Pengertian Desain, Jenis, Prinsip dan Metode yang Di Gunakan

Pengertian Desain, Jenis, Prinsip dan Metode yang Di Gunakan

Halo sahabat Murid.Co.Id, dikesempatan kali ini kami akan membahas tentang desain. Sebelumnya kami juga telah membahas Pengertian desain, prinsip dan metode yang di gunakan. Kali ini kami akan mengulas tentang desain. Desain tidak lepas kaitannya dengan keseharian kita. Misalnya dirumah kita sendiri tentunya untuk mempercantik rumah diperlukan sebuah desain yang menarik. Maka dari itu mari kita bahas :

Pengertian Desain Jenis, Prinsip dan Metode yang Di Gunakan
Pengertian Desain Jenis, Prinsip dan Metode yang Di Gunakan

Pengertian Desain

Secara umum, Desain adalah proses membayangkan,merencanakan, penciptaan objek, sistem interaktif, bangunan, kendaraan, dan lain-lain yang berpusat pada penggunanya yang merupakan jantung dari pendekatan pemikiran desain. Hal ini adalah tentang menciptakan solusi bagi orang-orang, benda-benda fisik atau sistem yang lebih abstrak untuk menjawab kebutuhan atau masalah.

Desain merupakan konsep yang sangat luas dan maknanya bisa sangat bervariasi sari suatu bidang ke bidang lainnya. Hal ini dapat menembus banyak aspek kehidupan dari cabang ke banyak sub genre yang berbeda seperti, desain produk, suara, realitas, virtual, interaksi,  merancang mobil, video game, antarmuka perangkat lunak, interior rumah dan kantor.

 

Jenis Desain

Dari pengertian diatas bisa dikatakan bahwa desain memiliki cakupan yang sangat luas. Hal ini dapat diterapkan untuk segala sesuatu mulai dari metode dan teknologi hingga manufaktur. Berikut merupakan jenis dari desain itu sendiri:

 

Desain Grafis

Desain grafis merupakan bentuk komunikasi visual dan memanfaatkan gambar dan elemen visual lainnya untuk menyimpan atau menampilkan sebuah ide. Hal ini terlihat dari logo, papan iklan hingga kemasan produk.  Para desainer grafis menghadirkan konsep, ide dan cerita yang menjadi hidup dengan menggunakan tipografi, bentuk, warna dan gambar. Mereka mendidik dan menginformasi pelanggan untuk belajar lebih banyak tentang suatu hal.

 

Desain Interaktif/Web

Desain web merupakan  proses penciptaan yang suatu ide yang secara estetika bertujuan untuk menyajikan sajian yang ada halaman web elektroik yang dapat diakses oleh pengguna akhir melalui internet dengan bantuan web browser.

Elemen elemen yang terkandung dalam desain web adalah layout,  warna, gambar, font, dan konten. layout ini adalah cara mengatur grafik iklan, dan teks. Di dunia web sendiri tujuan utamanya adalah membantu pandangan menemukan informasi yang mereka cari secara sekilas. Hal ini termasuk menjadi keseimbangan, konsistensi dan integritas desain.

Pemilihan warna juga tergantung pada tujuan, hal itu bisa berupa desain hitam-putih sederhana untuk multi warna, bahkan menyampaikan kepribadian seseorang maupun organisasi menggunakan warna-warna yang aman pada web. Gambar sendiri mencakup logo, foto, clip art, atau ikon yang gunakan untuk meningkatkan performa suatu  web.

Selain itu, penggunaan fon dalam desain web dapat meningkatkan situs web. Sebagian browser memang hanya bisa membaca sejumah font tertentu yang dikenal dengan font web-safe sehingga desainer umumnya akan bekerja dalam grup yang diterima secara luas.

Dan yang paling penting adalah koten. Konten dan desain dapat bekerja sama untuk meningkatkan pesan situs melalui visual dan teks. Teks tertulis harus selalu relevan dan bermanfaat yang tujuannya tidak membingungkan pembaca dan memberi mereka apa yang pengunjung inginkan sehinga tetap berada pada situs.

 

Desain Animasi

Desain animasi adaah istilah yang sering diguanakn untuk menggambarkan pembuatan grafik animasi baik 2D ataupun 3D. Animasi disini merupakan metode dimana gambat dimanipulasi unutk tampil sebagai gambar bergerak. Contoh dari desain animasi adalah film frozen yang dibuat dengan 3d. Ataupun anime Jepang yang berkonsep 2D.

 

Desain Arsitektur

Desain arsitektur adalah seni yang dilakukan oleh individu untuk menyatakan imajinasi dan ilmu yang mereka punya untuk merancang sebuah bangunan. Secara luas, arsitektur mencakup pembanguanan dan perancangan di suatu lingkungan baik kecil maupun besar. Di tingkat yang lebih kecil desain arsitektur mencakup masalah desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Sedangkan untuk yang lebih luas desain arsitektur mencaku masalah perencanaan kota, dan arsitektur lanskap.

 

Desain Interior

Desain interior adalah seni dimana suatu kekreatiafan dan menerapkan teknis dalam sebuah struktur untuk mencapai lingkungan interior yang dibangun. Solusi fungsional ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup budaya dan penghuinya dan secara estetika menarik. Desain dibuat sebagai respon dan terkoordiasi dengan struktur bangunan dan mengakui lokasi fisik dan konteks sosial proyek. Desain iterior harus mematuhi persyaratan, peraturan dan mendorong prinsip-prinip kelestarian lingkungan.

 

Prinsip Desain

Prinsip desain adalah konsep yang digunakan untuk mengatur elemen struktural desain. Ada 5 prinsip dalam desain yaitu keseimbangan, proposi, irama, tekanan, dan kesatuan. Berikut penjelasannya.

 

Balance

Keseimbangan dalam desain mirip dengan keseimbangan dalam fisika. Bentuk besar dekat dengan pusat dapat diseimbangkan dengan bentuk kecil dekat dengan tepi. Keseimbangan memberikan stabilitas dan struktur pada desain. Bobotnya didistribusikan dalam desain dengan penempatan elemen kita.

 

Proximity

Proximity menciptakan hubungan antar elemen. Ini memberikan titik fokus. Kedekatan tidak berarti bahwa elemen harus ditempatkan bersama, itu berarti mereka harus terhubung secara visual di suatu tempat.

 

Alignment

Memungkinkan kami untuk membuat pesanan dan organisasi. Elemen menyelaraskan memungkinkan mereka untuk membuat koneksi visual satu sama lain.

 

Repetisi

Pengulangan memperkuat desain dengan mengikat elemen individu. Ini membantu menciptakan asosiasi dan konsistensi. Pengulangan bisa menciptakan ritme (perasaan gerakan terorganisir).

 

Kontras

Kontras adalah penjajaran dari elemen yang berlawanan (warna yang berlawanan pada roda warna, atau nilai terang / gelap, atau arah – horisontal / vertikal). Kontras memungkinkan kita untuk menekankan atau menyorot elemen kunci dalam suatu desain.

 

Space

Ruang dalam seni mengacu pada jarak atau area antara, di sekitar, di atas, di bawah, atau di dalam elemen. Ruang positif dan negatif merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan dalam setiap desain.

 

Metode Desain

Explosing

Maksud eksplosing disini adalah mencari inspirasi dengan berfikir kritis untuk mendapatkan inspirasi dari ide yang belum pernah dibuat sebelumnya. Tujuannya adalah sebuah karya yang nantinya akan kita buat akan bersifat original dan tentunya berbeda dengan lainnya.

 

Redefining

Redefining merupakan mengolah kembali suatu bentuk desain agar menjadi bentuk yang lebih baik dan berbeda. Tujuan dari ini adalah mempermudah proses penyampaian informsi yang telah dibuat. Ketika kita membuat suatu desain tetapi informasi itu tidak sampai kepada komunikan perlu diadakan redefining sebagai solusinya.

 

Managing

Managing merupakan menciptakan desain dengan berkelanjutan dan secara terus menerus. Penciptaan desain secara produktif akan mengasah kemampuan kita dalam memahami dan menemukan trik baru dalam pengolahan informasi menjadi sebuah visual.s.

 

Phototyping

Phototyping yaitu memperbaiki atau memodifikasi desain warisan dari generasi yang sebeumnya. Tujuannya adalah pembaharuan dari desain yang telah ada agar desain tersebut dapat tersampaikan dengan baik.

 

Trendspotting

Trendspotting merupakan membuat suatu desain berdasarkan tren yang sedang berkembang. Metode ini sering digunakan untuk mengurangi kejenuhan dalam visual dari sebuah komunikasi yang bersifat fresh dan mengikuti arus yang sedang berlangsung. Hal ini akan membuat desain yang kita buat memang benar untuk mengikuti perkemangan yang ada.

Itu dia penjelan tentang desain. semoga pembahasan kali ini bisa dijadikan sebagai bahan belajar dan bahan referensi. jangan lua juga untuk membaca artikel terkait lainnya :

Baca Juga : 

 

 

 

 

 

Send this to a friend