Pengertian ,Tujuan, Kegunaan dan Konsep Penyajian Neraca Pembayaran Internasional

Diposting pada

Konsep Penyajian Neraca Pembayaran
Konsep Penyajian Neraca Pembayaran

Hallo sobat Murid.Co.ID kita berjumpa kembali ini dengan artikel kami ini. kali ini kita akan membahas tentang Tujuan konsep penyajian neraca pembayaran internasional berserta dampaknya secara lengkap baik dari pengertian, tujuan konsep sampai ke gunaannya, untuk lebih jelasnya mari simak artikel kami kali ini sobat Murid.

 

Pengertian Tentang Neraca Pembayaran Internasional

Pengertian neraca pembayaran internasional atau Balance of Payment(BOP) menurut Balace of Payment Manual (BPM) adalah suatu catatan yang disusun secara sistematis tentang seluruh transaksi ekonomi yang meliputi perdagangan barang/jasa, transfer keuangan dan moneter antara penduduk (resident) suatu negara dan penduduk luar negeri (rest of the world) untuk suatu periode waktu tertentu, biasanya satu tahun.

Dari definisi di atas dapat dikemukakan bahwa neraca pembayaran internasional merupakan suatau catatan sistematis yang disusun berdasarkan suatu sistem akuntansi yang dikenal sebagai “ double entry bookkeeping” sehinga setiap transaksi internasional yang terjadi akan tercatat dua kali, yaitu sebagai transaksi kredit dan sebagai transaksi debet.

Dengan sistem double entry bookkeeping, maka neraca pembayaran internasional secara ove all akan selalu dalam posisi balance, tetapi dapat memiliki cadangan devisa positif atau negatif.

  • Kegunaan Neraca Pembayaran Internasional

      Secara umum sebagai suatu neraca pembayaran Internasional berguna sebagai berikut:

  • Untuk membukukan seluruh transaksi ekonomi internasional yang terjadi antara penduduk dalam negeri dan penduduk luar negeri.
  • Untuk mengetahui struktur dan komposisi transaksi ekonomi internsional suatu negara.
  • Untuk mengetahui mitra utama suatu negara dalam hubungan ekonomi internasional.
  • Mengetahui posisi keuangan internasional suatu negara.
  • Dari neraca pembayaran, bisa mengetahui bagaimanakah posisi ataupun struktur keuangan suatu negara. Jika posisi neraca pembayaran pada suatu negara menunjukkan angka surplus, berarti negara tersebut lebih banyak melakukan ekspor barang daripada melakukan impor barang.
  • Selain itu juga bisa diketahui, bahwa surplus pada neraca pembayan suatu negara berarti tidak terlalu banyak investor asing yang menanamkan investasinya di suatu negara. Kondisi tersebut bisa terjadi karena dengan adanya investor, secara otomatis akan semakin banyak barang yang diimpor guna memenuhi kebutuhan investor tersebut.
  • Mengatahui salah satu indikator yang akan dipertimbangkan oleh IMF atau negara donor untuk memberikan bantuan keuangan, terutama negara yang mengalami kesulitan neraca pembayaran internasional.
  • Hal lain yang tidak kalah penting dari sebuah neraca pembayaran adalah sebagai patokan jika suatu negara hendak mengajukan dana ke negara lain atau ke lembaga pendonor seperti IMF. Dengan kondisi neraca pembayaran yang baik maka kepercayaan negara asing terhadap suatu negara juga akan semakin baik. Sedangkan bila yang terjadi adalah sebaliknya, kemungkinan untuk mendapatkan pinjaman semakin kecil.
    Sebagai salah satu indikator fondamental ekonomi suatu negara selain tingkat inflasi, pertumbuhan GDP.

 

  • Tujuan Penyusunan Neraca Pembayaran Internasional

 

  • Memberikan informasi kepada pemerintah mengenai posisi Negara di perdagangan internasional.
  • Memberikan bantuan dan sistem pembayarannya
  • Memberikan bantuan kepada pemerintah dalam mentapkan kebijakan moneter dan fiskal
  • Memberikan keterangan kepada pemerintah di dalam menetapkan berbagai kewajiban perekonomian nasional seperti ekspor impor, lalu lintas moneter serta produksi.
  • Membantu pemerintah dalam mengambil keputusan dalam bidang politik perdagangan dan urusan pembayarannya.

Konsep Neraca Pembayaran Internasional

Di dalam kosep neraca pembayaran internasional ini terbagi menjadi 2 bentuk, yaitu penyajian (Standar Presentation) dan Penyajian Analitis (Analytical Presentation)

  • Penyajian Standar

Komponen-komponen neraca pembayaran dalam penyajian standar disusun menurut panduan bagaimana dimuat dalam BOP manual. Penentuan komponen standar neraca pembayaran didasarkan atas beberapa pertimbangan dan tujuan tertentu.

  • Penyajian Analistis

disusun menurut keperluan analisis bagi perumus kebijakan di masing-masing negara. Namun, komponen utama yang disajikan tetap mengacu pada komponen standar dengan menonjolkan rincian komponen yang dirasakan sangat diperlukan.

Konsep Keseimbangan Neraca Pembayaran

Secara umum dapat dibagi menjadi empat konsep ke seimbangan neraca pembayaran di antaranya sebagai berikut :

  • Konsep Keseimbangan Perdagangan (Trade Balance)

Dalam konsep ini, transaksi yang termasuk dalam autonomous transaction(transaksi yang mengakibatkan surplus atau defisit)hanya transaksi ekspor dan impor barang sehingga keseimbangan neraca pembayaran diukur dari berapa besarnya surplus atau defisit kedua transaksi tersebut.

 

  • Konsep Keseimbangan Transaksi Berjalan (Current Account Balance)

Untuk menentukan surplus atau defisit pada autonomous transaction selain diperhitungkan ekspor dan impor, juga diperhitungkan jasa-jasa, termasuk penghasilan (income) dan transfer.

 

  • Konsep Basic Balance

Dalam konsep ini, yang termasuk dalam autonomous transactionselain pos-pos dalam transaksi berjalan, juga komponen-komponen dalam transaksi modal dan keuangan jangka panjang.

 

  • Konsep Overall Balance

Yang termasuk autonomous transaction dalam konsep ini adalah komponen-komponen transaksi modal dan keuangan baik jangka panjang maupun jangka pendek.

 

Mekanisme Neraca Pembayaran Internasional

Dalam mekanisme neraca pembayaran internasional terdapat tiga mekanisme atau proses penting yang menyangkut neraca pembayaran Internasional sebagai berikut :

  • Penyesuaian melalui perubahan harga-harga atau mekanisme harga (price effects).
  • Penyesuaian melalui perubahan pendapatan nasional atau mekanisme pendapatan(income effects).
  • Penyesuaian melalui perubahan stok uang atau mekanisme moneter (real balance effects).

Demikian penjelasan dari kami tentang Tujuan, Kegunaan dan Konsep Penyajian Neraca Pembayaran Internasional secara lengkap, terima kasih sudah berkunjung di website kami Sahabat Murid.Co.ID, semoga bermanfaat terima kasih

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya :