Jenis Sansevieria Hingga Pertumbuhan

Diposting pada

Bertanam Aneka Jenis Sansevieria

Habitat atau sebaran tumbuh tanaman ”lidah mertua” berasal dari Negara Afrika Timur, Arab, India Timur, Asia Selatan dan Pakistan. Secara geografis umumnya tumbuh di daerah tropis kering dan cocok di budidayakan di Indonesia dengan iklim yang panas, atau tepatnya dapat tumbuh mulai dari dataran rendah sampai ±300 m di atas permukaan laut.


Sansevieria ini mudah dikenali, karena merupakan tanaman hias dengan pesona keindahan daun yang bertekstur kaku dan keras, tumbuh tegak berwarna kuning hijau dengan anakan di sekitar tanaman induk, tidak berbatang, berbunga dan biji. Pesona tanaman ini terletak pada kombinasi warna, model, motif dan ukuran daun pada beberapa jenis Sansevieria yang tumbuh dengan membawa karakter dan keunikan yang beragam.

Keunikan Dan Manfaat Sansevieria

Berikut ini keuninkan dan manfaat Sansevieria secara lengkap

Keunikan Sansevieria

Keunikan Sansevieria terletak pada keindahan bentuk fisiologis tanaman yang sensual dan khas menyebabkan para pencinta tanaman hias menyukai kehadirannya, bahkan sekarang menjadi tren tanaman favorit di kalangan pencintanya.


Ciri Keunikan Sansevieria

Ciri keunikan Sansevieria pada warna-warni tampilan daun, mulai dari hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, kombinasi putih-kuning dan hijau-kuning, disertai model tampilan daun yang cantik dengan model panjang dan pendek seperti bentuk tongkat , pedang, bulat runcing, dll.


Keunikan lain dari tanaman ini juga terletak pada ketahanan tumbuh pada media tanam yang tidak membutuhkan perlakuan khusus, misalnya dapat tumbuh dengan media yang tingkat kesuburannya kurang, serta tahan dengan media kering, dan hidup di banyak kondisi suhu udara (di dalam maupun luar ruangan), baik dengan pencahayaan maupun tanpa pencahayaan. Tanaman ini dijuluki tanaman sukulen, karena memiliki daun yang banyak mengandung air untuk bertahan hidup.


Manfaat Sansevieria

Selain keunikannya, Sansevieria mempunyai manfaat lain di samping keindahannya yaitu mempunyai kemampuan menyerap gas polutan (gas udara yang berbahaya). Dua manfaat tersebut saling terkait baik dalam bentuk keindahan (estetika), dan kesehatan yang diwujudkan dengan cara menanam tanaman Sansevieria di dalam ruangan (indoor).


Jika tanaman diletakkan di dalam rumah atau ruang kantor, akan berfungsi sebagai penyaring kotoran/bau/gas polutan yang ada dalam ruangan dan menjadikan udara bersih, sehingga sangat baik untuk kesehatan. Tanaman juga berfungsi sebagai keindahan ruangan yang menjadikan suasana ruangan terasa segar dan nyaman.


Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh NASA (National Aeronautics and Space Administration) Amerika Serikat dan dirilis tahun 1999, menunjukkan bahwa Sansevieria mampu menyerap lebih dari 107 unsur polutan berbahaya yang ada di udara. Menurut NASA polusi udara menyebabkan penyakit yang dikenal dengan nama sick building syndrome, yaitu suatu keadaan akut dari polusi udara yang terdapat dalam ruangan (indoor) yang terjadi dalam lingkungan rumah atau perkantoran dalam kondisi tertutup atau minim ventilasi.


Kondisi tersebut menyebabkan mata dan hidung panas seperti terbakar, tenggorokan panas dan kering, kelelahan kronis, menurunkan kemampuan konsentrasi, gemetar, mual, otot kram, kulit kasar dan kering, sakit kepala, hati berdebar, batuk, pilek, dan napas tersengal.


Penyerapan gas polutan oleh tanaman Sansevieria mempunyai kemampuan memberikan kesegaran udara pada ruangan yang terkena polusi gas beracun seperti karbon monoksida (CO), yang dikeluarkan oleh asap rokok. Keistimewaan lain Sansevieria adalah mampu menyerap bahan-bahan beracun, seperti karbon dioksida (CO2), benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.


Di Jepang Dimanfaatkan

Di Jepang tanaman ini dimanfaatkan masyarakat untuk menghilangkan bau dari perabotan rumah tangga. Korea juga memanfaatkan tanaman ini sebagai penghalau polusi hingga radiasi. Sedangkan di Thailand, ekstrak Sansevieria dikembangkan untuk menjadi obat kanker.


Bahkan Sansevieria juga menjadi obyek penelitian Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) untuk penyaring dan pembersih udara di stasiun angkasa luar. NASA merekomendasikan untuk menempatkan sekitar 15-18 tanaman dalam wadah berdiameter 6—8 inchi di setiap 1.800 kaki persegi ruangan atau rumah.


Jenis Sansevieria

Sansevieria mempunyai jenis yang beragam. Perbedaan antar jenis dapat dilihat pada perbedaan bentuk, warna dan motif daun, dengan ciri keindahan yang berbeda-beda. Berikut diuraikan jenis-jenis Sansevieria:


Sansevieria Lokal

Sansevieria lokal merupakan tanaman khas peninggalan nenek moyang yang sudah dipelihara di Indonesia, yang sebaran tumbuh atau habitatnya terdapat di seluruh nusantara. Jenis Sansevieria lokal adalah tanaman yang masih asli, dan belum ada campur tangan manusia dalam hal perkembangbiakan tanaman. Jenis Sansevieria lokal, diantaranya adalah: Sansevieria trifasciata dan Sansevieria trifasciata “laurentii”.

Jenis Sansevieria Lokal
Jenis Sansevieria Lokal

Sansevieria Hibrida

Sansevieria hibrida merupakan jenis baru tanaman Sansevieria hasil dari persilangan 2 atau 3 jenis tanaman. Perbanyakan Sansevieria yang dilakukan melalui setek daun, dari anakan, bonggol, dan kultur jaringan belum tentu mendapat hasil yang sama dengan induknya. “Bisa berbeda bentuknya.

Jenis Sansevieria Hibrida
Jenis Sansevieria Hibrida

Malahan biasanya akan menjadi varietas baru yang cukup bagus,” Hal ini juga menjadi penyebab Sansevieria mengalami banyak penyimpangan-penyimpangan dari mulai bentuk, corak dan warnanya. Sehingga kehadiran jenis-jenis baru Sansevieria menyebabkan booming tanaman hias ini di kalangan pecintanya.


Sansevieria Mutasi

Jenis mutasi yaitu mutasi morfologi, letal, kondisional, biokimia, dan mutasi resistensi.

Jenis Sansevieria Mutasi
Jenis Sansevieria Mutasi

Mutasi Morfologi

Mutasi Morfologi adalah mutasi yang bisa dilihat dengan ciri perubahan pada bentuk, warna dan ukuran daun yang berubah dari induknya. Mutasi ini sering dijumpai pada Sansevieria dan tanaman lain. Pada Sansevieria mutasi ini ditandai dengan warna daun hijau bergaris kuning berubah jadi kuning polos.


Mutasi Letal

Mutasi Letal adalah perubahan yang bersifat negatif, karena ini sering berakibat pada kematian (letal). Itu sering terjadi ketika Sansevieria di-stek. Ada juga mutasi kondisional. Itu sering terjadi akibat pengaruh lingkungan (kondisi). Ada juga jenis mutasi biokimia.

Mutasi ini biasa disebabkan oleh bahan-bahan yang merusak tanaman, sehingga tanaman berakibat negatif, dengan ditandai struktur bagian tertentu jadi kurang menarik, kriting, lemas, berubah warna tua, dan kering adalah contoh yang sering terjadi. Namun hal ini bisa diminimalisir dengan pemberian nutrisi yang baik.


Mutasi Resistensi

Terakhir adalah mutasi resistensi. Mutasi ini biasanya disebabkan oleh nutrisi atau bahan biokimia yang lain, seperti kolkisin atau irradiasi sinar gama. Mutasi ini bersifat resistan. Jumlah kromosom yang terlibat tersusun secara terbalik, berkurang atau bertambah.

Banyak yang sering bertanya, bisakah mutasi dibentuk? Menurut informasi dari beberapa sumber, hal itu sangat mungkin dilakukan, yaitu dengan metode penggunaan bio kimia. Biasanya hal itu dilakukan dengan latar belakang ilmu yang cukup. Sebab, metode ini menggunakan perhitungan dan proses pengukuran bahan yang tepat.

Artikel Lainnya : Memperindah Andenium


Perbedaan dua Kenis Tanaman Mutasi:

Sansevieria Golden Wendy

Sansevieria Golden Wendy termasuk jenis trifasciata hahnii yang jarang ada di pasaran, mengingat pertumbuhannya yang lama, akan tetapi cepat untuk mempunyai anak. Warna daun kuning cerah diliputi warna hijau lumut. Kadang daun melintir seperti twister tsunami. Jenis Sansevieria ini merupakan jenis koleksi. Jumlah daun berkisar 9-11 daun.


Twister Tsunami

Twister tsunami, dengan kondisi sehat, perakaran banyak. Warna kuning dan hijau seperti superba akan tetapi susunan daunnya melintir. Biasanya, Dauntumbuh antara 3 – 6 lembar dengan bentuk daun lebih lebar dibandingkan dengan sanseviera Golden Wendy.


Sansevieria Model Daun Unik

Kenapa Sansevieria Berubah Bentuk? Gejala mutasi tak sama antara satu tanaman dengan yang lain. Sebab, biasanya hal ini terjadi akibat gejala genetik. Dalam sel makluk hidup, biasa tersusun dengan rangkaian DNA yang saling membangun. Normalnya, untuk daun Sansevieria DNA tersusun secara normal dengan struktur yang sesuai.

Hanya susunan daun tersebut tak selalu berjalan lancar. Ada beberapa bagian daun tersusun secara nyleneh, dengan menonjolkan posisi daun terbalik dan melintir. Kelainan daun tersebut diberi istilah mutasi. Banyak perubahan yang bermuara dalam mutasi tanaman.

Umumnya mulai dari warna, bentuk, penampilan, dan proses tumbuh-kembang (pada dasarnya ukuran normal tanaman tumbuh cepat atau malah tumbuh lambat). Akibat perubahan atau mutasi bentuk daun yang tidak normal ini menyebabkan keunikan tersendiri dari tanaman, yang saat ini kehadiran mutasi tersebut sangat diharapkan oleh pecinta Sansevieria.


Pertumbuhan Sansevieria

Tanaman Sansevieria sangat menarik dan cocok ditanam baik di lahan bebas maupun pot, karena mudah perawatannya tanpa harus membutuhkan metode dan waktu khusus. Umumnya tanaman hias indoor, lebih memanfaatkan media pot dengan jenis pot dari tanah maupun keramik.


Pilihan jenis pot dari tanah yang melalui proses pembakaran, akan mempertahankan kestabilan temperatur media tanam yang merupakan faktor pemicu pertumbuhan tunas baru. Sedangkan menggunakan pot keramik dengan hiasan gambar naga umumnya digunakan oleh masyarakat China, dipercaya tanaman ini kan memberi pengaruh yang baik menurut fengshui.

Artikel Lainnya : Jenis Andenium


Sansevieria Merupakan

Sansevieria merupakan salah satu tanaman yang memiliki karakter bentuk kuat karena proses alam, dengan demikian tidak memerlukan perlakuan dan penanganan khusus cukup dibiarkan, sehingga karakter akan muncul dengan sendirinya sesuai kondisi lingkungan. Sansevieria ini merupakan jenis tanaman liar yang mudah tumbuh dimana saja, cukup diletakkan ditempat teduh, hanya sesekali tanaman diarahkan ke sinar matahari serta penyiraman dengan air tidak terlalu sering.


Seluruh bagian tanaman Sansevieria ini mampu menyimpan air dalam jumlah yang cukup banyak. Keadaan ini memungkinkannya dapat bertahan di lingkungan yang ekstrem kering selama beberapa bulan. Karena sifatnya tersebut tanaman ini dikatagorikan tanaman daerah kering.

Artikel Lainnya : Cara Menanam


Pertumbuhan Sansevieria

Tanaman Sansevieria sangat menarik dan cocok ditanam baik di lahan bebas maupun pot, karena mudah perawatannya tanpa harus membutuhkan metode dan waktu khusus. Umumnya tanaman hias indoor, lebih memanfaatkan media pot dengan jenis pot dari tanah maupun keramik.


Pilihan jenis pot dari tanah yang melalui proses pembakaran, akan mempertahankan kestabilan temperatur media tanam yang merupakan faktor pemicu pertumbuhan tunas baru. Sedangkan menggunakan pot keramik dengan hiasan gambar naga umumnya digunakan oleh masyarakat China, dipercaya tanaman ini kan memberi pengaruh yang baik menurut fengshui.


Sansevieria Merupakan

Sansevieria merupakan salah satu tanaman yang memiliki karakter bentuk kuat karena proses alam, dengan demikian tidak memerlukan perlakuan dan penanganan khusus cukup dibiarkan, sehingga karakter akan muncul dengan sendirinya sesuai kondisi lingkungan. Sansevieria ini merupakan jenis tanaman liar yang mudah tumbuh dimana saja, cukup diletakkan ditempat teduh, hanya sesekali tanaman diarahkan ke sinar matahari serta penyiraman dengan air tidak terlalu sering.


Seluruh bagian tanaman Sansevieria ini mampu menyimpan air dalam jumlah yang cukup banyak. Keadaan ini memungkinkannya dapat bertahan di lingkungan yang ekstrem kering selama beberapa bulan. Karena sifatnya tersebut tanaman ini dikatagorikan tanaman daerah kering.

Artikel Lainnya : Perbanyakan Andenium


Teknik Menanam dan Memilih Media Tanam

Penanaman Sansevieria melalui perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:


Stek Daun

  1. Memecah rimpang (rhizoma)
  2. Tahapan perbanyakan tanaman melalui stek daun adalah:
  3. Daun dipotong sepanjang 5 cm dimulai dari pangkal daun; olesi pangkal daun dengan hormon perangsang akar
  4. Menyiapkan media tanam pasir dalam pot, yang telah dialasi steorofom
  5. Potongan daun ditanam, dipendam dengan sisa media sampai daun tidak kelihatan
  6. Tanaman jangan disiram dan kena hujan sampai 3 minggu, disimpan ditempat teduh
  7. Sekitar 4-5 bulan akan muncul anakan sekitar 3 daun
  8. Anakan siap dipisahkan, untuk perlakuan repotting

Selain dengan stek daun Sansevieria juga bisa diperbanyak denngan memotong rhizoma, kemudian potongan tersebut ditanam. Berikut akan ditampilkan gambar hasil perbanyakan dengan dua cara tersebut, sebagai pembanding Perbanyakan dengan cara stek dan cara penyebaran biji.


Petode Repotting

Teknik menanam anakan Sansevieria dengan metode repotting, menggunakan bahan dasar media tanam, yaitu:
3 bagian pasir malang; 2 bagian sekam; 1 bagian humus.

Cara Penanaman

  • Semua bahan dicampur dan diaduk sampai rata
  • Memasukkan sebagian campuran media ke dalam pot
  • Sansevieria siap ditanam dalam pot
  • Menuangkan media yang tersisa, hingga menutupi akar
  • Usahakan tanaman berdiri tegak dengan sedikit menekan media

Artikel Lainnya : Keunikan Andenium


Seni Mempercantik Sansevieria

Melakukan kreasi pada Sansevieria bisa diterapkan di hampir semua bagian tanaman. Berikut beberapa teknik untuk mempercantik penampilannya:

Melakukan Kreasi Tanaman, Dengan Cara:

  1. Kombinasi tanaman dalam pot
  2. Hiasan di meja
  3. Sansevieria masosiana
  4. Sansevieria kombinasi

Melakukan Perawatan Sansevieria

  • Membebaskan tanaman dari serangan hama penyakit, dengan melakukan penyemprotan fungisida dan bakterisida bergantian secara rutin seminggu sekali.

  • Mengutamakan kesehatan tanaman dengan pengaturan letak tanaman merata mengarah ke sinar matahari.

  • Pemberian pupuk NPK yang seimbang. Apabila pemberian pupuk yang mengandung unsur N cukup tinggi, warna daun yang dihasilkan menjadi hijau gelap.

  • Mempertahankan kualitas daun, dengan cara seminggu sekali mempercantik daun dengan pemakaian lap basah di ampur tetesan minyak zaitun

  • Komposisi media tumbuh 3:2:1 ( pasir malang, sekam, humus)

Artikel Lainnya : Perawatan Andenium


Booming Sansevieria

Sebagai tanaman hias, Sansevieria termasuk tanaman yang cukup mampu bertahan lama. Dari dulu hingga Sekarang, para pecinta tanaman hias masih mencintai kehadirannya. Hal ini karena keindahan warna daun dan penampilannya sangat cantik. Meski mempunyai banyak jenis, keluarga agavaceae ini mempunyai tingkat keindahan yang berbeda, jenis dan kelangkaan yang mencirikan tanaman tersebut sehingga disukai oleh pecintanya.


Jenis Sansevieria trifasiata hahnii , Sansevieria cilindrica, Sanseviera trifasciata hahnii /goleen hahnii/silver hahnii, adalah jenis Sansevieria yang paling banyak diminati dibandingkan jenis lainnya.

Artikel Lainnya : Memperindah Andenium


Kesimpulan Tanaman Sansevieria

Keindahan tanaman Sansevieria terdapat pada beragamnya corak dan warna daun menjadikan tanaman ini banyak digemari oleh pecintanya.Jenis SansevieriaSansevieria mempunyai manfaat yaitu mampu menyerap gas polutan (gas udara yang berbahaya).


Dua manfaat tersebut saling terkait baik dalam bentuk keindahan (estetika), dan kesehatan yang diwujudkan dengan cara menanam tanaman Sansevieria di dalam ruangan (indoor). terdiri atas tanaman lokal,hibrida dan mutasi. Selain keunikannya.

Demikian pembahasan dari kami Murid.Co.Id tentang Sansevieria : Jenis, Teknik Menanam, Keunikan dan Manfaat secara lengkap dan jelas, jangan lupa di share ya sobat semoga bermanfaat, terima kasih