Stratifikasi dan Diferensiasi Sosial

Diposting pada

Hallo sobat Murid.Co.Id Pernahkah anda perhatikan orang-orang yang ada di sekitar anda? Baik yang ada di lingkungan tempat tinggal maupun yang ada di tempat umum lainnya, seperti di kantor, di sekolah, atau lembaga sosial. Bagaimana keadaan mereka? Tentu anda katakan keadaan mereka beragam.

Stratifikasi dan Diferensiasi Sosial Jenis Beserta Pengelompokan
Stratifikasi dan Diferensiasi Sosial Jenis Beserta Pengelompokan

Ada yang menduduki jabatan pimpinan, ada juga yang menjadi pegawai biasa. Berasal dari ras, suku bangsa, agama, jenis kelamin, pendidikan dan kemampuan ekonomi yang beragam. Keanekaragaman itu akan membentuk lapisan-lapisan di masyarakat berupa stratifikasi sosial atau diferensiasi sosial.


Stratifikasi Sosial

Menurut anda, bagaimana masyarakat menghadapi perbedaan status sosial yang ada? Ternyata masyarakat menanggapinya dengan berlainan. Ada perbedaan yang menimbulkan perbedaan perilaku dan pemberian penghargaan, ada juga yang tidak. Sebagai contoh orang-orang dengan status sosial tinggi ditempatkan di atas yang lainnya.


Sedang orang dengan status sosial rendah ditempatkan di bawah. Penempatan anggota masyarakat dalam posisi vertikal berdasarkan status sosialnya disebut dengan stratifikasi sosial.


Stratifikasi Sosial Adalah

Stratifikasi sosial merupakan suatu konsep dalam sosiologi yang melihat bagaimana anggota masyarakat dibedakan berdasarkan status yang dimilikinya.. Stratifikasi berasal dari kata stratum yang berarti strata atau lapisan dalam bentuk jamak


Dimensi Stratifikasi Sosial

Untuk menjelaskan stratifikasi sosial ada tiga dimensi yang dapat dipergunakan yaitu :privilege, prestise, dan power. Ketiga dimensi ini dapat dipergunakan sendiri-sendiri,namun juga dapat didigunakan secara bersama.


Karl Marx menggunakan satu dimensi, yaitu privilege atau ekonomi untuk membagi masyarakat industri menjadi dua kelas, yaitu kelas Borjuis dan Proletar. Sedangkan MaxWeber, Peter Berger, Jeffries dan Ransford mempergunakan ketiga dimensi tersebut. Dari penggunaan ketiga dimensi tersebut Max Weber memperkenalkan konsep : kelas,kelompok status, dan partai.


Status Sosial

Status sosial adalah kumpulan hak dan kewajiban yang dimiliki individu dalam masyarakatnya (Ralph Linton 1968:358), Status sosial terbagi atas:


Ascribed Status

Diperoleh sejak lahir, misalnya jenis kelamin, keturunan, kasta, ras, dan suku bangsa.


Achieved Status

Diperoleh melalui usaha pribadi individu, misalnya pendidikan, kekayaan, dan pekerjaan.


Assigned Status

Diperoleh dari masyarakat tanpa memperlihatkan status yang dibawanya sejak lahir tapi karena usahanya.


Dasar Stratifikasi Sosial

Segala sesuatu dapat dijadikan dasar stratifikasi sosial jika sesuatu itu dianggap bernilai atau berharga dibandingkan dengan yang lain. Stratifikasi sosial dapat terbentuk berdasarkan : kekayaan (ekonomi), pendidikan, kekuasaan, atau keturunan.


Masyarakat masih lebih menghargai orang yang memiliki kekayaan berlimpah daripada orang yang tidak memiliki kekayaan sama sekali. Jika ini yang terjadi maka dikatakan dasar stratifikasi sosial adalah kekayaan atau ekonomi. Stratifikasi seperti ini disebut kelas sosial.


Kelas Sosial

Kelas sosial adalah stratifikasi sosial berdasarkan ekonomi (Barger, 1980). Kita tidak dapat melepaskan dimensi ekonomi dari dimensi pekerjaan dan pendidikan. Pekerjaan dengan penghasilannya merupakan bagian penting dari ekonomi. Pendidikan menjadi syarat bagi pekerjaan. Ketiga hal tersebut saling berkaitan (Jeffriws, 1980).


Jika anda diminta memilih menjadi presiden atau tukang parkir, mana yang anda pilih? Tentu anda memilih menjadi presiden karena anda memandang kekuasaan. Tukang parkir memiliki kekuasaan seluas wilayah parkir, sedang presiden memiliki kekuasaan seluas negara.


Kalau kita lihat masyarakat Yogya dan Solo, penghormatan terhadap raja dan keluarganya sangat besar. Keadaan ini memperlihatkan dasar stratifikasi sosial adalah keturunan raja. Dapatkah anda sebutkan dasar stratifikasi sosial yang ada di masyarakat anda?


Jenis Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial dibedakan menjadi dua macam yaitu:

  1. Stratifikasi sosial tertutup
  2. Stratifikasi sosial terbuka
  3. Stratifikasi sosial Campuran

Apa yang membedakan keduanya? Keterbukaan stratifikasi sosial diukur dari mudah-tidaknya dan sering-tidaknya seseorang yang mempunyai status sosial tertentu memperoleh strata yang lebih tinggi (Yinger, 1966:34).


Stratifikasi Sosial Tertutup

Stratifikasi sosial tertutup terjadi jika masyarakat tidak dapat beralih dari satu strata ke strata lain. Bisakah anda memberi contoh? Contoh stratifikasi sosial tertutup adalah sistem kasta seperti di Bali atau India.


Stratifikasi Sosial Terbuka

Stratifikasi sosial terbuka terjadi jika masyarakat dapat beralih dari satu strata ke strata lain. Jika dasar stratifikasi yang digunakan kekayaan, apakah tiap strata dapat beralih dari atas ke bawah atau sebaliknya? Tentu saja dapat! Siapapun bisa beralih dari memiliki kekayaan berlimpah, akhirnya menjadi orang yang tidak memiliki apapun. Atau dari orang yang hanya memiliki sedikit kekayaan, akhirnya mendapat harta berlimpah. Tidak mustahil bukan?


Stratifikasi Sosial Campuran

Stratifikasi sosial campuran merupakan kombinasi antara stratifikasi tertutupdan terbuka. Misalnya, seorang Bali berkasta Brahmana mempunyai kedudukanterhormat di Bali, namun apabila ia pindah ke Jakarta menjadi buruh, ia memperolehkedudukan rendah. Maka, ia harus menyesuaikan diri dengan aturan kelompokmasyarakat di Jakarta.


Diferensiasi Sosial

Diferensiasi adalah klasifikasi terhadap perbedaan-perbedaan yang biasanya sama.Pengertian sama disini menunjukkan pada penggolongan atau klasifikasi masyarakatsecara horisontal, mendatar, atau sejajar. Asumsinya adalah tidak ada golongan daripembagian tersebut yang lebih tinggi daripada golongan lainnya.


Ciri Diferensiasi sosial


Ciri Fisik

Ciri Fisik Diferensiasi ini terjadi karena perbedaan ciri-ciri tertentu.Misalnya : warna kulit, bentuk mata, rambut, hidung, muka, dsb.


Ciri Sosial

Ciri Sosial Diferensiasi sosial ini muncul karena perbedaan pekerjaan yang menimbulkan carapandang dan pola perilaku dalam masyarakat berbeda. Termasuk didalam kategori iniadalah perbedaan peranan, prestise dan kekuasaan.Contohnya : pola perilaku seorang perawat akan berbeda dengan seorang karyawankantor.


Ciri Budaya

Ciri Budaya Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup suatu masyarakat menyangkut nilai-nilai yang dianutnya, seperti religi atau kepercayaan, sistemkekeluargaan, keuletan dan ketangguhan (etos). Hasil dari nilai-nilai yang dianut suatumasyarakat dapat kita lihat dari bahasa,kesenian, arsitektur, pakaian adat, agama, dsb.


Pengelompokan Social

Diferensiasi Ras

Ras adalah suatu kelompok manusia yang memiliki cirri-ciri fisik bawaan yang sama.Diperensiasi ras adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan ciri-ciri fisiknya.

Ras adalah

Ras adalah penggolongan manusia berdasarkan kesamaan fisik yang dibawa sejak lahir.
A. L. Kroeber (1948) membagi ras atas:

  • Mongoloid
  • Kaukasoid
  • Negroid
  • Australoid
  • Ras khusus

Pembeda lainnya yang terdapat pada masyarakat Indonesia adalah suku bangsa dan agama. Walau ada perbedaan berdasarkan ketiga hal tadi, kita tidak meletakkan mereka dalam posisi atas-bawah, tapi sejajar. Artinya suku bangsa A tidak lebih tinggi dari suku bangsa B. Ras Mongol atau Mongoloid tidak lebih rendah dibandingkan ras Kaukasia atau Kaukasoid.


Inilah yang disebut diferensiasi sosial. Diferensiasi sosial adalah penggolongan masyarakat secara sejajar atau horisontal. Bisakah anda sebutkan perbedaannya dengan stratifikasi sosial? Bagaimana pendapat anda jika ada masyarakat yang menjadikan ras, suku-bangsa, dan agama sebagai dasar stratifikasi sosial? Bahaslah dengan teman anda.


Diferensiasi Suku Bangsa (Etnis)

Menurut Hassan Shadily MA, suku bangsa atau etnis adalah segolongan rakyat yangmasih dianggap mempunyai hubungan biologis.


Diferensiasi Klen (Clan) Klen

Diferensiasi Klen (Clan) Klen/ kerabat luas / keluarga besar. Klen merupakan kesatuan keturunan (genealogis),kesatuan kepercayaan (religiomagis) dan kesatuan adapt (tradisi). Klen adalah systemsocial berdasarkan ikatan darah atau keturunan yang sama umumnya terjadi dimasyarakat unilateral baik melalui garis ayah (patrilineal) atau ibu (matrilineal).


Diferensiasi Agama

Diferensiasi agama adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan agama / kepercayaannya.


Diferensiasi Profesi (pekerjaan)

Diferensiasi profesi adalah pengelompokan masyarakat atas dasar jenis pekerjaan atauprofesinya. Profesi biasanya berkaitan dengan keterampilan khusus. Misal profesi gurumemerlukan keterampilan khusus, seperti: pandai berbicara, bisa membimbing, sabar dansebagainya.
Berdasarkan perbedaan profesi orang dimasyarakat berprofesi: guru, dokter, pedagang,buruh, pegawai negri, tentara dan sebagainya.


Diferensiasi Jenis Kelamin

Jenis kelamin merupakan kategori dalam masyarakat yang didasarkan pada perbedaanseks atau jenis kelamin (perbedaan biologis). Perbedaan biologis ini dapat kita lihat daristruktur organ reproduksi, bentuk tubuh, suara, dan sebagainya. Atas dasar itu maka adakelompok laki-laki/pria dan kelompok wanita/perempuan.


Diferensiasi Asal Daerah

Diferensiasi ini merupakan pengelompokan manusia berdasarkan asal daerah atau tempat tinggalnya.


Diferensiasi Partai

Diferensiasi partai adalah perbedaan masyarakat dalam kegiatannya mengatur kekuasaannegara, yang berupa kesatuan-kesatuan social, seazas, seideologi dan sealiran.


Jika kita perhatikan ada perbedaan antara bentuk fisik masyarakat Jawa dengan masyarakat Papua. Apalagi jika kita bandingkan dengan masyarakat Eropa. Pembedaan ciri fisik inilah yang disebut ras.


Demikian Materi dari kami tentang Stratifikasi dan Diferensiasi Sosial Jenis Beserta Pengelompokan secara lengkap dan jelas, semoga bermanfaat, jangan lupa di share ya sobat di jejaring sosial anda, terima kasih. Murid.Co.Id