Prinsip Geografi Beserta Contohnya Dalam Kehidupan

Diposting pada

Prinsip Geografi Beserta Contohnya Dalam Kehidupan
Prinsip Geografi Beserta Contohnya Dalam Kehidupan

 

Hai Sahabat kembali lagi dengan Murid.Co.ID yang kali ini akan membahas tentang  apa itu prinsip geografi, terlebih dahulu apa itu geografi? Pada dasarnya geografi mempelajari semua gejala dan fenomena dalam ruang baik yang bersifat alamiah maupun sosial. Gejala dan fenomena tersebut, nyata dan ada dalam kehidupan sebagai hasil dari perpaduan aspek fisikal dan kehidupan itu sendiri. Adapun prinsip-rinsip dalam geografi yang digunakan sebagai dasar pengkajian gejala dan masalah geografi baik menyangkut aspek fisik, manusia, atau hubungan manusia dengan lingkungan.

Prinsip Geograsi terdiri atas empat prinsip yaitu prinsip penyebaran, prinsip interelasi, prinsip deskripsi, serta prinsip korologi.

 

Prinsip Penyebaran

Prinsip penyebaran merupakan prinsip dasar dalam mengkaji setiap gejala dan fakta geografi, baik gajala alam maupun manusia. prinsip ini memandang bahwa setiap gejala dan fakta dipermukaan bumi tersebar secara tidak merata antara satu wilayah dan wilayah lainnya. Suatu gejala geografi bisa terlihat terkumpul dalam jumlah yang padat dan banyak, akan tetapi di tempat lain terlihat jarang dan cenderung sedikit.

Contoh :

  • Persebran flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga bagian menurut Garis Wallance dan Garis Weber. Flora dibagaian barat Indonesia didominasi oleh vegetasi hutan tropis, hal tersebut dikarenakan kawasan ini memiliki curah hujan yang lebih tinggi.
  • Persebaran kandungan minyak bumi dan gas diwilayah Indonesia tidak merata, lebih banyak terkonsentrasi di wilayah Indonseia bagian barat, sedangkan di wilayah Indonesia bagian timur lebih banyak mengandung mineral.

 

Prinsip Interelasi

Setekah melihat gejala dan fakta geografi dalam penyebarannya yang tidak merata dalam wilayah-wilayah tertentu, akan dapat diungkapkan pula hubungan satu sama lain. Prinsip Interelasi digunakan untuk melihat pola hubungan antara satu gejala dan gejala lainnya, meliputi hubungan antara :

  • faktor fisik dengan faktor fisik yang lainnya.
  • faktor fisik dengan faktor manusia.
  • faktor manusia dengan daktor manusia lainnya.

 

Contoh :

  • Indonesia menjadi wilayah rawan gunung meletus karena dilewati oleh tiga sistem pegunungan api dunia (ring of fire)
  • Banjir di kota Jakarta seringkali diakibatkan oleh perilaku penduduk yang tidak mempedulikan kelestarian lingkungan.
  • Usaha pembukaan lahan di hutan untuk keperluan area pertambangan akan menyebabkan terjadinya penebangan hutan dan tumbuhan di area hutan.

 

Prinsip Deskripsi

Prinsip deskripsi merupakan prinsip yang menggambarkan lebih jauh terhadap persebaran dan hubungan interasi antara fakta dan gejala dipermukaan bumi. Untuk menyajikan gejala secara komperehensif saat dimulai dari mengajukan pertanyaan 5W1H seadangkan bentuk penyajiannya berupa kata-kata, tulisan,tabel,grafik, dan peta.

Contoh :

Wilayah banjir di DKI Jakarta 30 persen berada di Jakarta Timur, 20 persen di Jakarta Barat, 10 persen dijakarta pusat, 20 persen di Jakarta Selatan, dan 20 persen di Jakarta Barat

 

Prinsip Korologi

Prinsip Korologi merupakan prinsip yang meninjau gejala, fakta, dan masalah geografi dari penyebaran , interelasi dan interaksinya dalam ruang. Ruang pada sudut pandang demografi adalah permukaan bumi secara keseluruhan yang membentuk suatu fungsi. Prinsip ini menggabungkan ketiga prinsip yang telah dibahas sebelumnya.

Contoh :

  • untuk meneliti masalah hujan harus  diteliti mengenai persebaran hujan di Indonesia, apa penyebabnya, kemudian mengapa ada perbedaan curah hujan disetiap daerah, serta dampak apa yang ditimbulkan dari kejadian tersebut.

 

Perbedaan prinsip-prinsip geografi diatas dapat dilihat dari beberapa aspek sebagai berikut :

  1. Sudut pandangnya, prinsip penyebaran memperhatikan dari penyearan suatu fenomena geosfer baik itu fisik maupun sosial, atau lebih menitikberatkan what, apa yang yang ada disuatu wilayah, apa yang tersebar di wilayah tertentu.
  2. Interelasi lebih menitikberakan pada who dan where karena pada interelasi ini lebih melihat keada hubungan antara gejala yang ada dalam prinsip penyebaran tadi. Jadi, tingkatan prnsipp ini lebih tingga ketimbang penyebaran.
  3. Prinsip deskripsi lebih memperhatikan why , yaitu mengapa fenomena geosfer tersebut terjadi di suatu temapat terentu . Mengapa tidak di tempat lain. Pada prinsip ini dikaji lebih mendalam dnegan mengajukan pertanyaan “mengapa”
  4. Prinsip korologi, memperhatikan how karena prinsip yang telah ada diatas yaitu prinsip penyebaran, prinsip interalasi, deskripsi selanjutnya ditinjau dari interaksi mereka daam sudut pandang keruangan. Dataran tinggi, dataran randah atau keruangan lainnya. Pada analisa keruangan ini perlu diperhatikan mengenai pendekatan keruangan yang melihat setiap fenomena berdasarkan sudut pandang keruangan, dimana setiap ruang itu berbeda dan keruangan ini akan membentuk hubungan yang berbeda juga antara satu tempat dengan tempat lainnya.

Sekian pembahasan kami mengenai Prinsip Geografi Beserta Contohnya di Kehidupan Kita.

Baca juga artikel terkait lainnya di sini :