Pengertian Administrasi : Tujuan, Fungsi dan Cirinya

Pengertian Administrasi
Pengertian Administrasi : Tujuan, Fungsi dan Cirinya
Pengertian Administrasi : Tujuan, Fungsi dan Cirinya

Hallo sobat Murid.Co.Id kita berjumpa lagi , kali ini kami disini akan membahasa tentang Pengertian Administrasi : Tujuan, Fungsi dan Cirinya secara lengkap dan secara jelas dan lengkap maka dari itu mari simak artikel kami di bawah ini sebagai referensi atau rujukan anda belajar, semoga bermanfaat terima kasih sudah berkunjung di Murid.Co.Id

Pengertian Administrasi

Istilah administrasi diserap oleh kata “administrasi” dalam bahasa Inggris, yang berasal dari kata Latin “ad + ministrare”, kata kerja yang berarti: melayani, membantu, memberikan kepuasan. Dari kata itu muncul kata benda “administratio” dan kata sifat ” administrativus ” yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai kata “administration”, setelah itu dipanggil kata “administration”.


Dalam kegiatan sehari-hari ada dua makna untuk kondisi administrasi, yaitu: administrasi dalam arti sempit dan luas.

  1. Administrasi dalam arti sempit berasal dari “administrasi” Belanda, yang berarti pekerjaan ketatausahaan dan kesekretarisan. Pekerjaan yang berkaitan erat dengan kegiatan menulis, misalnya: korespondensi, staf, keuangan, dokumentasi dan pengarsipan, surat menyurat
  2. Administrasi dalam arti luas, yaitu semua kegiatan yang dilakukan untuk dinamika usaha koperasi, sehingga tujuan dapat tercapai dengan benar. Administrasi dalam arti luas ini dapat dilihat dari tiga perspektif, yaitu:

Sudut Pemrosesan

Dari sudut pandang proses, administrasi adalah keseluruhan proses yang dimulai dengan proses pemikiran, proses perencanaan, proses pengaturan, proses mobilisasi dan proses untuk mencapai tujuan itu.

 

Sudut Fungsi

Dilihat dari sudut fungsi atau tugas, administrasi berarti bahwa dalam semua kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan, terdapat fungsi atau tugas yang berbeda, yaitu: ada tugas perencanaan, pengorganisasian tugas, tugas mobilisasi, tugas memantau atau menyelidiki semua kegiatan, sehingga tujuan tercapai tanpa ada penyimpangan.

 

Perspektif Administratif (Institusional / Kelembagaan)

Dari sudut pandang kelembagaan, yaitu administrasi sebagai totalitas institusi, unit kerja bekerja untuk mencapai tujuan. Tentu saja unit adalah keseluruhan yang telah melangkah dari level tertinggi ke level bawah.

 

Ada empat jenis  di antaranya sebagai berikut :

  1. orang atau orang yang menetapkan dan mempertahankan tujuan disebut “manajer” atau “manajer top”
  2. orang atau orang yang menjalankan dan menjalankan bisnis sehingga tujuan dapat dicapai, disebut “manajer”
  3. orang atau orang yang bekerja untuk membantu manajer dengan pemikiran yang sangat berguna untuk mengendalikan upaya kolaborasi, yang disebut “staf ahli”
  4. orang yang memasuki area kerja yang ditunjuk disebut sebagai “karyawan” atau “karyawan”

 

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Terlepas dari makna di atas, ada berbagai makna administratif yang diungkapkan oleh para ahli ketika mendefinisikan mereka. Para ahli memahami administrasi diantaranya sebagai berikut.

  • Arthur Grager: Definisi administrasi menurut Arthur Grager adalah fungsi manajemen komunikasi dan layanan scripting dari suatu organisasi.
  • George Terry: Memahami administrasi menurut George Terry adalah merencanakan, mengelola, dan mengelola pekerjaan kantor, serta memobilisasi mereka yang menerapkannya untuk mencapai tujuan yang dinyatakan.
  • Sondang P. Siagian: definisi administrasi menurut Sondang P. Siagian adalah keseluruhan proses kolaborasi antara dua orang atau lebih yang didasarkan pada rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
  • William Leffingwell dan Edwin Robinson: Menurut William Leffingwell dan Edwin Robinson, istilah administrasi adalah cabang manajemen yang berurusan dengan pelaksanaan pekerjaan kantor secara efisien, kapan dan di mana pekerjaan harus dilakukan.
  • Ulbert: Menurut Ulbert, konsep administrasi dalam arti yang lebih sempit didefinisikan sebagai persiapan sistematis dan pencatatan data dan informasi, baik internal maupun eksternal, dengan tujuan memberikan informasi dan membuatnya lebih mudah untuk mengembalikan sebagian atau seluruhnya. . . Sedangkan pengertian administratif dalam arti sempit dikenal sebagai administrasi.

 

Tujuan Administrasi :

  1. Agar suatu perusahaan dapat (memonitoring) mengikuti kegiatan administrasi perusahaan
  2. Sehingga seorang manajer dapat mengevaluasi kegiatan organisasi perusahaan
  3. Sehingga seorang manajer bisnis menyelenggarakan program dan kegiatan pengembangan bisnis
  4. Sehingga seorang manajer bisnis dapat melindungi aktivitas bisnis dan organisasi bisnis

Fungsi Administrasi :

  1. Catat peralatan organisasi dan kegiatan dalam buku administrasi
  2. Simpan buku administrasi
  3. Menyediakan, melengkapi, dan mengelola buku administrasi
  4. Bekerja pada buku administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Manfaat Administrasi

Banyak pelaku bisnis, baik perusahaan mikro dan kecil dan menengah, mengabaikan administrasi perusahaan mereka. Mereka tidak tahu bahwa manajemen sangat berguna dan berguna ketika menjalankan bisnis. Misalnya, jika UMKM ingin mengajukan proposal dalam permintaan pinjaman, bank atau lembaga yang memberikan pinjaman akan meminta izin dari pelaku UMKM. Contoh lain: jika UKM tidak mendaftarkan kegiatan perusahaan mereka, bagaimana mereka tahu jika perusahaan memiliki untung atau rugi? Gunakan lebih banyak administrasi untuk perusahaan

Hal di atas menyinggung administrasi ketika mengajukan kredit untuk pemain UMKM. Itu tidak lengkap jika Anda tidak tahu apa yang diperlukan untuk mengajukan pinjaman. Diperlukan file administratif berikut:

  • Copy identitas diri dari para pengurus perusahaan
  • Copy NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Copy Akte Pendirian dan Anggaran Dasar Perusahaan beserta perubahannya dari notaris
  • Copy SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)
  • Copy TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
  • Copy rekening koran/giro atau bukti tabungan di bank manapun selama tiga bulan terakhir (bila ada)
  • Data keuangan, seperti neraca, laba rugi, catatan penjualan dan pembelian, serta data pembukuan lainnya, serta
  • Jaminan, tergantung basarnya pinjaman yang diminta

Jenis Administrasi

Dalam perkembangannya, sistem administrasi ini telah dibagi menjadi beberapa bagian yang disesuaikan dengan bahan yang digunakan sebagai subjek penelitian. Beberapa jenis manajemen meliputi:


Administrasi publik

Dalam administrasi publik, subjek diskusi yang dibahas adalah tiga elemen paling penting di suatu negara. Tiga elemen tersebut adalah lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif. Dalam penelitiannya, administrasi publik menghubungkan tiga elemen terpenting negara dengan berbagai aturan dan kebijakan yang berkaitan dengan publik, tujuan negara, dan etika yang menjadi rujukan manajer negara.

Awal mula munculnya konsep administrasi publik ini adalah gagasan esai yang dibuat oleh Woodrow Wilson, yang judulnya adalah Pengantar Administrasi Studi. Dalam mengimplementasikannya, administrasi publik ini akan selalu dikaitkan dengan birokrasi, termasuk aturan dan pelaksana aturan ini.


Administrasi pembangunan

Merupakan sistem administrasi yang dibuat untuk melakukan kontrol perusahaan oleh pemerintah. Tujuannya adalah untuk mencapai pertumbuhan yang direncanakan dalam sejumlah aspek yang lebih baik dalam keadaan yang lebih baik dan lebih maju.

Sistem manajemen pengembangan ini mulai muncul setelah Perang Dunia Kedua. Dimana pada saat itu semua negara di dunia membutuhkan suatu sistem untuk dapat menciptakan perkembangan negara mereka, setelah berakhirnya perang di mana hampir semua negara di dunia terlibat.

Tetapi beberapa ahli berpendapat bahwa keberadaan Rencana Marshall dari Amerika adalah salah satu alasan utama untuk menciptakan konsep manajemen pembangunan ini. Marshal Plan adalah program sebuah negara yang memenangkan perang untuk membantu negara yang hancur dan kalah selama Perang Dunia Kedua.


Pengelolaan lingkungan

Ini adalah serangkaian kegiatan pemerintah dan masyarakat dengan tujuan mewujudkan wawasan lingkungan dan tidak mengecualikan kualitas orang dan lingkungan.

Demikina pembahasan Murid.Co.ID, simak artikel kami lainnya di bawah ini, semoga beramanfaat terima kasih.

 

Send this to a friend