Apa Itu Siklus Hidrologi

Apa Itu Siklus Hidrologi

Sebelum membahas tentang apa itu Hidrologi mungkin sebagian dari kita sudah seringkali mendengar apa itu siklus hidrologi. Ya, sekarang kita akan membahas tentang apa itu siklus hidrologi, siklus hidrologi merupakan salah satu pembahasan dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau sains yang biasa di temukan pada anak pendidikan usia menengah pertama atau menengah atas.

Siklus hidrologi ini adalah salah satu dari 6 siklus biogeokimia yang berlangsung di Bumi. Siklus hidrologi merupakan salah satu siklus atau sirkulasi air yang berasal dari Bumi kemudian menuju ke atmosfer dan kembali lagi ke Bumi yang berlangsung secara terus menerus tanpa kita sadari juga ke merasakan setiap haro. Karena bentuknya memutar dan berlangsung secara terus- menerus inilah yang menyebabkan air seperti tidak pernah habis.

Siklus ini mempunyai peranan sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk di Bumi bayangan saja jika kita hidup tidak ada air. Karena adanya siklus inilah ketersediaan air di Bumi bisa selalu terjaga. Dan karena siklus hidrologi inilah keseimbangan ekosistem (baca: ekosistem air laut) di Bumi bisa selalu terjaga.

 

Pengertian Hidrologi

Hidrologi adalah ilmu yang berkaitan dengan air yang ada di bumi, terjadinya, peredaran, sifat-sifat kimia, dan fisiknya. dan reaksi dengan lingkungan, termasuk hubungannya dengan mahluk-mahluk hidup lainnya,  Karena perkembangannya yang begitu cepat, hidrologi telah menjadi dasar dari pengelolaan sumberdaya air rumah tangga yang merupakan pengembangan dan penggunaan sumberdaya air yang sudah tersusun secara teratur atau sudah terencana.

Apa Itu Siklus Hidrologi
Apa Itu Siklus Hidrologi

 

Siklus Hidrologi adalah salah satu dari 6 siklus biogeokimia yang berlangsung di bumi. Siklus hidrologi adalah suatu siklus atau sirkulasi air dari bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi yang berlangsung secara terus menerus yang tiada berhenti selama bumi ini belum berhenti. Siklus hidrologi memegang peran sangat penting bagi kehidupan organisme yang ada bumi. Melalui siklus ini, ketersediaan air yang ada di daratan bumi dapat tetap terjaga, mengingat teraturnya suhu lingkungan, cuaca, hujan, dan keseimbangan ekosistem bumi dapat tercipta karena dengan adanya proses siklus hidrologi ini.

 

Unsur Utama Siklus Hidrologi

  1. Evaporasi merupakan penguapan dari badan air secara langsung
  2. Transpirasi merupakan penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan
  3. Respirasi merupakan penguapan air dari tubuh hewan dan manusia
  4. Evapotranspirasi merupakan perpaduan evaporasi dan transpirasi
  5. Kondensasi merupakan proses perubahan wujud uap air menjadi titik-titik air sebagai hasil pendinginan
  6. Presipitasi merupakan segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air,hujan es dan hujan salju.
  7. Infiltrasi merupakan air yang jatuh ke permukaan tanah dan meresap ke dalam tanah
  8. Perkolasi: air yang meresap terus sampai ke kedalaman tertentu hingga mencapai air tanah atau groundwater
  9. Run off: air yang mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga turun menuju dataran rendah yaitu kelaut.

 

Siklus Hidrologi  di Bedakan Dalam 3 Jenis di Antaranya

Siklus Pendek

Penjelasan dari siklus pendek Air laut menguap kemudian melalui proses kondensasi berubah menjadi butir-butir air yang halus dan selanjutnya hujan langsung jatuh ke laut dan akan kembali berulang ulang

 

Siklus Sedang

Air laut menguap lalu dibawa oleh angin menuju daratan dan melalui proses kondensasi berubah menjadi awan lalu jatuh sebagai hujan di daratan dan selanjutnya meresap ke dalam tanah lalu kembali ke laut melalui sungai-sungai atau saluran-saluran air secara berulang.

 

Siklus Panjang

Air laut menguap, setelah menjadi awan melalui proses kondensasi, lalu terbawa oleh angin ke tempat yang lebih tinggi di daratan dan terjadilah hujan salju atau es di pegunungan-pegunungan yang tinggi. Bongkah-bongkah es mengendap di puncak gunung dan karena gaya beratnya meluncur ke tempat yang lebih rendah, mencair terbentuk gletser lalu mengalir melalui sungai-sungai kembali ke laut.

Apa Itu Siklus Hidrologi
Apa Itu Siklus Hidrologi

Manfaat, Dampak dan Solusi Hidrologi

Manfaat

Siklus Hidrologi ini merupakan siklus alami yang banyak mengandung berbagai manfaat bagi kehidupan makhluk hidup diantaranya sebagai berikut :

  1. Wash Bisofer merupakan tempat hidup makhluk hidup tumbuhan, hewan termasuk manusia. Biosfera terdiri darilitosfera (batuan/daratan), hidrosfera (air) dan atmosfera (udara). Dalam perjalannnya siklus hidrologi air melewati ke tiga tempat tersebut, yaitu litosfera, hidrosfera dan atmosfera. Air merupakan pelarut universalyang sangat baik, apa yang dilalui akan dilarut oleh air.
  2. Water supply: Dalam sirkulasi hidrologi, air melalui berbagai tempat. Terutama di daratan baik yang melalui permukaan atau bawah tanah. Berdasarkan hitungan di atas jumlah air sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan manusia,hewan ataupun tumbuhan. Namun memang tiap daerah berbeda-beda kualitas dan kauntitasnya, ada kekurangan, kecukupan dan kelebihan, tetapi secara total masih sangat mencukupi.Penduduk pegunungan tidak perlu menuju laut untuk memenuhi kebutuhan airnya, cukup menanti hujan atau aliran permukaan ataumengambil di pancuran atau di telaga. Pendudukan perkotaan yang datar, cukup mengambil air dari air bawahtanah atau menjernihkan dari air permukaan. Semua kebutuhan air tercukupi baik dari segi jumlah maupuntempatnya.
  3. Resource life: Air merupakan kebutuhan mutlak setiap makluk hidup. Tanpa ada air mustahil ada kehidupan. Setelah bumiterbentuk, kemudian mendingin mengkerut, mulai terbentuk air yang mengisi keriput-keriput bumi. Titik airbaru terbentuk sebagai aktifitas gunung berapi. Air saat itu masih tawar dan belum ada kehidupan.Kemudian karena adanya panas matahari, panas bumi dan sifat air mulailah terbentuk penguapan, awan, hujan, air tanah,sungai danau, dan laut, sehingga sempurnalah siklus hidrologi. Kehidupan pertama kali terbentuk dari adanyapetir dari pertemuan dua awan, yang mengenai permukaan air tawar, sinar ultra violet, panas dan sinar radiasi(Hendro Darmodjo, 1984/1985, 4). Saat itu mulailah terbentuk unsur-unsur kehidupan dan akhirnya terbentuk mahkluk sederhana di dasar air tawar. Kemudian secara evolusi terjadilah makhluk seperti sekarang ini. Sampai sekarang air merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari suatu makhluk hidup atau kehidupan.Suatu mikroorganisme, bijian kurang dapat berkembang atau tidak aktif dalam kondisi kering tidak ada air,ketika air ada bijian mulai tumbuh, mikroorganisme mulai aktif. Bah pada litosfera yang kering krontang,hampir dapat dipastikan kehidupan di sana berjalan lamban, kurang beraktifitas, lambat berkembang, namunbegitu ada air semua kehidupan menunjukkan jati dirinya sebagai makhluk hidup.
  4. Resource energy: Siklus hidrologi memungkin air hujan jatuh di pegunungan atau dataran tinggi. Oleh karena grafitasi airmengalir menuju tempat yang rendah. Perbedaan ketinggian daratan yang dilalui air akan mengakibatkankekuatan air untuk mengalir lebih kuat, semakin tinggi menuju ke randah semakin kuat kekuatan air. Kekuatan air tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.Pada kekuatan yang cukup oleh penduduk dimanfaatkanuntuk memutar kincir, menumbuk, sedangkan pada kekuatan yang besar dapat digunakan untuk memutar turbinpenghasil listrik yang dapat dinikmati di rumah kita saat ini.
  5. Obyek wisata: Kabut di pegunungan, air terjun, awan yang tebal, hujan gerimis, danau, aliran sungai, sungai bawah tanah,stalaktit, stalakmit, mata air, sumur artesis, gelombang laut, semuanya merupakan bagian dari siklus hidrologi.Keadaan itu semua terbentuk oleh adanya siklus hidrologi ribuan tahun, dan sekarang keindahannya dapatdijadikan obyek wisata yang menarik. Dapat dibayangkan bila air tidak mengalir mengikuti siklus hidrologi,semua keadaan tersebut di atas tidak akan ada.
  6. Manfaat lainnya: Manfaat lain adanya siklus hidrologi diantaranya ; sebagai sarana transportasi aliran sungai, lautan, danau untuk menjadi kelembaban atmosfera maupun litosfera ; membentuk musim, mempengaruhi iklim, pergerakanudara/angin ; menyebarkan berbagai mikroorganisme, bijian.

 

Dampak

Dapat  kita prediksi ataupun yang telah terjadi diantaranya sebagai berikut :

  1. Rendahnya kualitas air
    Kita lihat ibu kota Negara kita, Jakarta. Sebuah kota penuh peradaban manusia. Segala pusat pemerintahan Negara kita. Tempat dimana hutan semakin tidak ada, iklim yang extream bersarang, dan tempat manusia tak peduli akan lingkungan.
    Bisa kita lihat, kualitas air ibu kota adalah kualitas air yang telah ternoda.Banyak sekali sampah yang diiringi dengan sungai yang tercemar membuat air menjadi tidak layak untuk digunakan.Seandainya, warga ibu kota mampu menahan nafsu untuk tidak merusak alam yang mampu merusak pergerakan hidrologi, tentu tidak akan terjadi apa yang namanya pencemaran air. Toh akhirnya, air masih berkualitas tinggi dan masih bisa dinikmati. Kualitas air yang rendah juga tak luput dari industri-industri yang tak bertanggung jawab. Mereka membuang limbah kesungai sampai tercemar. Uang lebih diutamakan daripada lingkungan.
  2. Pergerakan siklus hidrologi terhambat
    Semakin rusaknya iklim akibat ulah manusia tersebut. Semakin terhambat pula siklus hidrologis yang ada. Misalnya saja di Indonesia, sebulum adanya eksploritasi hutan secara berlebihan, musim penghujan di Indonesia masih bisa diperkirakan. Tidak seperti saat ini, semuanya sudah berubah dan berbeda. Alam yang dulu bukanlah yang sekarang, iklim yang dulu tak se extream iklim yang sekarang.

 

Solusi

Siklus hidrologi secara alaminya akan terus berlangsung selama ada air dan panas, sehingga terjadi penguapan. Sumber panas dapat berasal dari sinar matahari, panas bumi, proses kehidupan makhluk hidup. Gangguan siklus hidrologi dapat terjadi pada sumber panas, gangguan cuaca, perubahan sumber uap air.

Mengingat begitu besarnya manfaat siklus hidrologi bagi kehidupan baik manusia, hewan maupun tumbuhan, maka sudah selayaknya siklus hidrologi dipertahan kelangsungannya. Upaya mempertahankan siklus hidrologi dapat dengan cara sebagai berikut:

  1. Mengurangi penutupan tanah dengan bahan kedap air
  2. Penutupan tanah dengan bahan kedap air dapat mengurangi penguapan air tanah/tanah, sehinggamengurangi volume uap dan awan. Dampak nantinya curah hujan akan sedikit. Penutupan tanah denganbahan kedap air juga mengakibatkan air dari presipitasi tidak mengalami infiltrasi ke dalam tanah, sehinggaair tanah menjadi berkurang dan berdampak air sumur menjadi dalam, pada daerah pantai timbul interusi airlaut masuk daratan. Air tertumpuk dipermukaan menjadi berlebihan yang dapat berakibat banjir.
  3. Mempertahan tanaman hutan
  4. Tanaman hutan memiliki fungsi sebagai penahan sementara air hasil presipitasi, hingga runoff tidak berlebihan yang berakibat erosi berlebihan dan banjir. Pengurangan tanaman hutan juga berdampak penguapan transpirasi menjadi rendah, sehingga awan terbentuk nantinya menjadi sedikit.
  5. Mengurangi polusi udara
  6. Polusi udara dapat disebabkan banyak hal, diantaranya pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna,misalnya batu baru, bensin, dsb. Pembakaran bahan bakar fosil untuk sumber energi, menggerakkan mesinatau motor pada industri, kendaraan dapat menghasilkan polutan jelaga, Pb, CO, CO2, SOx, NHx, NOx yang dibuang bebas pada udara ambien
  7. Nah, demikian penjelasan tetang pengertian siklus hidrologi, Unsur utama yang ada di siklus hidrologi, jenis jenisnya serta manfaar, dampak dan solusi. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua, terima kasih sudah berkunjung di website kami

Send this to a friend