Pengelolaan Badan Usaha

Diposting pada

Hallo sobat Murid.Co.id dalam kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Pengelolaan Badan Usaha : Penggabungan, Negara, Daerah dan SwastaUntuk lebih jelasnya mari simak artikel kami di bawah ini, semoga bermanfaat sobat.

Pengelolaan Badan Usaha : Penggabungan, Negara, Daerah dan Swasta
Pengelolaan Badan Usaha : Penggabungan, Negara, Daerah dan Swasta

Penggabungan Badan Usaha

Penggabungan atau kombinasi badan usaha adalah kerja sama beberapa perusahaan atau badan usaha yang semula berdiri sendiri-sendiri. Dalam praktek sehari-hari, sering terjadi beberapa badan usaha yang pada mulanya berdiri sendiri bergabung menjadi satu.


Gabungan ini ada yang bersifat kekal dan ada pula yang bersifat sementara. Apa saja bentuk dari penggabungan badan usaha tersebut? simak penjelasan kami di bawah ini.

Artikel Lainnya : Fungsi Badan Usaha dalam Perekonomian


Trust

Pelaburan beberapa badan usaha menjadi sebuah perusahaan yang baru sehingga diperolah kekuasaan yang besar dan monopoli


Kartel

Bentuk kerjasama antara beberapa perusahaan yang bergerak di bidang usaha yang sama dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan, memperkecil kondisi persaingan dan memperluas atau menguasai pasar


Waralaba

Merupakan sistem usaha yang tidak memakai modal sendiri artinya untuk membuka gerai waralaba cukup menggunakan modal milik investor lain.


Concern

sama halnya dengan holding company, yaitu memiliki sebagian besar saham saham dari beberapa badan usaha.


Production Sharing

adalah kerjasama bagi hasil antara pihak pihak tertentu.


Syndicate

kerjasama sementara oleh beberapa badan usaha untuk menjual atau mengerjakan suatu proses produksi.


Joint Venture

Penggabungan beberapa badan usaha untuk mendirikan satu bentuk usaha bersama dengan modal bersama pula dengan tujuan untuk menggali kekayaan alam dan mendidik tenga ahli untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar.


Hoding Company

Suatu PT yang besar yang menguasai sebagian besar sero atau saham perusahaan lainnya.

Artikel Lainnya : Jenis – Jenis Badan Usaha


Merger

penggabungan beberapa badan usaha dengan jalan meleburkan diri menjadi satu perusahaan baru jadi merger identik dengan trust.


Corner And Ring

penggabungan beberapa badan usaha yang tujuan mencari keuntungan besar, dengan cara menguasai penawaran barang untuk memperolah monopoli dan menaikkan harga

Artikel Lainnya : Berdasarkan Kepemilkan Modal


Pengelolaan Badan Usaha

Telah dijelaskan diawal bahwa Badan usaha adalah suatu kesatuan yuridis ekonomi yang mendirikan usaha untuk mencari keuntungan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diperlukan pengelolaan yang baik atau diperlukan manajemen yang profesional.


Pengelolaan yang baik harus memiliki prinsip-prinsip yang menjadi dasar dalam melakukan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan badan usaha. Prinsip-prinsip terebut antara lain:

  1. Seluruh kegiatan usaha ditujukan untuk mencari keuntungan (profit motive).
  2. Kegiatan usaha dilakukan secara terus menerus atau kontinu.
  3. Bersifat tetap artinya tetap menjalankan usahanya secara permanen.
  4. Berusaha untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.
  5. Persaingan antar badan usaha secara sehat, artinya tidak mematikan salah satu pihak.
  6. Keuntungan yang diperoleh untuk pengembangan usaha.

Artikel Lainnya : Berdasarkan Lapangan Usaha


Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara dengan Badan Usaha Milik Swasta tentunya berbeda. Adapun prinsip-prinsip pengeloaan BUMN sebagai berikut:

  • Tujuannya tidak semata-mata mencari keuntungan, tetapi lebih bersifat sosial, walaupun dibenarkan mencari keuntungan.
  • Sebagai salah satu sumber penghasilan negara, maka keuntungan dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
  • Pemerintah aktif mengatur kebijakan maupun teknisnya.
  • Selama masih dibutuhkan keberadaannya, maka badan usaha milik negara terus berlanjut.
  • Jenis usahanya bersifat tetap, yang terdiri atas Perjan, Perum, dan Persero.

Artikel Lainnya : Pengertian Badan Usaha


Sedangkan pengeloaan Badan Usaha Milik Swasta dalam menjalankan kegiatannya harus berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut.

  1. Bertujuan untuk mencari keuntungan.
  2. Keuntungan yang diperoleh untuk pengembangan usaha, agar lebih besar dengan tidak mematikan usaha kecil.
  3. Bentuk badan usaha disesuaikan dengan besarnya modal dan keuntungan yang diperoleh
  4. Modal dan pengelolaan usaha diatur oleh swasta.
  5. Pelaksanaan usahanya terus-menerus, untuk menjamin kontinuitas perusahaannya.
  6. Untuk pengembangan usahanya dapat mengadakan kerja sama dengan pihak asing.

Badan Usaha Milik Negara

Badan Usaha Milik Negara merupakan badan usaha yang seluruh modalnya berasal dari kekayaan negara yang disisihkan. Tujuan BUMN adalah melayani dan mencukupi kebutuhan masyarakat umum, meningkatkan kemakmuran dan menambah kas negara untuk membiayai pembangunan, dan membuka lapangan pekerjaan.


Menurut UU No. 9 tahun 1969, BUMN dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: 1. Perusahaan Negara Jawatan (Perjan), 2. Perusahaan Negara Umum (Perum), 3. Perusahaan Negara Perseroan (Persero).

Artikel Lainnya : Fungsi Badan Usaha


Perusahan Jawatan (Perjan)

yaitu bentuk BUMN yang semua modalnya dimiliki oleh pemerintah. Badan usaha ini berorientasi pada pelayanan masyarakat. Karena selalu mengalami kerugian sekarang ini sudah tidak ada lagi perusahaan BUMN yang memakai model Perjan, sebab besarnya biaya yang digunakan untuk memelihara perjan tersebut.

Contoh Perjan misalnya seperti: PJKA yang sekarang sudah berganti menjadi PT. KAI (PT Kereta Api Indonesia).


Badan Usaha Umum (Perum)

Yaitu bentuk BUMN yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham, yang bertujuan untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan sekaligus mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan badan usaha.


Untuk mendukung kegiatan dalam rangka mencapai maksud dan tujuan , dengan persetujuan menteri, Perum dapat melakukan penyertaan modal dalam badan usaha lain.


Contoh Perum antara lai Perum Damri, Perum Bulog, Perum Pegadaian, dan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri).

Artikel Lainnya : Fungsi Komersial


Perseroan (Persero)

Adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham seluruh atau paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanya mengejar keuntungan.


Maksud dan tujuan pendirian Persero adalah menyediakan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat, serta mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai badan usaha.

Contoh Persero antara lain PT Pertamina, PT Kimia Farma Tbk., PT Kereta Api Indonesia, PT Bank BNI Tbk., PT Jamsostek, dan PT Garuda Indonesia Tbk.


Badan Usaha Milik Daerah

Badan Usaha daerah adalah badan usaha yang modalnya berasal dari kekayaan daerah yang dipisahkan, baik yang didirikan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Badan usaha daerah bergerak di bidang usaha umum yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Artikel Lainnya : Fungsi Sosial


Badan Usaha Milik Daerah atau Perusahaan Daerah memilik fungsi dan peran yang besar dalam pembangunan dan perekonomian daerah. Berikut tabel fungsi dan peran BUMD.

Tabel fungsi dan peran BUMD
Tabel fungsi dan peran BUMD

Badan Usaha Milik Swasta

Anda ingat Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS ini merupakan salah satu jenis badan usaha yang telah Anda pelajari pada menu tentang Jenis-jenis badan Usaha sebelumnya. Nah, selanjutnya Anda sekarang akan mendalami lebih lanjut mengenai Badan Usaha Milik Swasta yang dibedakan menjadi empat yaitu Badan Usaha Swasta Perseorangan, Badan Usaha Persekutuan, Perseoran Terbatas dan Koperasi.


Badan Usaha Milik Swasta memiliki fungsi dan peranan yang penting dalam pembangunan perekonomian Nasional dari kekuatan dana (finansial), profesionalisme dan fleksibilitas yang dimiliki oleh badan usaha swasta.

Artikel Lainnya :  Contoh Paragraf Persuasif


Badan Badan Usaha Milik Swasta berdasarkan kepemilikannya dibedakan menjadi dua yaitu: Badan Usaha Swasta Perseorangan dan Badan Usaha Swasta Perkesekutuan. Bagaimana ciri-ciri dari kedua Badan Usaha Swasta tersebut? Perhatikan tabel dibawah ini!

Ciri dari Kedua Badan Usaha Swasta
Ciri dari Kedua Badan Usaha Swasta

Tujuan dari badan usaha swasta dalam menjalankan kegiatannya adalah menyediakan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan masyarakat melalui usaha komersial. Laba pada badan usaha swasta berfungsi sebagai sumber pemupukan modal dan tidak boleh digunakan untuk penguasaan ekonomi oleh orang-seorang atau kelompok yang merugikan komponen pemilik faktor produksi.

Artikel Lainnya :  Paragraf Narasi


Badan Usaha Swasta Perseorangan

Yaitu usaha yang dimiliki oleh perseorangan dan memilik ciri-ciri :

  1. Dimiliki secara pribadi atau perseorangan
  2. Pengelolaan badan usaha mudah dan murah
  3. Pengusaha sebagai pemilik bebas dalam mengemukakan dan menerapkan kebijakan kepada bawahan, tanpa melalui jalur birokratis .
  4. Pemilik dapat menutup badan usaha jika tidak menguntungkan
  5. Modal badan usaha perorangan hanya satu orang (tidak terpisah)
  6. Modal berasal dari pribadi pemilik
  7. Kelangsungan hidup usaha tergantung pemilik perusahaan itu sendiri

Contoh Perusahaan Perseorangan:
Usaha kecil atau UKM (Usaha Kecil Menengah) merupakan contoh perusahaan perorangan misalnya salon kecantikan, toko kelontong, warnet, restoran dan laundry.


Badan Usaha Persekutuan

Terdapat beberapa jenis perusahaan yang tergolong perusahaan persekutuan antara lain

  • Firma, didirikan oleh beberapa orang dengan nama bersama. Dalam firma, setiap penerapan kebijakan harus mempertimbangkan kepentingan-kepentingan para pemilik. Kekayaan pribadi dan badan usaha juga tidak dipisahkan. Akibatnya, apabila firma bangkrut, akan diikuti oleh kebangkrutan para pemiliknya.

  • Persekutuan Komanditer (CV) didirikan oleh beberapa orang yang terbagi dalam sekutu aktif dan pasif. Sekutu aktif adalah orang atau kelompok orang yang mengelola badan usaha. Sedangkan kelompok sekutu pasif orang atau kelompok orang yang tidak mengelola badan usaha, namun menyediakan modal bagi pendirian dan keberlangsungan badan usaha. Dalam CV adanya pemisahan tanggung jawab antara sekutu aktif dan pasif.

Perseoran Terbatas

Merupakan badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang, berbadan hukum, dan modalnya terdiri atas saham-saham. PT memiliki kemampuan mendapatkan modal dalam jumlah besar melalui penerbitan saham. Pemilik saham terbesar memiliki kontrol terbesar atas badan usaha, Ciri Perusahaan Perseoran Terbatas antara lain:

Artikel Lainnya : Jenis Jenis Bakteri


  1. Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  2. Modal dan ukuran perusahaan besar
  3. Kelangsungan hidup perusahaan PT ada di tangan pemilik saham
  4. Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  5. Kepemilikan mudah berpindah tangan
  6. Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
  7. Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
  8. Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  9. Sulit untuk membubarkan
  10. Pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

Koperasi

Koperasi merupakan organisasi usaha yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama.


Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Berdasarkan fungsinya koperasi dibedakan menjadi empat yaitu:


  • Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi: koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.

  • Koperasi penjualan/pemasaran: koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.

  • Koperasi produksi : koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.

  • Koperasi Jasa : koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: simpan pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.

Demikian Materi dari kami tentang Pengelolaan Badan Usaha : Penggabungan, Negara, Daerah dan Swasta secara lengkap dan jelas, semoga bermanfaat jangan lupa di share ya sobat Murid.Co.Id