Sebab Terjadinya Inflasi

Diposting pada

Murid.Co.Id Hallo sobat dalam kesempatan kali ini kami disini bersama team akan mebahas tentang materi Sebab Terjadinya Inflasi : Pengertian, Macam Serta Dampak secara lengkap dan jelas, untuk lebih lengkapnya simak artikel kami di bawah ini, semoga bermanfaat.

Sebab Terjadinya Inflasi
Sebab Terjadinya Inflasi

Pengertian Inflasi

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.

Kecenderungan kenaikan harga-harga barang secara umum pada suatu periode tertentu, BI memilah dua komponen inflasi:

  • Core inflation (inflasi yang bersifat permanen, disebabkan meningkatnya permintaan barang dan jasa)
  • Noise inflation (inflasi yang bersifat temporer, disebabkan karena gangguan sesekali, misalnya: bencana alam)

Sebab Terjadinya Inflasi

  1. Jumlah uang yang beredar berlebihan
  2. Defisit pada APBN
  3. Peningkatan ekspor
  4. Naiknya harga BBM
  5. Pengenaan pajak atas barang dan jasa
  6. Terjadi bencana alam, peperangan, pemberontakan

Macam Inflasi Berdasarkan Tingkat keparahan

  • Inflasi Ringan, inflasi yang mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa kurang dari 5% setahun
  • Inflasi Sedang, inflasi yang mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa antara 5% – 30% setahun
  • Inflasi Tinggi, inflasi yang mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa antara 30% – 100% setahun
  • Hyper Inflation, inflasi yang mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa lebih dari 100% setahun
  • Inflasi Spiral, inflasi yang terjadi secara kumulatif dimana kenaikan harga barang dan jasa akan mengakibatkan tuntutan kenaikan upah dan gaji

Dibeberapa Negara inflasi spiral paling berbahaya, karena akan mengakibatkan ketidakstabilan dibidang lain (budaya,sosial,politik,pertahanan keamanan) yang akan memberi dampak negatif dan mengganggu stabilitas nasional.


Penyebab Terjadinya Inflasi

Kenaikan Permintaan

Kenaikan Permintaan (demand pull inflation), diakibatkan oleh kenaikan permintaan agregat. Yaitu peningkatan belanja pemerintah, peningkatan ekspor, peningkatan permintaan barang untuk kebutuhan swasta dan peningkatan konsumsi rumah tangga.


Inflasi Karena Biaya Produksi

Inflasi Karena Biaya Produksi (cost push inflation), dapat terjadi karena naiknya harga-harga faktor produksi. Kenaikan biaya produksi karena naiknya harga bahan baku, karena keberhasilan serikat buruh dlm menaikkan upah atau karena kenaikan BBM.

Grafik Demand Pull Inflation

Grafik Demand Pull Inflation
Grafik Demand Pull Inflation

Titik keseimbangan awal di A (Po,Qo). Permintaan naik menggeser D ke D1, sementara penawaran tetap. Titik keseimbangan baru di B (P1Q1)

 Grafik Cost Push Inflation

Grafik Cost Push
Grafik Cost Push

Titik keseimbangan awal di A (Po,Qo), karena biaya produksi naik, sementara permintaan tetap, maka jumlah yang ditawarkan berkurang. Karena yang ditawarkan berkurang, harga naik dari Poke P1. Titik keseimbangan menjadi di B (P1Q1)


Menghitung Tekanan Inflasi

Untuk menghitung prosentase tekanan inflasi pada suatu periode tertentu dapat digunakan rumus:

Menghitung Tekanan Inflasi
Menghitung Tekanan Inflasi

Pn : tingkat harga pada periode ke-n
Pn-1 : tingkat harga pada periode sebelum ke-n

Contoh:


Tingkat harga pada bulan Januari 2002 Rp 2.400. Sedangkan pada bulan Juni 2002 tingkat harga menjadi Rp 2.700 Jadi tekanan Inflasi selama semester I tahun 2002 adalah.

Contoh Perhitungan Inflasi
Contoh Perhitungan Inflasi

Dampak Inflasi

Dampak Inflasi
Dampak Inflasi

Istilah yang berhubungan dengan inflasi

  1. Deflasi, keadaan yang menunjukkan daya beli uang meningkat dalam masa tertentu, karena jumlah uang yang beredar relatif kecil dari jumlah barang dan jasa yang tersedia.
  2. Depresiasi, penurunan nilai tukar mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing
  3. Apresiasi, kenaikan nilai tukar mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing
  4. Devaluasi, penurunan nilai tukar suatu mata uang terhadap mata uang lain yang ditetapkan pemerintah.
  5. Inflasi terbuka, harga bergerak tak terkendali, terdapat kelebihan permintaan akan barang-barang relatif dibandingkan dengan penawaran.
  6. Sanering, pemotongan nilai nominal uang yang dilakukan pemerintah.

Komponen Inflasi

Ada tiga komponen yang harus dipenuhi agar dapat dikatakan telah terjadi inflasi, Prathama dan Mandala (2001:203)

Kenaikan Harga

Harga suatu komoditas dikatakan naik jika menjadi lebih tinggi darpada harga periode sebelumnya.


Bersifat Umum

Kenaikan harga suatu komoditas belum dapat dikatakan inflasi jika kenaikan tersebut tidak menyebabkan harga secara umum naik.


Berlangsung Terus Menerus

Kenaikan harga yang bersifat umum juga belum akan memunculkan inflasi, jika terjadi sesaat, karena itu perhitungan inflasi dilakukan dalam rentang waktu minimal bulanan


Tingkat Inflasi

Kondisi inflasi menurut Samuelson (1998:581), berdasarkan sifatnya inflasi dibagi menjadi tiga bagian yaitu :


Merayap {Creeping Inflation)

Laju inflasi yang rendah (kurang dari 10% pertahun), kenaikan harga berjalan lambat dengan persentase yang kecil serta dalam jangka waktu yang relatif lama.


Inflasi menengah {Galloping Inflation)

Ditandai dengan kenaikan harga yang cukup besar dan kadang-kadang berjalan dalam waktu yang relatif pendek serta mempunyai sifat akselerasi yang arrinya harga-harga minggu/bulan ini lebih tinggi dari minggu/bulan lalu dan seterusnya.


Inflasi Tinggi {Hyper Inflation)

Inflasi yang paling parah dengan dtandai dengan kenaikan harga sampai 5 atau 6 kali dan nilai uang merosot dengan tajam. Biasanya keadaan ini timbul apabila pemerintah mengalami defisit anggaran belanja.


Demikian pembahasan materi dari kami tentang Sebab Terjadinya Inflasi : Pengertian, Macam Serta Dampak secara lengkap dan Jelas, semoga bermanfaat, jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.Id