga setiap kali kita menjalankan Windows maka virus akan dijalankan oleh registry itu.

  • Virus Program Aplikasi

Virus ini merupakan virus Macro, menginfeksi pada data suatu program aplikasi tertentu. Virus ini baru akan beraksi apabila kita menjalankan program aplikasi tersebut dan membuka data yang mengandung virus.


Berdasarkan Media Penyebarannya

  1. Penyebaran dengan Media Fisik

Media yang dimaksudkan bisa dengan disket, CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory), harddisk, dan sebagainya. Untuk CD-ROM, walaupun media ini tidak dapat dibaca tetapi ada kemungkinan suatu CD-ROM mengandung virus tertentu, walaupun kemungkinannya kecil, tetapi seiring dengan berkembangnya alat CD-R/CD-RW yang beredar dipasaran maka kemungkinan adanya virus didalam CD-ROM akan bertambah pula. Untuk saat ini virus jenis ini yang menjadi dominan dari seluruh virus yang ada.

Virus ini akan menular pada komputer yang masih belum tertular apabila terjadi pengaksesan pada file/media yang mengandung virus yang diikuti dengan pengaksesan file/media yang masih bersih, dapat juga dengan mengakes file/media yang masih bersih sedangkan di memori komputer terdapat virus yang aktif.

  1. Penyebaran dengan Media Internet

Akhir-akhir ini virus yang menyebar dengan media sudah semakin banyak, virus ini biasanya menyebar lewat e-mail ataupun pada saat kita mendownload suatu file yang mengandung virus. Juga ada beberapa virus yang secara otomatis akan menyebarkan dirinya lewat e-mail apabila komputer memiliki hubungan ke jalur internet.


Cara Kerja Virus Komputer

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu.

Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya menyerang Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Virus memiliki berbagai jenis dan mempunyai cara kerja yang berbeda-beda. Berikut Jenis-jenis virus dan cara kerja masing-masing virus :

  1. Virus File

Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi aplikasi atau dokumen yang ada dalam komputer anda. Saat aplikasi yang terinfeksi tersebut dijalankan, maka virus ini akan menyebar dengan cara menginfeksi semua file atau dokumen yang diakses oleh aplikasi tersebut.

  1. Virus Boot Sector

Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi boot sector harddisk (boot sector merupakan sebuah daerah dalam hardisk yang pertama kali diakses saat komputer dihidupkan). Jika virus boot sector ini aktif, pengguna tidak akan bisa membooting komputernya secara normal.

  1. Virus E-mail

Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menyebar melalui e-mail (biasanya dalam bentuk file lampiran) dan mampu mengirim sendiri secara otomatis ke puluhan orang dalam buku alamat e-mail si korban. Virus memiliki ciri khusus berupa ekstensi .scr, .exe, .pif, atau .bat. Apabila Virus ini aktif, maka dia akan mengirimkan dirinya sendiri ke berbagai alamat e-mail yang terdapat dalam buku alamat pengguna.

  1. Virus Multipartite

Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi file-file komputer sekaligus boot sector pada harddisk. Virus jenis ini akan menimbulkan banyak masalah karena menyebabkan kerusakan yang fatal.

  1. Virus Polimorfis

Virus ini mempunyai cara kerja yang unik yaitu virus ini dapat mengubah kode dirinya (berganti wujud) saat menyebarkan diri ke komputer lain. Virus jenis lebih sulit dideteksi karena mempunyai sifat seperti itu.

  1. Virus Siluman (Stealth Virus)

Virus ini mempunyai cara kerja yaitu dia mampu Menyembunyikan dirinya dengan cara membuat sebuah file yang terinfeksi seolah-olah file tersebut tidak terinfeksi.

  1. Virus Makro

Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi Aplikasi Microsoft Office, seperti Word dan Excel. Biasanya Dokumen yang terinfeksi oleh Virus Makro akan memodifikasi perintah yang ada di Microsoft Office seperti perintah “Save” untuk menyebarkan dirinya saat perintah tersebut dijalankan.

  1. Virus Shortcut

Virus ini mempunyai cara kerja yaitu mereka mampu menggandakan dirinya sebagai boom shortcut sesuai folder asli bawaan pada komputer dengan sangat cepat kemudian menghidden (menyembunyikan folder aslinya).

  1. Virus Trojan Horse

Trojan horse merupakan virus yang berbentuk sebuah program pada komputer. Cara kerja virus ini yaitu mereka mampu melakukan satu hal yang mengganggu program tetapi tidak merusak bila kita menjalankannya. Trojan horse tidak memiliki cara untuk meniru secara otomatis.

  1. Virus Worms

Virus worm adalah sepotong kecil perangkat lunak yang menggunakan jaringan komputer untuk merusak sistem komputer dan mampu mereplikasi dirinya sendiri. Virus ini masuk dalam kategori yang cukup berbahaya.


Cara Mengatasi Virus Komputer

Cara mencegah dan mengatasi virus di dalam komputer adalah sebagai berikut ini :


Cara Mencegah Virus Komputer

  • Selalu Wasapda Terhadap Flashdisk, Memory dan Sejenisnya

Salah satu cara paling sering virus menyebar adalah melalui perangkat yang bisa berpindah pindah seperti flashdisk ataupun harddisk external, selalu scan total sebelum anda masuk dan mengambil file dari media penyimpanan removeable tersebut.

Jenis virus yang biasanya ada didalam flashdisk adalah autorun, yang lebih gawatnya autorun tidak dapat dihilangkan dengan mudah jika menggunakan antivirus gratisan. File autorun ini biasa terletak di jendela depan suatu flashdisk, jadi pengguna harus berhati hati dan jangan nekat melanjutkan jika ditemukan file autorun.

  • Jangan Mendownload Sembarangan

Berdasarkan penelitian oleh pakar IT menyebutkan bahwa komputer yang tidak pernah terhubung ke internet memiliki resiko yang rendah untuk terserang virus, sangat berbeda dengan komputer yang selalu terkoneksi dengan Internet. Prinsip dan Metode Desain Grafis Virus seperti trojan, worm hingga malware dapat dengan mudahnya memasuki komputer seseorang yang sering melakukan download secara sembarangan.

Jadi untuk itu supaya aman, sangat disarankan untuk tidak mendownload file dari sumber yang tidak terpercaya, misalnya mau mendownload game maka pergilah ke website resminya meskipun gamenya berbayar sekalipun daripada harus nekat mendownload di website tidak jelas.

Atau user dapat bertanya di forum-forum Internet, web mana saja yang memiliki reputasi yang baik sebagai tempat download yang aman dan bebas virus. Namun, untuk lebih memudahkan user mengakses Internet secara lebih aman lebih baik perangkat komputer juga dilengkapi firewall, sebab fungsi firewall dapat melindungi dari serangan virus dan malware.

  • Memakai Deep Freeze

Jika komputer anda memang mengharuskan untuk selalu terkoneksi dengan internet dan sering dihubungkan dengan removeable drive seperti flashdisk dan harddisk ataupun komputer anda untuk keperluan umum seperti halnya warnet maka solusi terbaik yakni dengan mamakai program Depp Freeze yang dapat digunakan jika komputer mengalami error akibat kesalahan baik yang disebabkan faktor human error ataupun virus.

Jadi intinya Deep Freezer akan mempermudah untuk menghapus semua kesalahan dan mengembalikan kondisi komputer seperti semula yaitu cukup dengan satu kali restart. Namun perlu diketahui bahwa kelemahan Deep Freeze yaitu tidak bisa menyimpan file di partisi disk yang anda set, misalnya Disk C sebagai tempat menyimpan program Deep Freeze maka semua file yang anda simpan di C akan hilang, jadi sebaiknya dipindahkan ke disk lain seperti D ataupun yang lain.

  • Selalu Aktifkan Firewall

Terutama jika komputer anda selalu terhubung ke jaringan, firewall ibarat sebuah tembok penghalang bagi virus, malware ataupun hacker yang ingin membajak komputer anda melalui jaringan internet. Firewall dapat memutuskan apakah sebuah komputer bisa terhubung ke jaringan atau memblokirnya. Daya efektifitas firewall tergantung dari konfigurasi dan bagiamana cara pengguna dalam mengatur filter setting. (baca juga: cara kerja firewall pada jaringan komputer).

  • Kompresi File Penting Dalam Bentuk ZIP atau RAR

Jika anda memiliki file penting seperti MS Word, Excel ataupun yang berektensi.exe maka sebaiknya lakukan kompresi file tersebut dalam satu file berformat ZIP ataupun RAR, tujuannya supaya virus tidak menginfeksi file tersebut. Tujuan, Manfaat, Pengertian Download dan Upload  Dengan rutin melalukan pengkompresi seperti ini maka peluang virus untuk menyebar akan semakin kecil, terlebih jika sistem windowsnya sudah ada firewallnya.

  • Matikan Autorun

Untuk mengantisipasi supaya file atau program yang berisi virus tidak dapat dijalankan secara otomatis maka disarankan kepada pengguna untuk menonaktifkan fitur autorun pada komputernya. Banyak pengguna yang tidak mengerti betapa krusial posisi autorun karena disamping untuk dapat menjalankan program “Baik” secara otomatis, ia juga akan menjalankan file virus terutama berekstensi .exe tanpa di ketahui pengguna komputer.

  • Mengubah Ekstensi File

Saat ini banyak pula virus yang “menyamar” sebagai sebuah file berekstensi .doc ataupun excel. Biasanya file Ms Word dan Excel yang sudah terinfeksi akan berubah menjadi extensi .exe dan parahnya lagi file file tersebut tidak bisa dihapus begitu saja, apalagi jika file yang terinfeksinya sudah sangat banyak mau tidak mau harus melakukan installasi ulang program. Jadi sebaiknya ubah file .doc atau .xls menjadi ekstensi.rtf (Rich text format) karena lebih jarang virus menyerangnya.

  • Menggunakan Kombinasi Antivirus

Cara terakhir yang terbukti aman yaitu dengan menginstall dua macam program AV pada komputer anda, satu AV dari luar negeri dan satunya AV lokal. Contohnya kombinasi antara AV Avast dan SmadAv akan memberikan perlindungan ekstra kepada komputer anda, karena jika digunakan salah satu saja maka biasanya ada virus yang lolos.

Jadi misalnya anda Cuma memakai Avast maka virus lokal tidak akan terdeteksi, begitu juga ketika Cuma memakai SmadAv maka virus dari luar akan tidak terdeteksi. Jenis Jaringan Komputer Dengan menggunakan dua AV maka akan semakin banyak database virus sehingga makin efektif deteksi terhadap berbagai ancaman terutama berjenis malware. Selain itu jangan lupa untuk teratur melakukan update AV karena hampir setiap saat bermunculan virus jenis baru.


Cara Menghapus Virus Komputer

  1. Menggunakan fitur Startup, caranya: buka Start lalu Run lalu tuliskan di situ ”msconfig”.
  2. Dan pilih “Disable All” Disitu.
  3. Menggunakan aplikasi Windows Safety Scanner, anda dapat mengunduh aplikasi ini di Situs Windows Safety Scanner.
  4. Menggunakan program antivirus, unduh terlebih dahulu program antivirus yang tersebar di mesin pencari, yang disarankan Smadav. Lalu, scan virus dan jika terdapat virus selanjutnya, hapus virus itu dengan menggunakan program antivirus tersebut.
  5. Menggunakan cara mencari file virus nya, cari file virus menggunakan fitur “Search Folder” dan tulis ”exe”. Lalu, lihat hasil pencarian tersebut jika ada file yang mencurigakan dan tidak pernah ada sebelumnya, langsung saja hapus file tersebut.
  6. Menggunakan REGEDIT, buka file “Regedit” dengan cara klik ‘Start‘ lalu ‘Run‘ dan tulis ‘REGEDIT‘. Setelah itu, hapus semua file regedit virus yang terdapat disana.
  7. Menggunakan cara membersihkan selalu System Restore, selalu bersihkan System Restore yang terdapat di komputer secara berkala.
  8. Menggunakan Temporary File, hapus selalu file yang ada pada folder Temporary File yang ada di komputer anda secara berkala untuk menghindari virus.

Demikian materi dari kami tentang Jenis Virus Komputer semoga bermanfaaat jangan lupa di share ya sobat.